Tag Archives: Serie A

Morata Menyerahkan Nasibnya pada Klub Real Madrid

Alvaro Morata sekarang ini sedang daa pemberitaan bahwa dirinya bakal direkrut oleh klub AC Milan. Menyangkut masa depannya di Real Madrid, Morata telah menyerahkan putusan tersebut pada klub.

Morata sebagai salah 1 pesepak bola bidikan AC Milan pada jendela transfer -musim panas nanti. AC Milan berencana menghadirkan Morata untuk memperkuat baris depan mereka yang cuma membuat 57 gol (sepanjang musim lalu), paling rendah ke-2 di antara skuat sepuluh besar -Serie A.

hal yang normal datangnya Morata amat ditunggu oleh Rossoneri yang secara khusus mengirim Marco Fassone yang merupakan direktur umumnya terbang menuju Cardiff untuk berjumpa dengan petinggi Real Madrid ialah presiden Florentino Perez.

Maka, Morata pribadi yang belum lama ini menyelesaikan pekerjaan di musim ini dengan turut dalam kesuksesan Real Madrid memenangi Liga Champions, yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 4 Juni 2017 dinihari WIB. Dengan begitu, Morata juga dapat mengurus terkait kelanjutan kariernya di skuat El Real.

Dikarenakan Morata kabarnya sudah merasa bosan dengan prediaktnya sebagai pesepak bola cadangan walau dirinya merupakan peraih skor terbanyak ke-2 Real Madrid musim ini atas catatan dua puluh gol dalam 24 aksi yang dimainkannya di semua ajang pertandingan.

Apalagi dalam pertandingan final melawan Juventus, Morata hanya berain sebagai cameo usai menjadi pemain pengganti dari Toni Kroos pada 89 menit pertandingann. Ini kian mempertegas isu kepergian penyerang berumur 24 tahun tersebut.

“Saya tak tahu, nasib tak cuma bergantung pada diri saya pribadi,” ucap Morata terkait nasibnya seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Saya senang berada di sini, cita-cita saya ialah berada di klub ini, kami baru saja menjuarai Liga Champions dan saya tak berpikir apa-apa terkecuali merayakan keberhasilan ini,” sambungnya.

“Cuma ada satu yang saya mau lakukan ialah tampil main, berlatih, dan menikmati ini bersama dengan teman-teman saya. Nasib tak cuma bergantung kepada saya.”

“Comeback menuju Madrid dan selanjutnya memangi Liga Champions itu amat fantastis,” ucap Morata mengakhiri.

Leonardo Bonucci Sebagai Target Incaran Madrid

Real Madrid yang merupakan klub besar La Liga, diberitakan sedang menaruh minat terhadap pemain Leonardo Bonucci selaku bek pada skuat Juventus. Pihak Real Madrid dikatakan tertarik untuk menghadirkan sang pesepak bola pada jendela transfer musim panas nanti.

Sedari tahun 2010 silam Leonardo Bonucci merapat dari Bari, dirinya sudah berubah menjadi salah 1 bek hebat di . Penampilannya yang kompak pada baris pertahanan Juve menjadikan skuat yang berasal dari Turin tersebut berhail mempertahankan trofi pemenang Serie A untuk yang selama 6 tahun enam secara berturut-turut.

Menurut kabar yang disampaikan oleh salah satu media, perforabaik Leonardo Bonucci ini masuk dalam pengaatan pihak Real Madrid. Pemenang bertahan Liga Champions tersebut dikabarkan tertarik menghadirkan bek yang kini tengah berusia 30 tahun tersebut ketika bursa transfer musim panas nanti. BonucciSerie A pribadi diyakini bakal menjadi bek inti Real Madrid pada musim depan.dirinya bakal ditugaskan sebagai pasangan duet Sergio Ramos pada jantung pertahanan Real Madrid musim depan.

Aksi ini dipilih sebab El Real terancam bakal ditinggal oleh 2 bek mereka ketika bursa transfer musim panas nanti. Kemungkinan Pepe bakal pindah dengan predikat tanpa biaya transfer, disamping itu Raphael Varane pun santer dibeitakan baka angkat kaki menuju klub Setan Merah (MU), dengan begitu skuat yang berasal dari Ibukota Spanyol terebut dalam waktu dekat mesti segera mencari sosok pengganti mereka.
Akan tetapi El Real bukanlah skuat satusatunya yang berminat untuk menghadirkan bek Tim nasional Italia itu. The Citizens (julukan Manchester City) pun kabarnya tertarik untuk menghadirkan Bonucci pada jendela transfer 2017 (musim panas nanti).

Juve Bakal Keluarkan Semua Kekuatan untuk Menangkan Liga Champions

Juventus sudah berhasil memperoleh 2 title pada tahun 2016/17, yakni laga Serie A atau level teratas Coppa Italia dan Liga Italia.

Sekarang, Bianconeri(julukan Juventus), bakal berupaya keras menjuarai bidikan terbesar mereka, yaitu Liga Champions.

Keunggulan atas skor 3-0 dari Crotone pada laga yang dihelat di J-Stadium, hari Minggu, tanggal 21 Mei 2017 pada Minggu ke 37 Liga Italia, mendapatkan raihan title ke 33 atau ke-6 secara beruntun untuk Juventus.

Keunggulan tersebut dihasilkan atas sumbangan beberapa gol dari Mario Mandzukic pada menit 12 menit pertandingan, Paulo Dybala pada menit ke-39, dan Alex Sandro pada menit ke-83.

4 hari sebelumnya, hari Rabu, tanggal 17 Mei 2017, Juventus berasil memastikan title Coppa Italia yang kedua belas usai unggul 2-0 dari Lazio pada pertandingan final atas cetakan gol Leonardo Bonucci dan Daniel Alves.

Sekarang, Juve bakal bertemu dengan Real Madrid pada laga final Liga Champions yang akan dilangsungkan pada hari Sabtu, tanggal 3 Juni 2017 bertempat di Stadion Millenium Cardiff.

Pada laga itu, Dybala menyatakan bahwasannya skuatnya bakal mengeluarkan semua tenaga untuk enjuarai pertandingan.

“Pengalaman yang kami rasakan ini aat menarik. Kami sukses menjuarai scudetto- Coppa Italia, dan untuk beberapa hari ke depan bakal menjalani final Liga Champions,” ucap Dybala kepada salah satu media.

“Kami amat tahu betul apa yang sedang skuat hadapi sekarng ini dan aamat menginginkan menjuarai laga tersebut dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Paulo Dybala juga mengatakan bahwasannya kunci kesuksesan Juve Juventus dapat berkesempatan mendapat 3 title utama di musim ini ialah perjalanan lancr mereka pada Liga Italia sedari Minggu pertama.

“Beruntung, kami tak mempunyai awal yang jelek yang sepat terjadi sama dengan musim lalu. Kami sanggup tampil dominan pada laga dan layak memperoleh scudetto ini,” ucap Dybala.

“Kami tidak harus melewati keterpurukan yang sangat buruk dan sekarang sedang berjuang demi meraih gelar ketiga,” ujarnya.

Marchisio Desak Pemain Juve Konsentrasi di 2 Laga Terakhir

Claudio Marchisio, selaku pesepak bola pada skuat Juventus, mendesak teman-teman satu timnya untuk konsentrasi pada 2 pertandingan terakhir menjelang tahun 2016-2017 berakhir.

Juve yang belum lama mamastikan diri sebagai pemenang Coppa Italia di musim ini. Itu didapat usai Juventus unggul atas skor 2-0 kontra Lazio pada pertandingan puncak yang berlangsung hari Rabu lalu, tanggal 17 Mei 2017 Bertempat di Stadion Olimpico.

Sebelum pertantandingan itu, Juve medapati hasil yang buruk dikaraenakan tunduk atas skkor 1-3 atas skuat AS Roma pada laga terusan Serie A yang dihelat di Stadion Olimpico pada akhir Minggu lalu. Sementara, bila peroleh hasil seri, Gonzalo Higuain dan teman-temannya dipastikan mendapat Scudetto.

“Kami amat merasakan keunggulan pada laga final Coppa Italia. Ada spekulasi yang mencuat usai pertandingan melawan AS Roma pada Pejan lalu. Seperti yang sudah kami saksikan dan ucapkan selama musim ini, kerap adanya reaksi yang besar pada saat kami mendapati hasil negative,” ucap Marchisio.

“Sebelumnya, kami mempunyai waktu agar bisa bereaksi terhadap kegagalan. Sekarang ini, kami tidak memiliki waktu lagi dan bereaksi dengan bagus dengan mendapat trofi perdana dari ajang Coppa Italia,” ucapnya.

Juventus berkesempatan menyudahi musim ini atas rauhan 3 trofi. Akan tetapi, para anak didik Massimiliano Allegri memerlukan paling tidak hasil imbang melawan Crotone untuk mengunci title pemenang Serie A dan keunggulan dari Real Madrid pada laga final Liga Champions.

“Sekarang, kami mempunyai 2 final yang lain untuk dimainkan dengan focus yang maksimal sebab tak diperkenankan buat kesalahan lagi,” ungkap Marchisio.