Ventura Membela Diri dari Kritikan

Gian Piero Ventura lama kelamaan merasa terusik juga terus dikritik berhubungan dengan gagalnya Italia ke ajang Piala Dunia 2018. Ventura akui tidak layak disalahkan seutuhnya atas hasil tersebut.

Ventura diangkat menjadi pelatih Italia pada bulan Juli 2016 usai Antonio Conte keluar. Diberi misi untuk loloskan Gli Azzurri ke Rusia tahun berikut, Ventura tidak berhasil sepenuhnya.

Usai cuma finis kedua di bawah Spanyol pada tahap grup, Italia digusur Swedia di babak play-off. Tunduk dengan skor 0-1 pada pertandingan tandang, Italia hanya tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di kandang pada hari Selasa (14/11/2017) dinihari WIB kemarin.

Hasilnya Italia juga tidak berhasil menuju ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sedari tahun 1958. Tidak pelak, Ventura pun menjadi sasaran kritik di Italia berhubungan dengan gagalnya Italia lolos.

Para pendukung pun salahkan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) yang dinilai tidak becus menjalankan tim nasional sekarang ini, salah satunya dengan memilih Ventura sebagai pelatih. Padahal Ventura tidak miliki pengalaman memimpin para tim oke seperti Conte.

Namun, Ventura pun tidak ingin disalahkan seutuhnya dan mengatakan telah berusaha dengan amat baik sampai saat ini. Total selama dipimpin oleh Ventura, Italia menangkan laga 10 kali, 4 kali imbang, dan cuma tunduk 3 kali lewat 17 pertandingan.

“Tanpa Italia, Piala Dunia itu tak ada apa-apanya, namun sayangnya itu terjadi. Apa lagi yang dapat saya lakukan?,” ucap Ventura.

“Saya mohon maaf atas hasil yang kurang ini,” lanjut dia.

“Paling tidak saya masih ada hasil yang baik selama 40 tahun terakhir. Saya hanya tunduk 2 kali kok,” kata Ventura.

Nasib Ventura berikutnya bakal diputuskan dalam rapat FIGC pekan ini. Ada kemungkinan Ventura akan dikeluarkan dari posisinya.