Tag Archives: manchester united

FA Berikan MU & City Waktu Observasi Kericuhan di Laga Derby

Manchester United dan Manchester City sudah diberi waktu tambahan dari kubu FA untuk bisa melihat kembali lebih lanjut kejadian ricuh di laga derby yang sudah lewat kemarin.

Seperti yang diketahui berlangsungnya keributan saat di lorong ruang ganti Stadion Old Trafford sesudah berlangsungnya pertandingan antara MU berhadapan dengan City pada hari Sabtu (9/12/2017) belum lama ini. Keributan tersebut berlangsung menyusul terjadinya adu mulut antara Manajer MU Jose Mourinho dan penjaga gawang City Ederson Moraes.

Mourinho beritanya merasa kurang berkenan dengan cara City rayakan hasil oke yang mereka sukses raih, sebab telah terlalu kelewatan berisik. Dari sana kejadiannya bermula.

Kejadian tersebut mendapat perhatian dari FA. Asosiasi Sepakbola Inggris tersebut awalnya meminta klub melapor dan berikan penjelasan berhubungan dengan kejadian tersebut, paling lambat pada hari Rabu (13/12/2017) malam waktu setempat.

Namun kemudian FA putuskan untuk menambah panjang batas waktunya untuk 2 hari ke depan, hingga hari Jumat (15/12) petang waktu setempat. Pertimbangannya ialah kedua tim sama-sama disibukkan dengan pertandingan tengah pekan.

MU, yang ada di urutan 2 klasemen Premier League, bakal berhadapan dengan Bournemouth pada hari Kamis (14/12) dinihari WIB ini. Sedangkan pada waktu yang bersamaan, City berhadapan dengan Swansea City.

Pep: Tiki-Taka Bisa Sukses di Inggris

Pep Guardiola merasa sangat bahagia Manchester City menangkan laga di Old Trafford. Ini dikatakan olehnya semakin perlihatkan filosofinya dapat diterapkan di mana saja termasuk Inggris.

City menangkan laga dengan skor 2-1 ketika melangsungkan laga ke Manchester United di pertandingan pekan 16 ajang Premier League. Hasil oke tersebut diraih lewat angka yang diciptakan oleh David Silva dan Nicolas Otamendi, yang cuma dapat dibalas MU lewat Marcus Rashford.

3 poin di kandang MU mengukuhkan City di urutan teratas klasemen Premier League. The Citizens sekarang ini catatkan poin 46, 11 poin di depan ‘Setan Merah’ yang masih menempati urutan 2.

Hasil oke itu pun menambah panjang langkah tidak pernah kalah City di liga. Mereka masih belum sekalipun tunduk lewat 16 pertandingan, malah cuma 1 kali gagal menang.

Lewat 15 hasil oke yang diraih, 14 dicatatkan dengan berturut-turut termasuk melawan MU. Hal tersebut membawa mereka ke catatan hasil oke paling panjang.

Guardiola klaim hasil oke atas MU ditambah meyakinkannya langkah City sampai saat ini jadi sebuah bukti, kalau pendekatan permainannya dapat diterapkan di mana saja. Gaya sepakbola menyerang dengan kontrol bola, umpan-umpan pendek, defensif tinggi, dan laju yang cair darinya, atau kerap disebut Tiki-Taka, dulu sering dianggap tidak akan berhasil di Inggris.

Ditambah pada musim yang lalu City hanya berada di urutan 3 dan Guardiola nampak kerepotan menyesuaikan diri. Tetapi sekarang ini timnya belum terbendung. Malah berhadapan dengan para tim yang dipoles manajer-manajer seperti Jose Mourinho dan Antonio Conte, yang dikenal tidak mudah untuk ditembus, City menang ketika bermain di markas lawan.

“Sikap kami tampil di tempat ini seperti apa yang saya harapkan. Kami dapat tampil dengan cara ini di Inggris. Orang-orang katakan di Inggris kami tidak dapat tampil dengan cara yang dulu kami perbuat di Barcelona, namun hal tersebu mungkin dan kami tunjukkan itu,” ucap Guardiola.

“Saya tahu hal tersebut merupakan musim yang sudah lewat. Terus saya percaya kami dapat lakukannya. Semua orang dapat tampil dengan cara yang mereka harapkan, Hal tersebutlah mengapa sepakbola amat indah. Saya merasa senang dapat pergi ke Stamford Bridge dan Old Trafford dan tundukkan mereka dengan cara ini,” sambung dia.

Young Sebut MU Sempat Gugup

Manchester United sukses tundukkan Watford di Liga Inggris. Walau demikian, Ashley Young katakan kalau Setan Merah pernah merasa gugup jelang akhir pertandingan.

Lewat laga yang berlangsung pada hari Rabu (29/11/2017) dinihari WIB di Vicarage Road, MU meraih hasil oke dengan skor akhir 4-2 saat berhadapan dengan The Hornets. Tampil dengan gemilang di babak pertama, MU selanjutnya sempat menurun di babak kedua.

Pada tengah pertama pertandingan, MU unggul dengan cetak 3 angka. Young catatkan 2 angka dengan sepakan jarak jauh dan freekick. Satu angka lagi diciptakan oleh Anthony Martial.

MU kemasukan 2 angka lewat 15 menit pertandingan terakhir. Troy Deeney dan Abdoulaye Doucoure yang bobol gawang MU yang dijaga oleh David De Gea.

The Red Devils pada akhirnya pastikan hasil oke setelah Jesse Lingard ciptakan angka lewat aksi solo run.

“Kami mengawali laga dengan apik di babak pertama, dan saya anggap kalau (Watford) mengawali pertandingan dengan impresif. Kami perlu berusaha dengan keras, kami sukses raih cetak angka dan babak pertama berlangsung dengan luar biasa,” imbuh Young pada situs resmi MU.

“Ada sedikit ketegangan menuju akhir laga. Terus terasa menyenangkan dapat catatkan nama di papan skor. Saya berusaha untuk mengklaim cetak angka pada pertandingan lainnya, namun saya jelas bakal klaim 2 angka ini,” sambung dia.

Lampard Optimis MU Juara Premier League

Legenda Chelsea yaitu Frank Lampard, amat optimis kalau Manchester United dapat menangkan ajang Premier League. Banyak faktor yang membuat semakin kuat hal tersebut.

City sekarang ini ada di urutan teratas klasemen Premier dengan poin 34 lewat 12 pertandingan. Hasil tersebut diraih oleh tim yang di besut oleh Pep Guardiola usai menangkan 11 pertandingan dan seri 1 kali.

MU menjadi tim paling dekat yang dapat tandingi City dalam perburuan titel. Mereka telah catatkan 26 poin lewat 12 pertandingan. Walau miliki selisih 8 poin, Lampard masih percaya kalau The Red Devils merupakan pesaing terdekat di Premier League.

Bagi pria yang berumur 39 tahun tersebut, tidak hanya karena faktor skuat yang apik, hadirnya sosok Jose Mourinho sebagai manajer MU pun jadi faktor utama. Ditambah dengan The Special One telah sangat mengetahui atmosfer sepakbola Inggris dengan pembuktian 3 titel liga bersama The Blues.

“Alasan mengapa Manchester United dapat menangkan liga, untuk saya, ialah para pemain, kualitas para pemain, saya menilai dari itu,” imbuh Lampard.

“Manchester City miliki sebuah skuat yang amat kokoh pada tahun ini, Chelsea pun miliki skuat kuat di starting eleven dan kalau tak ada yang menepi, saya anggap Chelsea amat kuat,” lanjut dia.

“Namun saya menyaksikan Manchester United dan mereka ada di sekitar area tersebut (di puncak klasemen) dengan tim yang amat kuat, khususnya karena manajer mereka dan untuk hal tersebut Manchester United dapat kompetitif hingga jelang akhir musim,” kata dia.

Soal Cedera Ibrahimovic dan Rancangan Ungguli Dunia

Mulai kembali sembuh dari cedera, Zlatan Ibrahimovic semakin dekat dengan momen untuk kembali tampil. Dia pun katakan tentang randangannya mendominasi dunia.

Pemain penyerang Manchester United itu raih cedera pada bagian ligamen pada bulan April sampai tidak bisa ikut tampil di bagian akhir musim tersebut, termasuk saat klubnya menjadi juara di Liga Europa.

Lewat musim panas Ibrahimovic sepakat dengan perpanjang kontrak yang bikin dirinya bakal bertahan dengan MU sepanjang 1 musim ke depan. Pemain Swedia 36 tahun tersebut sekarang ini tegaskan dirinya bakal secepatnya kembali menunjukkan kebolehannya kembali dan bermain lebih hebat dibanding yang sebelum alami cedera.

“Kembali dan tampilkan juggling bola saja bukanlah opsi sebab saya dapat lakukannya cuma dengan 1 kaki. Tidak, saya bakal kembali dan lebih oke lagi daripada yang sebelumnya. Hal tersebut adalah tujuan saya,” imbuh dia.

Dalam wawancara yang sama pada periode yang beda, Ibrahimovic tegaskan dirinya tidak pernah terusik dengan cedera. Pemain sepakbola yang sempat bermain dengan beberapa klub top seperti Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, dan PSG tersebut miliki mental baja.

“Kekuatan mental adalah hal nomor satu dalam keadaan seperti ini dan dilihat dari segi mental saya luar biasa. Secara mental saya tidak tersentuh,” ucap Ibrahimovic.

“Saat saya telah putuskan sesuatu, tidak ada yang dapat menjadi pengaruh dalam benak saya. Dulu saya sempat dikatakan miliki rancangan bakal kuasai Swedia, dan telah lakukan pada waktu sarapan. Pada jam makan siang saya sudah kuasai Eropa dan saat waktunya santap malam saya telah kuasai dunia.”

“Hal tersebut adalah rancangan saya dulu dan sekarang ini sama, hal tersebutlah yang berlangsung,” kata dia.

Mengapa Tak ada David Luiz?

David Luiz tidak dimasukkan dalam skuat Chelsea untuk pertandingan menghadapi Manchester United. Apa alasan Conte tepikan pemain bek yang berasal dari Brasil tersebut?

Chelsea menjadi tuan rumah berhadapan dengan MU dalam laga lanjutan Premier League yang berlangsung pada hari Minggu (5/11/2017) malam WIB. The Blues raih hasil oke dengan skor 1-0 pada pertandingan itu lewat angka satu-satunya yang diciptakan oleh Alvaro Morata.

Pada laga itu, tidak ada David Luiz di barisan skuat Chelsea. Ia pun tak ada di dalam daftar nama pemain cadangan dan cuma menjadi pentonton.

Pada garis belakang, Conte mainkan pemain muda Andreas Christensen. Pemain geladang yang berusia 17 tahun Ethan Ampadu pun dimainkan ke dalam daftar pemain cadangan.

Keputusan tersebut lalu munculkan spekulasi tentang kelangsungan karier dari David Luiz. Ketika ditanya apakah David Luiz masih miliki kelangsungan karier di Stamford Bridge, Conte bilang kalau bekas pemain PSG tersebut perlu berusaha dengan keras untuk meraih lagi tempatnya.

“Saya tak tahu. Ia perlu berusaha amat keras, kalau tak mereka berada di bangku cadangan atau bangku penonton,” kata Conte.

Penampilan dari David Luiz memang tengah menjadi sorotan. Ia pernah merasa tak senang usai ditarik keluar saat Chelsea diimbangi AS Roma pada ajang Liga Champions. David Luiz pun bermain buruk ketika Chelsea tunduk dengan skor 0-3 melawan Roma di Stadion Olimpico.

Conte lalu beberkan alasan dirinya mencoret nama David Luiz. Sang manajer yang berasal dari Italia tersebut bilang keputusan untuk parkir David Luiz berhubungan dengan taktik.

Namun Conte 1 kali lagi tegaskan kalau siapa saja yang berpeluang untuk dipinggirkan kalau sedang tidak dalam penampilan yang oke.

“Ini amat sederhana, bukan? Amat sederhana. Pelatih yang perlu ambil keputusan terbaik untuk tim dan pada malam ini yang paling oke ialah tampil dengan Christensen dan menempatkan (Ethan) Ampadu di bangku cadangan. Pemain muda lainnya. Pemain yang amat oke untuk sekaran ini dan masa yang akan datang,” sambung Conte.

“Mungkin di masa yang akan datang saya dapat putuskan dengan cara berbeda atau selalu seperti ini. Hal tersebut normal. Saya perlu ambil keputusan untuk klub, bukan satu orang pemain.”

“Ini cuma  keputusan taktik. Ini tidak mengherankan. Ini dapat berlangsung pada tiap pemain saya, kalau saya melihat mereka tak dalam keadaan oke. Ini biasa.”

“Saya ulangi lagi: Saya harus menghadapi setiap situasi dan kemudian kadang membuat keputusan penting. Hari ini saya melakukan ini dan saya pikir Christensen memainkan laga yang hebat. Saya sangat senang,” kata dia.

Lukaku Cari Penuntasan yang Apik

Banyak angka yang sudah diciptakan oleh Romelu Lukaku untuk Manchester United tertahan pada bulan Oktober. Ia masih memiliki peluang untuk sudahi bulan ini dengan manis.

Sebelum jeda internasional pada awal bulan Oktober, Lukaku sangat tajam. Ia ciptakan angka sampai 11 angka lewat 10 laga pada tiap kompetisi untuk MU.

Laga berhadapan dengan Liverpool jadi awal puasa cetak angka Lukaku. Pertandingan yang berlangsung di Anfield pada tanggal 14 Oktober kemarin berakhir dengan skor seri 0-0.

Kemudian, Lukaku pun tidak berhasil membobol gawang lawan ketika MU berhadapan dengan Benfica, Huddersfield Town, Swansea City, dan Tottenham Hotspur.

Lewat 5 laga tersebut, Lukaku catatkan sampai dengan 7 sepakan ke gawang, 1 terbentur tiang, 3 off target, 2 sampai pada target, dan 1 di tahan. Biarpun begitu, Lukaku berikan kontribusi lain dalam bentuk assist untuk MU. Ia ciptakan itu pada laga berhadapan dengan Huddersfield dan Spurs.

Lukaku masih miliki 1 peluang untuk akhiri bulan Oktober dengan apik. MU bakal menjadi tuan rumah berhadapan dengan Benfica pada hari Rabu (1/11/2017) dinihari WIB di Old Trafford — Selasa (31/10) malam waktu setempat. Di matchday ketiga pada tanggal 19 Oktober kemarin, Lukaku tidak banyak berkutik. Ia hanya lakukan 1 kali sepakan, hal tersebut juga ditahan oleh pemain belakang Benfica.

Matic Ingin Seperti Vidic di MU

Nemanja Matic tengah rasakan awal masa depannya bersama Manchester United. Matic miliki tujuan pribadi yaitu raih keberhasilan seperti seniornya, Nemanja Vidic.

Vidic, yang sekarang ini sudah gantung sepatu, telah catatkan pencapaian besar sampai 8 tahun bermain bersama MU. Bersama Rio Ferdinand, Vidic membuat duet yang kokoh pada barisan belakang Setan Merah yang dinilai menjadii salah satu pasangan bek tengah paling oke di klub.

Bersama MU, Vidic dapatkan 9 titel utama: 5 gelar Premier League, 3 Piala Liga, dan 1 kali Liga Champions. Beberapa trofi tersebut masih ditambah dengan 5 Community Shield dan 1 Piala Dunia Antarklub.

Matic Hijrah ke MU dari Chelsea pada musim panas. Pemain sepakbola yang berumur 29 tahun tersebut jadi salah satu pendatangan sang manajer MU Jose Mourinho, yang ikut merekrut Romelu Lukaku dari Everton dan pemain bek muda Swedia Victor Lindelof dari Benfica.

Sekarang ini MU menunjukkan langkah impresif. MU ada di urutan 2 klasemen sementara Premier League dengan cuma berjarak 2 poin dari tetangganya, Manchester City berada di urutan teratas. Sementara di Eropa, MU diambang lolos menuju tahap knockout setelah menangkan 3 laga pertama mereka.

“Ia (Mourinho) sudah membuat sebuah tim dengan potensi besar dan kami miliki semuanya untuk raih hasil oke. Kami bakal lakukan yang paling oke untuk sampai pada hasil yang sempat diraih oleh generasi sebelumnya,” imbuh Matic.

“Kenyataan kalau saya tampil untuk United merupakan puncak dari masa depan saya dan semua yang saya raih di dalam sepakbola,” lanjut dia.

“Vidic sempat berbicara soal respek besar di Manchester. Ia tinggalkan prestasi yang hebat di United. Saya bakal lakukan yang paling oke untuk ulangi lagi keberhasilan yang sempat diraih oleh Vidic, dan saya sadar kalau hal tersebut bakal amat tidak mudah.”

“Saya tak ingin mereka bertanya pada saya suatu hari nanti ‘Apa yang kamu perbuat di tempat ini? ‘saya merasa bangga dapat ikuti jejak dia, dan malah sekalipun saya cuma raih setengah respek Vidic dari pendukung, saya masih merasa amat senang.”

MU bakal berhadapan dengan tim promosi Huddersfield Town di Stadion John Smith’s dalam lanjutan Premier League, akhir pekan ini.