Tag Archives: Piala Konfederasi 2017

Claudio Bravo Siap Bersaing Dengan Penjaga Gawang Baru City

Penjaga gawang Claudio Bravo sudah siap bersaing dengan pembelian anyar Manchester City, yakni Ederson Moraes sebagai pos utama mengawal jaring The Citizens. Sedari Ederson hadir di Manchester diawal bulan Juli lalu, Bravo gencar dikabarkan akan menjauh dari jabatan penjaga gawang nomor 1 Manchester City.

Keadaan tersebut tak terlepas dari performa kurang baiknya pada tahun pertamanya di Etihad. Pada tahun lalu juga, kapten tim nasional Chile tersebut mesti berbagi posisi dengan Willy Caballero yang sekarang merapat dengan skuat The Blues.

Disamping itu, The Vitizensjuga berencana menghadirkan sosok Geronimo Rulli yang merupakan penjaga gawang Real Sociedad, untuk dijadikan sebagai cadangan Ederson di tahun depan.

Namun, selaku penjaga gawang senior yang sempat tampil untuk klub FC Barcelona, Bravo tak mau dipermalukan oleh kiper muda sekelas Ederson. Penjaga gawang yang kini berumur 35 tahun itu bakal berupaya mati-matian untuk memikat hati Josep Guardiola selaku pelatih pada klub Manchester City.

Sampai-sampai, Bravo berencana memotong waktu liburannya di musim panasnya supaya dapat memperoleh penampilan terbaik ketika pra musim nanti. Sekarang ini, Bravo sedang diberikan jatah liburan selama 3 Minggu setelah perkuat skuat Chile pada ajang Piala Konfederasi 2017 lalu yang digelar di Rusia.

Harapannya berlatih lebih awal bukanlah modal satu-satunya yang dipunya Bravo agar bisa bersaing dengan Ederson. Pada ajang Piala Konfederasi 2017 lalu, Bravo sudah memperlihatkan salah satu kemampuannya dalam men-stop 3 tendangan penalti lawan ketika men-stop Portugal pada laga semifinal.

Cristiano Ronaldo Akhirnya Perlihatkan Kelucuan Bayi Kembarnya

Cristiano Ronaldo akhirnya dapat berlibur usai berlaga dengan timnas Portugal di Piala Konfederasi 2017. Dia dapat kembali bersama-sama menikmati waktu dengan keluarganya. Yang lebih menyenangkan, bintang Real Madrid ini kedatangan bayi kembarnya.

Media mengabarkan jika Cristiano Ronaldo mengupload fotonya dengan bayi-bayinya tersebut. melalui Facebooknya, bintang Real Madrid ini juga memaparkan jika dirinya rindu namun terpaksa ditahan karena harus bersama timnas Portugal di Rusia ketika berlaga di Piala Konfederasi 2017.

” Seperti biasanya, saya harus fokus pada timnas dan laga saat ini walau saya mendengar jika kedua anak kembar saya telah lahir. Akan tetapi, disayangkan jika kami tidak memenuhi target yang seharusnya. Di lain hari, kami akan memberikan yang terbaik untuk Portugal, ” papar Ronaldo.

Dirinya dan timnas memang tak sukses memberikan kemenangan pada Portugal di babak lanjutan Piala Konfederasi 2017. Mereka gagal di babak semifinal setelah berlaga dengan Chile usai dengan skor 0-0.

” Tindakan Presiden Federasi Sepak Bola timnas begitu saya rasakan dan saya tidak akan lupa dengan kekalahan kami, ” paparnya saat timnas Portugal harus pulang dari turnamen ini.

Walau begitum nampaknya bayi kembar Ronaldo mampu memberikan semangat padanya. Kedua bayi mungil itu kini bersama dengannta dan menjadikan suasana rumah kian ramai setelah sebelumnya memiliki Ronaldo Jr, anak yang sampai saat ini ibunya belum diketahui pasti.

Di sisi lain, Ronaldo juga sedang menanti keluarga baru dari sang pacar, Georgina Rodriguez. Model seksi ini disebut sedang hamil 5 bulan.

Bayi kembar Ronaldo ini lahir 8 Juni lalu ketika dirinya berada di Rusia. Keduanya dinamai Mateo dan Eva yang lahir melalui proses surogasi di Amerika Serikat. Dolores Aveiro, mama dari bintang Real Madrid ini kemudian berangkat ke Negeri Paman Sam untuk menemui dua cucunya tersebut.

Surogasi sendiri adalah proses kehamilan dari pihak ketiga, dengan wanita yang mau mengandung anak dari pasangan lain. terdapat dua jenis surogasi, yakni tradisional dengan wanita pengganti itu yang memberikan sel telurnya dan dibuahi pria yang menyewanya. Yang berarti itu adalah bayi kandungnya.

Satu lagi yakni Surogasi Gestational, dengan ibu pengganti hanya memberikan embrio dari program bayi tabung. Itu berarti bayi tersebut tidak ada hubungan genetik dengan ibu yang melahirkannya.

Selain Cristiano Ronaldo, ada beberapa aktris yang juga melakukan hal yang sama demi keturunan. Sebut saja Tyra Banks, Jimmy Fallon hingga Sarah Jessica Parker. Walau di beberapa negara, hal in masih tabu.

Timnas Jerman Tanpa Pemain Bintang, Ini Kata Joachim Loew

Timnas Jerman terdiri dari pemain muda dengan nama yang terasa asing dalam Piala Konfederasi 2017 yang akan segera dilaksanakan. Keputusan sang pelatih timnas, yakni Joachim Loew bertujuan untuk mendapatkan kinerja yang apik dan menaikkan level pemain muda tersebut.

Joachim Loew tidak akan menurunkan pemain tangguhnya seperti Manuel Neuer, Jerome Boateng, Mesut Oezil, Toni Kroos, hingga Mueller dalam laga Piala Konfederasi 2017 yang berlangsung di Rusia.

Manajer berusia 57 tahun itu malah akan memasukkan pemain muda diantaranya Julian Draxler, Joshua Kimmich, Emre Can, hingga Timo Werner dengan nama-nama baru atau yang belum begitu memiliki pengalaman yakni Sandro Wagner, Amin Younes, dan Stindl dalam timnya.

Untuk umur, Wagner menjadi yang paling tua, yakni 29 tahun, dengan Stindl dengan 28 tahun dan Sebastian Rudy juga Jonas Hector yang kini berumur 27 tahun. Dari 21 pemain, 16 dari mereka berumur 25 tahun atau di bawahnya.

Loew menilai jika langkah tersebut dilakukan demi mendapatkan pemain lain dari pemain-pemainnya selama ini. Di sisi lain, dia ingin menolong para pemain yang muda untuk menambah pengalaman, performa dan level tinggi, seperti Julian Draxler dan Joshua Kimmich.

” Para pemain ini akan memberikan suasana yang berbeda dan ini bertujuan baik untuk mereka. Saya harap mereka berkembang. Walau bukan pemain dunia, namun mereka dapat memperlihatkan kemampuannya. Ini kesempatan untuk mereka, saya juga ingin mendapatkan pemain yang baru di timnas Jerman. Saya sendiri percaya diri dengan mereka, ” papar Loew.

Sementara itu, timnas Jerman masuk dalam Grup B Piala Konfederasi 2017 dengan Chile, Australia, dan Kamerun. Die Mannschaft akan segera memulai laga awalnya dengan timnas Australia dalam Olimpiyskiy Stadion Fisht, Sochi, Senin (19/6/2017) malam WIB.

Prediksi Skor dan Susunan Pemain Australia vs Jerman

Sang juara, timnas Jerman segera bersiap dalam laga Piala Konfederasi 2017. Mereka akan melawan timnas Australia dalam laga yang dilaksanakan di Olimpiyskiy Stadion, Senin (19/6) malam mendatang.

Sebelumnya, laga Piala Konfederasi 2017 ini akan menjadi pemanas jelang Piala Dunia 2018 nanti. Menjadi juara sebelumnya, laga ini pastinya bermakna untuk Der Panzer. Dalam kompetisi ini, Timnas Jerman masuk ke grup B yang satu grup bersama Kamerun, Chile dan Australia. Ketiga menjadi juara di kompetisi masing-masing sehingga dinamai grup neraka.

Di laga awal nanti mereka akan melawan juara Piala Asia, timnas Australia. Keduanya sebenarnya sudah pernah berjumpa dalam ajang Piala Konfederasi 2005. Kala itu, Der Panzer sukses menang dengan skor akhir 4-3.

Tim Der Panzer memiliki catatan positif. Di mana mereka selalu menang, terakhir kali melawan San Marino dengan skor akhir 7-0. Di sisi lain, Australia mengalami kekalahan dengan skor 0-4 kontra Timnas Brasil.

Dalam laga ini, pelatih Ange Postecoglou memiliki tim yang fit. Kecuali, Mile Jedinak yang masih menepi karena cedera. pelatih ini sepertinya akan memainkan tiga bek, dengan Tomi Juric sebagai ujung tombak, Robbie Kruse dan Tomas Rogic sebagai penyerang. Untuk lini tengah, Aaron Mooy dan Massimo Luongo bersiap, dan Mat Ryan menjadi kiper mereka.

Di tim lawan, Joachim Loew juga menurunkan pemain terbaiknya. Loew akan memakai skema 3 bek, dengan Nicklas Sule, Shkodran Mustafi dan Antonio Rudiger mengisi lini depan. Untuk lini serang, ada Julian Draxler dan Sandro Wagner dan Lars Stindil menjadi juru gedor.

  • Perkiraan Susunan Pemain

Australia dengan skema 3-4-2-1, yakni Ryan, Degenek, Sainsbury, McGowan, Smith, Mooy, Luongo, Leckie, Kruse, Rogic, Juric.

Jerman dengan skema 3-4-1-2, yakni Ter Stegen, Rudiger, Mustafi, Sule, Hector, Can, Goretzka, Kimmich, Draxler, Wagner, Stindl.

  • Prediksi Skor

Laga awal di piala konfederasi 2017 ini sangat penting untuk keduanya. Karena jika menang, dalam laga ini, maka selanjutnya mereka akan memasuki babak fase knockout dengan mudah.

Laga ini tentunya mengunggulkan Timnas Jerman. Akan tetapi, catatan sejarah untuk timnas Australia selalu menjadi momok untuk Jerman. Prediksi laga ini sendiri adalah skor akhir 0-3 untuk keberhasilan Jerman. Bagaimana dengan prediksi anda?