Tag Archives: Liga Champions

Usia Tak Menjadi Penghalang Bagi Alves

Dani Alves yang merupakan pesepak bola bertahan skuat Juventus, menyampaikan bahwasannya umur takkan menjadi penghalang skuatnya bermain dengan penampilan dan antusias besar ketika bertanding kontra Real Madrid pada laga final Liga Champions.

Sekarang ini, klub Juve memang diisi penuh dengan banyaknya pesepak bola yang telah masuk kategori usia yang sangat matang untuk ukuran pemain pada tingkat paling atas. Sederet nama seperti Miralem Pjanic, Alex Sandro, Paulo Dybala dan Juan Cuadrado merupakan pesepak bola yang berumur di bawah 30 tahun ysng berada di skuat inti I Bianconeri.

Disamping itu sejumlah nama seperti Leonardo Bonucci, Mario Mandzukic, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, sampai dengan Dani Alves dan Gianluigi Buffon sudah menginjak kepala 3.

Akan tetapi Alves menekankan bahwasannya tampil pada laga final bukanlah persoalan umur. Ditekankannya, mereka tetap masih sebagai pesepak bola dengan seangat besar dan antusiasme yang besar bagaikan para pesepak bola muda.

“Stop bertanya terkait usia kami! Kami para anak muda! Kami masih bersenang-senang, namun bukan persoalan bagi kami!” ungkapnya dengan tegas.

Eks pesepak bola FC Barcelona ini pun menambahkan bahwasannya skuatnya mesti tampil dengan rasa senang dan tanpa adanya tekanan yang berlebihan. Baginya, disamping kemampuan dan jati diri skuat, bermain dengan keyakianan diri juga menjadi krusial di final.

“Kami mesti menghadapi ini dengan perasaan senang, dengan antusias yang menumbuhkan rasa cinta kami untuk kompetisi ini. Jangan merasa terancam atau panik, sebab anda tidak juara dengan itu. Anda juara dengan keampuan dan jati diri,” sambungnya.

“Kami sadar ini laga istiewa, namun tidak harus mesti merubah sikap yang menghantarkan kami menuju Cardiff,” tambahnya.

“Kami harus meneruskan cara kami bermain selama ini, berkeringat hanya untuk kemeja dan menghargai kerja keras kami selama musim ini. Inilah semangat Juve,” timpanya.

Leonardo Bonucci Sebagai Target Incaran Madrid

Real Madrid yang merupakan klub besar La Liga, diberitakan sedang menaruh minat terhadap pemain Leonardo Bonucci selaku bek pada skuat Juventus. Pihak Real Madrid dikatakan tertarik untuk menghadirkan sang pesepak bola pada jendela transfer musim panas nanti.

Sedari tahun 2010 silam Leonardo Bonucci merapat dari Bari, dirinya sudah berubah menjadi salah 1 bek hebat di . Penampilannya yang kompak pada baris pertahanan Juve menjadikan skuat yang berasal dari Turin tersebut berhail mempertahankan trofi pemenang Serie A untuk yang selama 6 tahun enam secara berturut-turut.

Menurut kabar yang disampaikan oleh salah satu media, perforabaik Leonardo Bonucci ini masuk dalam pengaatan pihak Real Madrid. Pemenang bertahan Liga Champions tersebut dikabarkan tertarik menghadirkan bek yang kini tengah berusia 30 tahun tersebut ketika bursa transfer musim panas nanti. BonucciSerie A pribadi diyakini bakal menjadi bek inti Real Madrid pada musim depan.dirinya bakal ditugaskan sebagai pasangan duet Sergio Ramos pada jantung pertahanan Real Madrid musim depan.

Aksi ini dipilih sebab El Real terancam bakal ditinggal oleh 2 bek mereka ketika bursa transfer musim panas nanti. Kemungkinan Pepe bakal pindah dengan predikat tanpa biaya transfer, disamping itu Raphael Varane pun santer dibeitakan baka angkat kaki menuju klub Setan Merah (MU), dengan begitu skuat yang berasal dari Ibukota Spanyol terebut dalam waktu dekat mesti segera mencari sosok pengganti mereka.
Akan tetapi El Real bukanlah skuat satusatunya yang berminat untuk menghadirkan bek Tim nasional Italia itu. The Citizens (julukan Manchester City) pun kabarnya tertarik untuk menghadirkan Bonucci pada jendela transfer 2017 (musim panas nanti).

Yaya Toure dan Masa Depannya di Manchester City

Yaya Toure secara tegas mengungkapkan ingin segera gantung sepatu sebagai bagian dari Manchester City. Akan tetapi, hal tersebut akan tercapai jika kata sepakat mengenai kontraknya yang baru segera dilaksanakan bersama The Citizens.

Yaya Toure sudah bermain di laga pamungkasnya pada musim yang laly ketika Manchester City sukses dengan skor 4-0 atas Watford beberapa waktu yang lalu, sekaligus membawa mereka menuju posisi tiga besar, City kemudian akan bersiap bermain di babak grup Liga Champions musim mendatang.

Pastinya hal ini merupakan hasil yang begitu baik bagi pemain ini, pasalnya dia sempat tidak banyak bermain sejak awal musim. Dengan penampilan City yang tidak stabil, Toure kembali memperoleh peluang untuk memperkuat tim di tim utama.

Walau begitu, saat ini yang menjadi hal yang menjadi tanda tanya adalah kontrak Toure hanya kurang lebih 1,5 bulan lagi untuk memperkuat City. Tetapi, hingga saat ini belum ada pendekatan dan pembicaraan terkait kontrak yang baru untuknya di Etihad Stadium selanjutnya.

Wajar jika sang pemain saat ini belum mengetahui jelas masa depannya di klubnya tersebut. Sejatinya, Yaya ingin tetap melanjutkan karirnya di klub hingga nanti dia pensiun. Namun, segalanya dia serahkan pada klubnya.

” Dunia bola memang tidak seperti yang lain. Saya pastinya ingin melanjutkan atau pergi dengan kondisi yang baik. Saya juga ingin tetap bersama para penggemar selama saya dapat berlaga, karena mereka memberikan saya energi dan semangat. Terlebih lagi, saya ingin tetap memperkuat tim saya sampai saya nanti sudah tua dan pensiun,” ujar Toure seperti dikutip Soccerway.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan sekarang ini masih kuat untuk bermain dan melanjutkan harapan di Liga Champions bersama Manchester City.

” Saya memiliki harapan, tapi tetap saja semua dilihat dari keputusan petinggi dan manajemen. Ini tidak hanya mengenai sepakbola, ini mengenai penggemar dan klub. Tiap saya bermain, saya begitu bahagia. Untuk saya, uang bukanlah penentu semuanya, namun untuk semangat dari mereka, saya tidak dapat menggantinya, ” tutupnya.

Sementara itu, selama musim ini, Yaya Toure sudah bermain sebanyak 31 kali di semua kompetisi dengan catatan tujuh gol.

Juve Bakal Keluarkan Semua Kekuatan untuk Menangkan Liga Champions

Juventus sudah berhasil memperoleh 2 title pada tahun 2016/17, yakni laga Serie A atau level teratas Coppa Italia dan Liga Italia.

Sekarang, Bianconeri(julukan Juventus), bakal berupaya keras menjuarai bidikan terbesar mereka, yaitu Liga Champions.

Keunggulan atas skor 3-0 dari Crotone pada laga yang dihelat di J-Stadium, hari Minggu, tanggal 21 Mei 2017 pada Minggu ke 37 Liga Italia, mendapatkan raihan title ke 33 atau ke-6 secara beruntun untuk Juventus.

Keunggulan tersebut dihasilkan atas sumbangan beberapa gol dari Mario Mandzukic pada menit 12 menit pertandingan, Paulo Dybala pada menit ke-39, dan Alex Sandro pada menit ke-83.

4 hari sebelumnya, hari Rabu, tanggal 17 Mei 2017, Juventus berasil memastikan title Coppa Italia yang kedua belas usai unggul 2-0 dari Lazio pada pertandingan final atas cetakan gol Leonardo Bonucci dan Daniel Alves.

Sekarang, Juve bakal bertemu dengan Real Madrid pada laga final Liga Champions yang akan dilangsungkan pada hari Sabtu, tanggal 3 Juni 2017 bertempat di Stadion Millenium Cardiff.

Pada laga itu, Dybala menyatakan bahwasannya skuatnya bakal mengeluarkan semua tenaga untuk enjuarai pertandingan.

“Pengalaman yang kami rasakan ini aat menarik. Kami sukses menjuarai scudetto- Coppa Italia, dan untuk beberapa hari ke depan bakal menjalani final Liga Champions,” ucap Dybala kepada salah satu media.

“Kami amat tahu betul apa yang sedang skuat hadapi sekarng ini dan aamat menginginkan menjuarai laga tersebut dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Paulo Dybala juga mengatakan bahwasannya kunci kesuksesan Juve Juventus dapat berkesempatan mendapat 3 title utama di musim ini ialah perjalanan lancr mereka pada Liga Italia sedari Minggu pertama.

“Beruntung, kami tak mempunyai awal yang jelek yang sepat terjadi sama dengan musim lalu. Kami sanggup tampil dominan pada laga dan layak memperoleh scudetto ini,” ucap Dybala.

“Kami tidak harus melewati keterpurukan yang sangat buruk dan sekarang sedang berjuang demi meraih gelar ketiga,” ujarnya.

Rayuan Lallana Bagi Para Pesepak Bola Bidikan The Reds

Adam Lallana sempat menyatakan kepada seluruh pesepak bola yang mungkin tengah dibidik klub Liverpool bahwasannya bila mereka hijrah menuju Anfield mereka bakal merasakan hangatnya suasana kekeluargaan pada skuat yang berjulukan The Reds ini.

The Reds sekarang ini tengah berupaya untuk dapat bangkit dan bersaing menjada pemenang terutama pada ajang Premier League. Mereka telah mempunyai tim yang baik, akan tetapi  tim mereka masih kalah dari sisi kemampuan dan kekurangan pemain cadangan yang cukup dibanding dengan klub lainnya, salah satu contoh seperti Chelsea.

Oleh sebab itulah, Liverpool bakal menghadirkan sederet pesepak bola anyar pada musim panas ini. akan tetapi upaya mereka untuk menghadirkan pesepak bola bintang bakal cukup berat sebab pada umumnya para pesepak bola seperti itu cuma ingin tampil di klub yang bermain pada kompetisi Liga Champions.

Lallana selanjutnya berupaya untuk menyokong klub yang dirinya bela sedari tahun 2014 musim panas hal tersebut supaya dapat menghadirkan sederet pesepak bola bitang yang mereka bidik. Dirinya menjamin bila para pesepak bola tersebut itu hadir menuju Anfield, mereka bakal disambut suasana yang menggembirakan.

“Saya dapat menjamin 1 hal yang ialah bahwasannya masing-masing pesepak bola anyar pada musim panas ini bakal memasuki kamar ganti yang oke,” ungkapnya pada salah satu media Liverpool

“Begitu jelas adanya keseimbangan –rekan-rekan yang luar biasa, teman setim yang luar biasa. para pemain yang bersama-sama telah melakukan hal banyak di luar kotak(lapangan) dan saling berduel ketika mereka berada di kotak hijau,” ucap Lallana.

“Pesona ungtuk hadir untuk hadir menuju Liverpool telah nyata. Ini merupakan klub sepak bola yang baik namun ada pula sederet pesepak bola yang luar biasa di sini,” imbuhnya.

Marchisio Desak Pemain Juve Konsentrasi di 2 Laga Terakhir

Claudio Marchisio, selaku pesepak bola pada skuat Juventus, mendesak teman-teman satu timnya untuk konsentrasi pada 2 pertandingan terakhir menjelang tahun 2016-2017 berakhir.

Juve yang belum lama mamastikan diri sebagai pemenang Coppa Italia di musim ini. Itu didapat usai Juventus unggul atas skor 2-0 kontra Lazio pada pertandingan puncak yang berlangsung hari Rabu lalu, tanggal 17 Mei 2017 Bertempat di Stadion Olimpico.

Sebelum pertantandingan itu, Juve medapati hasil yang buruk dikaraenakan tunduk atas skkor 1-3 atas skuat AS Roma pada laga terusan Serie A yang dihelat di Stadion Olimpico pada akhir Minggu lalu. Sementara, bila peroleh hasil seri, Gonzalo Higuain dan teman-temannya dipastikan mendapat Scudetto.

“Kami amat merasakan keunggulan pada laga final Coppa Italia. Ada spekulasi yang mencuat usai pertandingan melawan AS Roma pada Pejan lalu. Seperti yang sudah kami saksikan dan ucapkan selama musim ini, kerap adanya reaksi yang besar pada saat kami mendapati hasil negative,” ucap Marchisio.

“Sebelumnya, kami mempunyai waktu agar bisa bereaksi terhadap kegagalan. Sekarang ini, kami tidak memiliki waktu lagi dan bereaksi dengan bagus dengan mendapat trofi perdana dari ajang Coppa Italia,” ucapnya.

Juventus berkesempatan menyudahi musim ini atas rauhan 3 trofi. Akan tetapi, para anak didik Massimiliano Allegri memerlukan paling tidak hasil imbang melawan Crotone untuk mengunci title pemenang Serie A dan keunggulan dari Real Madrid pada laga final Liga Champions.

“Sekarang, kami mempunyai 2 final yang lain untuk dimainkan dengan focus yang maksimal sebab tak diperkenankan buat kesalahan lagi,” ungkap Marchisio.