Tag Archives: atletico madrid

Eks Bek Chelsea Mendukung Bila Costa Dijual

Antonio Conte, selaku manager pada skuat Chelsea, menurut Franck Leboeuf selaku mantan bek The Blues, sudah tepat dengan membuat keputusan untuk melepas Diego Costa pada bursa transfer musim panas ini.

Diego Costa sudah menerima sebuah pesan dari sang pelatih, Antonio Conte bahwasannya dirinya sudah tidak masuk pada rancangannya musim depan dan diminta untuk mencari skuat yang lain. Hubungan ke-2nya memang tidak begitu baik sedari pelatih asal Italia hadir di musim panas.

Di awal musim, Costa mau comeback menuju Atletico Madrid, akan tetapi pada akhirnya dirayu oleh Conte untuk terus menetap di klub. Akan tetapi dia kembali membuat ulah setelah pada bula Januari meminta untuk dijual menuju Tiongkok.

Leboeuf tentu menyatakan bahwasannya menjual sang pesepak bola pada bursa transfer di musim panas ini bakal menjadi langkah yang baik.

“Saya mengagumi Diego Costa. Anda mengagumi Diego Costa bila dirinya tampil untuk skuat anda atau anda tampil besama dengannya dan anda bakal tidak menyukainya bila bermain kontra dirinya,” ucap Leboeuf menurut salah satu media mengabarkan.

“Saya tak mengetahui apakah bakal menjadi sebuah kesalahan untuk menjualnya, saya tak berada di kamar ganti. Kita mendengar beberapa komentar, yang megatakan Conte dan Costa sempat ribut di kamr ganti pada saat Costa mau angkat kaki menuju klub asal Tiongkok.”

“Saya tak menetahui apa yang telah terjadi dan bila memang hal tersebut yang paling baik, maka sebaiknya melepaskan dirinya dan memastikan kamar ganti dalam kondisi baik-baik saja dan semua orang bekerja dengan misi yang sama.”

Atletico Madrid Serta Hubungan Buruk Diego Costa Dan Antonio Conte

Diego Costa sudah mengungkapkan jika dirinya dipastikan tidak akan masuk dalam susunan pemain masa depan Antonio Conte di Chelsea nantinya. Kinerja menjadi alasan dibalik ini. Costa dikeluarkan pelatih ini melalui pesan singkat yang dia terima, Rabu (7/6/2017). Hal itu cukup mengagetkan pasalnya striker timnas Spanyol ini sudah bermain dengan baik selama musim 2016-17 lalu.

Terdapat sekitar 20 gol dicatatkan oleh Diego Costa selama 35 laganya di liga bersama Chelsea hingga meraih gelar juara Premier League musim kemarin. Costa juga meraih gelar topskorer klub dengan catatan 21 gol untuk semua liga.

Akan tetapi, Antonio Conte resmi mengeluarkan dirinya dari tim sebenarnya sejak November tahun lalu. Keduanya memang tidak mempunyai hubungan yang baik. Hubungan keduanya mulai berjarak sejak adanya peristiwa di pertengahan musim. Saat itu, Conte kesal karena Costa selalu ingin lepas dari bergabung dengan klub sebelumnya, Atletico Madrid.

Walau begitu, terdapat banyak pihak yang yakin jika mereka sudah kembali berdamai. Tapi ternyata Conte tidak dapat melupakan hal tersebut setelah Costa mengupload foto makan malam dengan Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid.

Sejatinya, pertemuan keduanya disinyalir sedang membicarakan penawaran pada Costa yang memang sudah sejak lama ingin menjadi pemain Atletico lagi. Andai saja tidak adanya hukuman transfer dari FIFA, kemungkinan Costa sudah menjadi bagian dari Los Rojiblancos di musim depan.

Hal ini menyebabkan Costa dalam masalah yang rumit. Costa tidak mungkin kembali bersama Chelsea, karena Antonio Conte sedang berusaha mendapatkan Romelu Lukaku sebagai penggantinya. Sementara, Atletico Madrid baru mendapatkan pemain baru di Januari 2018 nanti.

Pastinya ini menjadikan Diego Costa akan kembali menjadi pemain cadangan The Blues selama berbulan-bulan lamanya sebelum kembali ke Spanyol. Tapi, Costa disebutkan akan menanti keputusan dari pihak manajemen klubnya dan belum menentukan keputusan karirnya nanti.

Jamu Madrid, Atletico Harus Main Cerdas

saul niguez

Atletico Madrid dihadapkan pada tugas berat dalam usaha membalikkan keadaan kontra Real Madrid. Maka dari itu, Atletico harus tetap tenang dan tampil dengan kepala dingin.

Los Colchoneros dalam situasi genting ketika meladeni lawatan Madrid di empat besar Liga Champions leg kedua, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB. Karena tertinggal 0-3 di leg pertama, Atletico wajib menang dengan jarak empat gol atau lebih untuk bisa lolos ke final.

Memang tugas maha berat. Apalagi Los Blancos sedang menanjak di Eropa dengan menjadi satu dari dua tim yang belum pernah kalah di Liga Champions musim ini, bahkan belum tersentuh kekalahan semenjak tumbang dari Wolfsburg 0-2, April 2016 silam.

Kendati demikain Atlecio memiliki caranya sendiri. Menurut Saul Niguez, Atletico diperingatkan supaya tak menyerang secara membabi buta.

“Kami tidak boleh sampai mati-matian di awal, kami sadar harus bermain cerdik walau itu sangat berat, meski bukan hal yang mustahil. Kami harus selangkah demi selangkah,” kata gelandang Atletico itu yang dikutip Football Espana.

“Gawang kami tidak boleh kebobolan dan mungkin butuh memimpin satu gol ketika turun minum untuk mengganti momentum dan membuat Madrid Cemas. Maka kami harus tenang,” lanjut Saul.

Laga ini ikut menandai partai terakhir Atletico di pentas Eropa dengan memakai stadion Vicente Calderon. Pada musim depan anak asuh Diego Simeone bakal pindah ke stadion anyar bernama Wanda Metropolitano.

“Leg kedua jadi sangat berat untuk kami. Kami sadar bila tampil di rumah sendiri menjadi bonus dan ini adalah pertandingan di mana kami harus mengeluarkan segenap kemampuan supaya fans bangga terhadap kami, terlepas apakah kami lolos maupun tidak,” lanjut Saul.

“Kali ini kami tampil bersama pemain ke-12, mereka sdar seberapa penting mereka bagi kami dan kali ini kami betul-betul butuh jasa mereka. Mereka sudah membantu kami pada pekan lalu di Bernabeu dan selalu memberi dukungan.”

Diego Simeone Tak Gusar Jumpa Madrid di Semifinal

diego simeone

Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone sepertinya tak terlalu ambil pusing dengan siapa yang jadi rival timnya pada babak semifinal Liga Champions. Menurutnya, yang terpenting ialah misi Atletico yaitu melangkah sampai final.

Dalam undian yang berlangsung pada hari Jum’at (21/4), Atletico dipastikan bersua rival sekotanya Real Madrid di babak semifinal. Atletico bakal bertindak sebagai tim tamu lebih dulu di leg pertama baru kemudian jadi tuan rumah pada pertemuan kedua.

“Misi kami ialah melaju ke final dan untuk itu, anda wajib mengalahkan lawan yang di hadapi. Siapapun musuhnya, misi kami tetap sama. Saya tak berpikir soal lain,” tegas Simeone.

Los Colchoneros memiliki pengalaman yang tidak bagus ketika berjumpa dengan sang rival sekota di Liga Champions. Mereka dua kali ketemu Madrid di final Liga Champions dalam tiga tahun belakangan dan semuanya Atletico kalah.

Untuk sementara, Simeone menyarankan supaya anak asunya tak lebih dulu memikirkan pertandingan semifinal. Simeone mau Antoine Griezmann dan kawan-kawan lebih dulu fokus pada pertandingan lanjutan La Liga kontra Espanyol akhir pekan nanti.

“Pemain kami sudah tidak asing dengan lawan yang akan kami hadapi di Liga Champions. Tetapi La Liga tidak akan terganggu. Saya tengah fokus ke Espanyol. Ini adalah minggu yang besar untuk berada di peringkat tiga,” tandasnya.