Tag Archives: Liga Champions

Strategi Chelsea Kurang Oke

Chelsea tidak berhasil raih hasil oke saat melawan AS Roma di matchday ketiga ajang Liga Champions. Bagi Antonio Conte, hal tersebut dikarenakan perubahan skemanya tidak berlangsung dengan oke pada pertandingan tersebut.

Menjadi tuan rumah menghadapi Roma Kamis (19/10/2017) dinihari WIB di Stamford Bridge, Conte memilih gunakan formasi 3-5-2 dan memindahkan David Luiz lebih ke depan untuk jadi gelandang bertahan.

Upaya tersebut ia lakukan sebab The Blues kehilangan N’Golo Kante yang tengah alami cedera ketika bermain bersama tim nasional Prancis. Usaha tersebut awalnya sukses usai Chelsea unggul dengan skor 2-0 lebih awal lewat angka yang diciptakan oleh Luiz (menit ke-11) dan Eden Hazard (37).

Roma pada akhirnya dapat memotong skor jadi 1-2 lewat angka yang diciptakan oleh Aleksandar Kolarov pada 5 menit menjelang turun minum. Pada babak pertama ini tercatat kalau Roma mendominasi permainan sampai dengan 63 persen dengan lesatkan 6 sepakan dengan 4 di antaranya menuju ke gawang.

Tim tamu makin apik pada babak kedua saat Conte menarik Luiz untuk turunkan Pedro Rodriguez, yang adalah pemain tipikal menyerang. Hasilnya, Roma dapat raih keunggulan lewat 2 angka yang diciptakan oleh Edin Dzeko.

Beruntung untuk Chelsea, Hazard dapat ciptakan angka kedua pada menit 75 untuk sudahi pertandingan dengan skor imbang 3-3. Hasil seri ini Conte akui sebagai sebuah kesalahan perubahan yang ia lakukan.

“Usaha yang dilakukan para pemain telah optimal dan saya ucapkan terima kasih pada mereka. Kami kerepotan pada babak pertama dan keputusan untuk merubah sistem tak berbuah hasil dan kami memikulnya,” imbuh Conte.

“Kami sesungguhnya lakukan improvisasi dan hal tersebut nampak, seperti kami alami penderitaan di bawah tekanan Roma. Kami ciptakan 2 angka, namun kami tak rasakan kontrol laga,” lanjut dia.

“Saya perlu bertanggung jawab sebab keputusan saya merubah sistem untuk atasi minimnya opsi (pemain). Saya merubah posisi David Luiz untuk menambah kuat garis tengah dan saya rasa hal tersebut tak sukses, jujur saja,” ucap sang manajer.

Klopp Siap Tampilkan yang Terbaik Hadapi Maribor

Juergen Klopp tidak akan lakukan rotasi secara besar-besaran saat Liverpool berhadapan dengan Maribor. Perlukan poin sempurna, Klopp akan mainkan kekuatan yang paling oke.

Liverpool baru catatkan 2 poin lewat 2 laga yang telah dimainkan di ajang Liga Champions. Usai raih hasil imbang dengan Sevilla, The Reds lalu seri melawan Spartak Moskow.

Pada matchday 3, Liverpool bakal melangsungkan laga ke kandang Maribor pada hari Rabu (18/10/2017) dini hari WIB. Di atas kertas, Liverpool lebih menjadi favorit atas tim yang berasal dari Slovenia tersebut.

Berhadapan dengan Maribor, Liverpool juga diprediksi bakal lakukan sebuah perputaran pada timnya. Ditambah dengan mereka telah dinanti oleh Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Premier League di akhir pekan.

Namun Klopp tepis prediksi itu. Manajer Liverpool tersebut bakal memainkan kekuatan paling oke untuk amankan poin maksimum melawan Maribor.

“Saya mengetahui apa yang banyak orang menganggap. Maribor merupakan tempat di mana mereka (Liverpool) sebaiknya lakukan perputaran. Tak mungkin,” kata Klopp.

“Ini merupakan terakhir di mana saya bakal lakukan sesuatu seperti ini. Ya kami bisa saja bakal lakukan satu atau dua perubahan namun tugas utama ialah untuk tak berpikir sama dengan yang telah banyak dipikirkan oleh orang dan remehkan lawan.”

“Mereka telah memainkan 9 laga di ajang Liga Champions sampai saat ini (termasuk kualifikasi) dan hal tersebut merupakan kualitas dan mentalitas. Kami berharap bisa lolos ke babak selanjutnya dan kami bakal berhadapan dengan Maribor 2 kali. Kami telah buang poin walau penampilannya oke.”

“Kami perlu tampil oke lagi dan raih hasil, tak berpikir kami telah raih itu. Kami perlu merasa kuat dan fokus hadapi tim oke Eropa,” imbuh dia.

Bukan Laga Mudah untuk MU Tundukkan CSKA

Manchester United raih hasil oke ketika melangsungkan laga berhadapan dengan CSKA Moskow di Liga Champions. Walau demikian, pertandingan tersebut dianggap tidak mudah bagi MU untuk dilewati.

Ketika melangsungkan laga pada hari Kamis (28/9/2017) dinihari WIB di VEB Arena, MU menangkan laga dengan skor 4-1 saat berhadapan dengan CSKA. Romelu Lukaku ciptakan 2 angka dalam pertandingan tersebut.

2 cetak angka MU lainnya diciptakan oleh Anthony Martial dan Henrikh Mkhitaryan. Sedangkan cetak angka balasan dari tuan rumah diciptakan oleh Konstantin Kuchaev.

Setan Merah pun bermain lebih unggul pada pertandingan tersebut. Mereka kuasai jalannya laga dengan penguasaan bola sampai dengan 59 persen.

Lukaku tegaskan kalau hasil oken besar tersebut tidak menjadi arti kalau pertandingan berlangsung dengan mudah bagi MU. CSKA sering kali membuat repot.

“Bukan, itu bukan menjadi pertandingan yang sungguh sangat mudah bagi kami. Mereka merepotkan dalam sejumlah periode di kedua babak,” imbuh Lukaku pada situs resmi UEFA.

“CSKA miliki kemampuan besar dan kami perlu tampil dengan amat oke dan tidak boleh sekalipun kehilangan fokus untuk raih hasil oke lagi ketika mereka menyambangi Old Trafford,” imbuh pemain yang berasal dari Belgia tersebut.

Hasil Liga Champions

Sang juara bertahan Real Madrid masih kokoh di tahap grup Liga Champions. Manchester City pun raih hasil oke lagi, sedangkan Liverpool kembali tidak berhasil catatkan poin penuh.

Madrid menangkan laga atas tim tuan rumah Borussia Dortmund dengan skor akhir 3-1 pada hari Rabu (27/9/2017) dinihari WIB. 2 angka yang dicitpakan Cristiano Ronaldo warnai hasil oke Los Blancos.

Masih bicarakan Grup H, Tottenham Hotspur raih hasil oke keduanya usai tundukkan APOEL Nicosia dengan skor 3-0. Harry Kane menjadi bintang Spurs dengan catatkan hat-trick pada laga tersebut.

Lewat Grup F, City atasi perlawanan Shakhtar Donetsk di markas sendiri dan menangkan laga dengan skor 2-0. Di grup yang serupa, Napoli membawa hasil oke perdananya dengan tundukkan Feyenoord dengan skor 3-1.

Liverpool perlu merasa puas pulang dengan membawa 1 poin dari kandang Spartak Moskow usai ditahan oleh tim tuan rumah dengan skor imbang 1-1. Sedangkan Sevilla menangkan laga dengan skor telak 3-0 melawan Maribor.

Besiktas jadi penguasa di Grup G usai menangkan laga dengan skor 2-0 melawan RB Leipzig. Pada pertandingan lainnya, AS Monaco dibuat malu oleh Porto dengan skor 0-3 di markas sendiri.

Hasil matchday 2 Liga Champions, hari Rabu (27/9/2017) dinihari WIB:

Grup E
Sevilla 3-0 Maribor
Spartak Moskow 1-1 Liverpool

Grup F
Napoli 3-1 Feyenoord
Manchester City 2-0 Shakhtar Donetsk

Grup G
Besiktas 2-0 RB Leipzig
Monaco 0-3 Porto

Grup H
Borussia Dortmund 1-3 Real Madrid
APOEL 0-3 Tottenham Hotspur

Impian Atletico Berlaga di Wanda Metropolitano

Dipilihnya Wanda Metropolitano sebagai tuan rumah babak final ajang Liga Champions 2018/2019 menjadi motivasi besar bagi Atletico Madrid. Mereka berharap bermain pada babak final tersebut.

Wanda Metropolitano sudah dipilih menjadi tempat berlangsungnya babak final ajang Liga Champions musim selanjutnya. Markas Atletico ini mengalahkan Baku National Stadium dalam pencalonannya.

Pemilihan tersebut dikatkaan oleh sang Presiden Atletico Enrique Cerezo menjadi penambahan motivasi untuk timnya sampai babak final di musim itu. Atletico pribadi 2 kali sudah menuju babak final pada 4 musim terakhir, dengan keduanya perlu merasa puas dengan finis menjadi runner-up.

“Tentunya bakal menjadi hal yang luar biasa bagi kami dapat ada di tempat itu. Masih ada banyak waktu sebelum saat tersebut berlangsung dan periode lain dari ajang ini, dengan banyak tahapan dan lawan untuk dilewati,” ucap Cerezo.

“Bakal menjadi sebuah mimpi untuk ada di babak final itu, namun juga sebuah mimpi untuk ada di babak final paling dekat, yaitu di Kiev,” kata dia.

Ditunjuknya Wanda Metropolitano menjadi tuan rumah babak final ajang Liga Champions 2018/2019 cuma berselang hari usai inaugurasinya. Ini bakal menjadi stadion keempat Spanyol yang melangsungkan babak final, usai Santiago Bernabeu, Ramon Sanchez Pizjuan, dan Camp Nou.

“Kami miliki stadion yang amat oke maka keputusan tersebut tidak membuat saya terkejut. Sebuah kehormatan besar untuk klub dan kota ini, jadi kami merasa senang UEFA setuju dengan kami,” sambung Cerezo.

John Stones Perlihatkan Diri Bersama City

John Stones perlihatkan performanya yang meyakinkan bersama Manchester City pada awal musim 2017/2018. Ia seperti tengah perlihatkan kebolehan dirinya.

Stones didatangkan oleh City dari Everton pada awal musim 2016/2017 dengan bandrol harga yang cukup tinggi. Ia direkrut dengan nilai transfer mencapai nominal 50 juta pound sterling, sampai raih predikat pemain bek paling mahal kedua pada waktu tersebut.

Diklaim dapat perlihatkan diri dapat tampil dengan baik, Stones malah sering lakukan blunder. City tak raih trofi pada musim lkemarin.

Stones memulai musim ini dengan terbilang oke. Salah satunya terlihat dari pertandingan saat berhadapan dengan Feyenoord di matchday 1 Liga Champions.

City menangkan laga dengan skor 4-0 ketika melangsungkan laga pada hari Kamis (14/9/2017) dini hari WIB di De Kuip, Stones ciptakan angka sampe 2 kali. Opta mencatat kalau 2 cetak angka ini adalah brace pertama di lama berlangsungnya karier Stones.

“Saya belum pernah ciptakan 2 angka pada 1 laga, tidak hanya ketika saya masih berumur 7 tahun,” imbuh Stones pada situs resmi City.

“Kevin de Bruyne bikin semuanya jadi serba mudah bagi saya, saya tidak dapat lewatkan ini! Hal tersebut adalah salah satu kekuatan inti Kev — umpannya, baik dari umpan silang atau mendatar. Kami cuma perlu menuntaskannya,” sambung dia.

Stones pun bermain sangat oke ketika dipercaya bermain penuh oleh manajer City, Josep Guardiola. Ia dapat membawa City raih 3 clean sheet.

“Saya merasa bahagia dapat ciptakan angka dan bukukan clean sheet – hal tersebut amat menyenangkan untuk kami para pemain belakang,” imbuh pemain bek yang berusia 23 tahun itu.

PSG Masih Beda dengan Madrid Walau ada Neymar dan Mbappe

Paris Saint-Germain telah merekrut pemain bintang anyar yaitu Neymar dan Kylian Mbappe untuk membuat upaya mereka semakin oke untuk menjadi juara di ajang Liga Champions. Namun, PSG masih dinilai belum sama dengan si raja Eropa Real Madrid.

PSG keluarkan dana sampai dengan 222 juta euro (sekitar 3,5 triliun rupiah) untuk membawa Neymar dari Barcelona. Dengan nilai transfernya tersebut, Neymar sekarang ini jadi pemain paling mahal dalam sejarah sepakbola.

Pada bursa transfer yang serupa, PSG datangkan Mbappe dari AS Monaco. Walau saat ini masih menyandang status sebagai pemain pinjaman, Mbappe dapat dibuat permanen oleh Les Parisiens dengan biaya tambahan sebesar 180 juta euro (sekitar 2,85 triliun rupiah).

Misi PSG untuk rekrut 2 pemain tersebut dengan biaya besar amat jelas. Mereka tidak cuma ingin kembali jadi juara di Prancis, namun juga miliki ambisi untuk menangkan ajang Liga Champions.

Walau begitu, PSG dinilai masih belum cukup oke untuk jadi favorit juara Liga Champions. Penilaian ini dikatakan oleh bekas pemain gelandang Bayern Munich dan tim nasional Jerman, Michael Ballack.

Bagi Ballack, Madrid yang jadi kampiun lewat 2 musim terakhir masih jadi calon kuat keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.

“Untuk saya, Real Madrid sekarang ini ada di puncak semuanya. Pengalaman, tingkat, keberhasilan pada akhir-akhir ini. Hal tersebut bicara dengan sendirinya,” ucap Ballack.

“Malah PSG dengan semua pendatangan dirinya belum ada pada tingkat mereka saat ini. Mereka miliki tim top dan dapat menangkan Liga Champions, namun para tim lain pun dapat raih keberhasilan,” Kata dia.

“Di atas kertas, bagi saya Real Madrid masih menjadi favorit pertama,” imbuh Ballack.

The Reds Berupaya Membujuk Renato Sanches

Sebelum jendela transfer musim panas 2017 ini ditutup, Liverpool nyatanya masih mempunyai keinginan untuk menghadirkan 1 pesepak bola lagi. Liverpool dikabarkan mengharapkan Renato Sanches, yang merupakan pesepak bola Renato Sanches ini gabung menuju Anfield pada musim panas ini.

Nama Renato Sanches sering kali diberitakan bakal angkat kaki dari Allianz Arena sedari pertama musim panas ini, pesepak bola Benfica tersebut diberitakan berniat hengkang usai mendapat jatah bermain yang sedikit pada musim perdananya di Jerman.

Kala itu Sanchez pribadi sempat dikait-kaitkan dengan dua klub papan atas Eropa seperti Manchester United dan AC Milan. Akan tetapi tak ada skuat yang sukses membujuk Bayern Munchen untuk menjual pesepak bolanya itu, dengan begitu Sanches masih terus menetap di Jerman.

Terkait kondisi Sanches ini dikabarkan menjadi pusat perhatian dari Liverpool. Menurut kabar dari salah satu sumber, klub asal Inggris ini berminat untuk memakai service Sanches pada musim pertandingan ini.

Sanches dikabarkan bakal menjadi pesepak bola pelapis di skuat The Reds. Manager Liverpool Jurgen Klopp kabarnya memerlukan tambahan amunisi di baris tengah mereka sebab di bulan September nanti mereka bakal menjalani pertandingan pada kompetisi Liga Champions.

Sampai dengan saat ini belum ada kejelasan apakah Livepool bakal menawar sang pesepak bola dari segi pemain atau cuma meminjamnya selama satu tahun. Akan tetapi pihak The Bavaria kabarnya Cuma bersedia menjualnya dengan predikat pesepak bola pinjaman tanpa embel-embel rekrutan secara permanen.