Tag Archives: tottenham hotspur

Spurs Perlu Menolong Alli Menuju Puncak Penampilannya Kembali

Pengawa Tottenham Hotspur yaitu Dele Alli, tengah tunjukkan performa yang mulai menurun. Oleh sebab itu, The Lilywhites perlu menolong Alli kembali pada performa okenya kembali.

Alli telah tidak berikan kontribusi cetak angka lagi untuk Spurs sedari kembali fit dari gangguan cedera pada bulan November 2017. Ia telah 9 laga tak membobol gawang lawan di tiap kompetisi.

Dengan tuntutan dapat selalu bersinar, Alli bahkan lakukan kesalahan yang tidak dapat masuk di akal. Dia lakukan tekel yang amat berbahaya kepada Kevin De Bruyne, ketika Spurs ditundukkan oleh Manchester City dengan skor 1-4.

Sang manajer tim yang berasal dari London utara tersebut, Mauricio Pochettino, sadari tuntutan besar pada Alli. Namun, ia pun mengetahui kalau Spurs harus menolong pemain yang berusia 21 tahun tersebut.

“Tentu saja ia perlu untuk menaikkan performanya. Namun, kami perlu menolong,” imbuh Pochettino.

“Ia punya talenta besar untuk kami. Ia adalah seorang permain yang krusial, tidak hanya untuk kami namun juga Inggris.”

“Kami perlu pahami kalau pemain muda kadang tidak ada dalam keadaan paling okenya. Hal tersebut adalah sebuah masa untuk mencoba menolong, untuk berusaha berikan dukungan, dan berikan tiap support lebih oke lagi untuk dirinya supaya dapat bermain seperti yang ia perlihatkan pada era sebelumnya. Namun, saya merasa senang dengan dirinya,” sambung dia.

Catatan Buruk Hadapi Tim Inggris Hantui Juventus

Juventus bakal berhadapan dengan Tottenham Hotspur di fase knock-out ajang Liga Champions. Bianconeri dihantui oleh catatan buruk berhadapan dengan tim Inggris.

Undian pada babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung pada hari Senin (11/12/2017) malam WIB di Nyon tengah pertemukan Juve dengan Spurs pada babak 16 besar. Terundi dengan klub yang berasal dari Inggris tersebut jadi seperti sebuah pesan awal yang buruk untuk ‘Si Nyonya Tua’.

Lewat catatan Opta, lewat 5 pertemuan terakhir berhadapan denganwakil Inggris di tahap gugur ajang Eropa, Juve tidak pernah keluar sebagai seorang pemenang. Langkah buruk mereka diawali pada musim 1998/1999.

Pada waktu itu, Juve tidak berhasil melangkah ke babak final usai tunduk lewat agregat 3-2 melawan Manchester United. Sedangkan, pada pertemuan pertama Juve sukses imbangi MU dengan skor 1-1 di Old Trafford. Namun pada pertemuan kedua mereka tunduk dengan skor 2-3 di pertandingan markas, usai lebih awal unggul dengan skor 2-0.

Pada musim 2004/2005, Juve berhadapan dengan Liverpool di babak perempatfinal ajang Liga Champions. Tim yang berasal dari kota Turin itu tergusur usai tunduk dengan skor 1-2 pada pertemuan pertama dan bermain dengan skor seri tanpa cetak angka 0-0 di pertemuan kedua.

Musim selanjutnya, gantian Juve digusur Arsenal pada babak perempatfinal Liga Champions. Mereka tunduk dengan skor 0-2 di markas Meriam London dan hanya tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di pertandingan markas.

Pada musim 2008/2009, giliran Chelsea yang singkirkan Juve pada tahap knock-out Liga Champions. Juve pada saat itu tunduk dengan skor 0-1 di Stamford Bridge dan hanya imbang dengan skor 2-2 di Turin.

Fulham menjadi tim Inggris terakhir yang dapat tundukkan Juve. hal tersebut berlangsung lewat pertandingan perempatfinal Liga Europa musim 2009/2010, yang pada waktu itu Juve tidak berhasil pertahankan keunggulan agregat dengan skor 3-1 usai dilibas dengan skor 1-4 pada pertemuan kedua.

Spurs Perlihatkan Diri dengan Kalem

Tottenham Hotspur tidak ingin terlalu banyak berbicara sedaro pengundian fase grup ajang Liga Champions membuat mereka berada dalam grup yang berat. Ternyata Spurs sekarang ini malah men jadi juara grup.

Undian di ajang Liga Champions pada musim ini bikin Spurs dengan 2 lawan sulit, yaitu Real Madrid dan Borussia Dortmund. Satu tim lainnya ialah APOEL yang juga miliki peluang menjadi lawan yang menyulitkan.

Dilihat dari segi pengalaman di kancah Eropa, Spurs dapat dikatakan tertinggal dari Madrid dan Dortmund. Keduanya tidak hanya lebih konsisten bermain di Liga Champions, melainkan juga pemegang titel juara turnamen tersebut. Madrid telah 12 kali keluar sebagaijuara, sedangkan Dortmund 1 kali menangkannya.

Jadi, The Lilywhites tidak ingin muluk-muluk dan banyak bicara sehabis undian tersebut. Pengalaman pada musim kemarin saat tergusur setelah tunduk dalam perselisihan dengan AS Monaco dan Bayer Leverkusen menjadi pelajaran yang berharga. Saat hal tersebut Spurs merasa miliki kesempatan yang oke untuk lolos.

Nyatanya, pada musim ini anak-anak London utara bermain dengan meyakinkan. Spurs sudah pasti finis sebagai juara grup dengan 1 pertandingan yang tersisa. Catatkan nilai 13 lewat 5 partai, mereka tidak akan dapat disalip Madrid yang hanya selisih 3 poin sebab telah unggul secara head-to-head.

Sebuah bukti kalau Spurs telah naik tingkatnya.

“Musim sebelumnya, kami saksikan undiannya dan berpikir: Monaco, Leverkusen, dan CSKA, dan kami berpikir kalau kami miliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya,” ucap Pochettino.

“Kemudian undian ini muncul, kami saling memandang dan berpikir: Baiklah, kami bakal melewatinya dan tak bilang apapun. Dan saksikanlah saat kami berada di posisi pertama, urutan teratas klasemen.”

“Perjalanannya yang tidak mudah sebab Real Madrid dan Borussia Dortmund serta APOEL memang selalu sulit. Tapi kami mencoba menikmatinya dan tampil kompetitif serta mencoba menang, itulah idenya di tiap pertandingan.”

“Saya senang atas hasil ini, bisa memuncaki klasemen. Tapi kami menantikan untuk memainkan laga berikutnya,” kata dia.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Spurs akan menghadapi APOEL yang masih memperebutkan tiket transfer ke Liga Europa dengan Dortmund.

Jelang Lawan Tottenham, Chelsea Dapat Kabar Menyenangkan

Chelsea memperoleh berita yang baik jelang laga mereka kontra tim sulit, Tottenham Hotspur sebagai laga lanjutan Liga Inggris yang dilaksanakan akhir minggu nanti. Berita baiknya adalah Eden Hazard, yang sudah kembali sehat dan dapat kembali berlatih dengan tim Antonio Conte.

Sebelumnya, Eden Hazard mendapat masalah pada bagian engkelnya. Hal ini terjadi pada 5 Juni 2017 yang lalu. Sang pemain akhirnya menepi dari banyaknya laga tur pramusim mereka, termasuk kala Chelsea dikalahkan dengan skor akhir 2-3 dari Burnley, laga yang dihelat di Stadion Stamford Bridge, 12 Agustus 2017.

Pemain yang datang dari Belgia tersebut sempat diyakini akan menepi dalam waktu yang lama dari tim Antonio Conte. Walau begitu, Hazard menampilkan perkembangan yang baik dan tim medis akhirnya kembali mengizinkan pemain muda ini untuk kembali mengikuti latihan bersama timnya dan bergabung dengan laga yang akan mereka mainkan.

Hadirnya Hazard dipercaya akan menambah kekuatan tim dan mental pada pemain yang sempat anjlok karena hasil dari beberapa laga belakangan ini. Apalagi, The Blues juga sedang menghadapi krisis pemain setelah Cesc Fabregas dan Gary Cahill akan menepi dalam laga ketika mereka berhadapan dengan Tottenham Hotspur, karena sanksi akumulasi kartu.

Selain itu, terdengar kabar tak mengenakkan dari dalam manajemen klub ini, di mana hubungan Antonio Conte dan petinggi The Blues sedang memanas lantaran keputusan melepas Nemanja Matic ke MU dan bursa transfer yang tidak jelas dan menjadikan Conte kecewa.

Selama menjadi pemain Chelsea, Eden Hazard sudah merupakan andalan dengan performa apiknya. Dia sudah membukukan 72 gol dan 62 assists dari 249 laga dari semua kompetisi yang dia mainkan. Penampilan mengesankan tersebut semakin lengkap setelah The Blues menjadi juara dua gelar Premier League, yakni satu Piala Liga Inggris dan satunya Liga Europa.

Juve Mendapat Kecaman Sebab Menjadi Sorotan

Daniele Rugani, yang merupakan sosok bek tengah pada skuat Juventus, menjawan kecaman yang menerpa skuatnya usai tunduk atas skor 0-2 kontra Tottenham Hotspur pada pertandingan pramusim yang dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 5 Agustus 2017 kemarin bertempat di Stadion Wembley–London. Pepesepak bola yang kini berusia 23 tahun tersebut mengatakan hal itu wajar sebab juve menjadi sorotan.

Christian Eriksen dan Harry Kane yang menjadi penyebab dari kritikan terhadap Juventus. 2 pesepak bola tersebut menjebol jaring milik skuat ‘Si Nyonya Tua’ ketika memasuki menit ke-10 dan menit ke-52.

“Suatu hal wajar mendapatkan komentar sebab kami adalah Juventus,” ucap Daniele Rugani kepada salah satu media, hari Rabu, tanggal 9 Agustus 2017.

“Semua mata menjurus kepada kami jauh melebihi klub yang lain,” ujar Rugani menambahkan.

Pada laga kontra Tottenham, selama 61 menit Rugani tampil dengan kata lain dirinya selalu ada di lapangan ketika Juventus kecolongan gol. Oleh sebabnya, dirinya menilai kecaman atau kritikan dapat menjaikam dirinya menjadi lebih baik.

“Kritikan menjadikan kami tetap rendah hati dan membantu kami agar tetap menambah kualitas kami,” ucap Rugani.

“Saya sendiri bakal berupaya untuk selalu berkembang,” ambahnya.

Penampilan Rugani juga termasuk menanjak selama 2 tahun belakangan. Hal tersebut nampak dari kepercayaan yang diberikan dari arsitek Massimiliano Allegri terhadap Rugani dari waktu bermain ditahun 2016 bermain 1.523 menit dan 2017 bermain 1.558.

Disamping itu, Rugani berhasil mencatatkan 3 gol di tahun lalu. bila dibandingkan dengan tahun 2015/16 yang mana tidak satu pun gol dirinya buat.

Lakon Rugani akan lebih diperhatikan usai kepergian bek gacoan Juve, yakni Leonardo Bonucci, menuju klub AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017 ini.

Danilo Sebagai Pembelian Ke-5 City

Danilo sebagai pembelian ke-5 Manchester City usai menyelesaikan proses kepindahannya dari Real Madrid, pada hari Minggu, tanggal 23 Juli 2017.

Tak diberitahu berapa uang yang dilentorkan The Citizens, demikian julukan klub, untuk menghadirkan bek kanan yang berasal Brasil tersebut. Akan tetapi, menurut beberapa media berita dari Inggris, nilainya mencapai 29.500.000 euro atau setara dengan 458,1 milyar rupiah.

Tandanya, Manchester City telah menghabiskan 80.500.000 euro atau setara dengan Rp 1,2 triliun rupiah untuk menambal sisi kanan lini pertahanan ditahun 2017 musim panas. Sebelumnya, mereka menghadirkan sosok Kyle Walker yang berasal dari Tottenham Hotspur dengan biaya sebesar 51.000.000 euro.

Pihak manajemen pun sudah memberikan kontrak jangka panjang yakni sampai dengan  tanggal 30/6/2022 sebagai bentuk kepercayaan terhadap Danilo.

Terkait transfernya ini, Danilo juga mengatakan Josep Guardiola sebagai sosok yang mempunyai andil besar di balik keputusannya.

“Saya selalu mempunyai tekad tampil main untuk Josep Guardiola. Begitu mengetahui informasi ketertarikan dari dirinya, saya langsung mengharapkan menjadi pesepak bola Manchester City,” ujar Danilo.

“Saya tak sabar untuk mengawali petualangan baru dan mengenal teman-teman baru dalam beberapa Minggu ke depan,” ucap dirinya.

Menariknya, Danilo dapat menjalani karier pertama tak resmi kontra eks klubnya. Real Madrid dan Manchester City diagendakan berjumpa pada partandingan International Champions Cup, hari Kamis, tanggal 27 Juli 2017.

Paul Robinson, Kiper Istimewa di Premier League Segera Pensiun

Paul Robinson adalah seorang pemain yang pernah menjadi kiper Tottenham Hotspur yang mencatatkan prestasi istimewa. Salah satu kiper terbaik Liga Inggris ini pernah menciptakan gol dari jarak 87 meter. Akan tetapi, di musim ini, dirinya membawa kabar mengagetkan yakni segera gantung sepatu dari sepakbola.

Paul Robinson di tahun yang lalu bergabung dengan Burnley, mengungkapkan akan segera gantung sepatu, Senin (17/7/2017) kemarin. Ia menyudahi karir sebagai pemain di umurnya yang ke-37 tahun. Hal ini berhubungan dengan masalah cedera di punggungnya yang menjadikan Robinson terhambat tampil dalam beberapa musim lalu.

” Sangat disayangkan cedera di bagian punggung saya menjadi penghalang jelang musim ini usai dan saya sudah berupaya untuk menjadikannya menjadi lebih baik lagi untuk awal musim mendatang. Namun, dengan semua yang saya perhitungkan, saya akan segera meninggalkan klub dan memilih pensiun, ” tulisnya dalam situs klub.

Robinson mengawali karier di Leeds United di musim 1998 lalu, namanya kian populer sejak menjadi kiper Tottenham Hotspur di musim 2004 yang lalu. Ketika bergabung dengan Lilywhites, Robinson menjadi bagian dari timnas Inggris dan merupakan kiper utama di Piala Dunia 2006 silam.

Salah satu kiper terbaik Liga Inggris ini juga menciptakan sejarah ketika bermain dengan Spurs. Di msuim 2007 silam, Robinson menciptakan gol menawan menuju gawang Watford dalam jarak 87 meter.

Gol itu dia lakukan dalam sepakan bebas yang kemudian menuju kotak penalti Watford, sebelum kemudian melewati kepala Ben Foster dan sukses menuju gawang lawan. Gol tersebut sekaligus menjadikan Robinson sebagai kiper ketiga setelah Peter Schmeichel dan Brad Friedel yang menciptakan prestasi hebat itu.

Selepas dari Tottenham Hotspur, Paul Robinson merupakan pemain Blackburn di tahun 2008 sampai 2015. Lalu berlanjut ke Burnley. Selama menjadi kiper, Robinson sudah terlibat dalam 486 laga untuk seluruh kompetisi, dengan kebobolan 728 kali dan cleansheet 120 kali.

Bila Tidak Ada Kepastian, Alves Bakal Tinggalkan Klub Juve

Dani Alves (34), selaku bek senior pad skuat Juventus yang berasal dari Brasil tersebut, mengancam bakal tinggalkan klub besar Italia tersebut. Dengan factor penyebab ialah persoalan kontrak.

Setelah menghantarkan Juventus menujun fase final Liga Champions tahun 2016/17, Dani Alves berbicara terkait ikatan masa kontraknya bersama dengan pihak manajemen Juve.

Kepada salah satu sumber berita yang berasal dari Brasil,  Alves menyatakan bahwa dirinya mau segera memperoleh kepastian penambahan masa kontrak dari I Bianconeri.

Masa abdi Dani Alves di klubberlaku ssampai dengan tanggal 30/6/2018 dan klub mempunyai pilihan menambah masa kerjanya sampai dengan bulan Juni 2019 mendatang.

Eks bek FC Barcelona dan Sevilla tersebut dikatakan telah memberi ultimatum terhadap pihak manajemen Juve supaya segera menghidupka pilihan penambahan masa kontrak sampai dengan tahun 2019 itu.

Dani Alves mengatakan dirinya memiliki opsi merapat dengan klub lain sebab agennya telah mendapat penawaran dari 2 klub Inggris,yakni Tottenham Hotspur dan Chelsea.

Sampai-sampai, akun bola Italia juga mengatakan Manchester City dan satu klub asal China turut mengincar jasa Dani Alves.

Pemain yang dapat dimainkan sebagai bek atau winger kanan ini tidak mau memasuki musim pertandingan baru tanpa adanya jaminan pada masa kontrak perkerjaan.

Dani Alves telah bersedia untuk merapat dengan skuat Juventus dengan predikat tanpa agent usai FC Barcelona bersedia untuk menjualnya, pada musim panas lalu.

Dirinya telah memasukkan 6 gol dan mencatatkan 7 upaya dari 33 pertandingan yang masuk akal bersama Juve tahun 2016/17.

Sumber dari harga pasar mengatakan nilai jual Dani Alve Juventus s sekarang ini kisaran di angka 6.000.000 euro.