Tag Archives: as roma

Roma Bisa Ungguli Chelsea dan Atletico Walau Bukan Favorit

AS Roma berhasil lewat dari ujian pada tahap awal ajang Liga Champions. Pernah menjadi tim yang tidak diunggulkan sebab masuk ke dalam grup berat, Giallorossi bahkan berhasil lolos ke babak 16 besar dengan finis di urutan pertama.

Di ajang Liga Champions pada musim ini, Roma masuk kedalam grup yang terbilang berat. Edin Dzeko dan para rekannya. masuk dalam grup bersama Chelsea, Atletico Madrid, dan Qarabag di Grup C.

Melihat peta kekuatan, Roma tak sefavorit Chelsea yang berstatus sebagai sang juara Premier League dan Atletico yang sudah 2 kali menjadi finalis di ajang Liga Champions lewat 4 musim terakhir. Namun lewat perjalanannya, tim yang di besut oleh Eusebio Di Francesco tersebut dapat memutar balik prediksi.

Hasil oke dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Qarabag dalam matchday 6 fase grup pada hari Rabu (6/12/2017) dini hari WIB di Stadion Olimpico, membuat Roma sudah pasti akan lolos ke babak 16 besar. Tidak hanya itu, mereka juga keluar sebagai juara grup.

Roma finis di urutan pertama Grup C dengan catatkan 11 poin. Mereka catatkan 3 hasil oke — salah satunya saat berhadapan dengan Chelsea dengan skor akhir 3-0 –, 2 hasil imbang, dan 1 kali tunduk.

Roma unggul lewat head to head atas Chelsea yang catatakan poin sama di urutan 2. Sedangkan, Atletico perlu tergusur dan terlempar ke ajang Liga Europa usai di urutan ketiga dengan catatkan 7 poin.

“Ini merupakan hasil oke yang luar biasa dan tidak mudah, khususnya karena saya masih belum miliki pengalaman di ajang Liga Champions,” kata Di Francesco usai laga melawan Qarabag.

“Ini adalah sebuah hasil yang memuaskan karena tak ada yang yakin kami dapat lolos. Mereka menganggap kami bakal tergusur, namun kami berusaha dengan keras, memperlihatkan diri, dan akhirnya menjadi juara di grup.”

“Semuanya diawali dengan laga awal 0-0 menghadapi Atletico Madrid, ketika kami baru saja mengawali dan raih irama kami. namun kami kerepotan dan tertahan untuk memperlihatkan dapat meraih poin yang menentukan.” Sambung Di Francesco.

Strategi Chelsea Kurang Oke

Chelsea tidak berhasil raih hasil oke saat melawan AS Roma di matchday ketiga ajang Liga Champions. Bagi Antonio Conte, hal tersebut dikarenakan perubahan skemanya tidak berlangsung dengan oke pada pertandingan tersebut.

Menjadi tuan rumah menghadapi Roma Kamis (19/10/2017) dinihari WIB di Stamford Bridge, Conte memilih gunakan formasi 3-5-2 dan memindahkan David Luiz lebih ke depan untuk jadi gelandang bertahan.

Upaya tersebut ia lakukan sebab The Blues kehilangan N’Golo Kante yang tengah alami cedera ketika bermain bersama tim nasional Prancis. Usaha tersebut awalnya sukses usai Chelsea unggul dengan skor 2-0 lebih awal lewat angka yang diciptakan oleh Luiz (menit ke-11) dan Eden Hazard (37).

Roma pada akhirnya dapat memotong skor jadi 1-2 lewat angka yang diciptakan oleh Aleksandar Kolarov pada 5 menit menjelang turun minum. Pada babak pertama ini tercatat kalau Roma mendominasi permainan sampai dengan 63 persen dengan lesatkan 6 sepakan dengan 4 di antaranya menuju ke gawang.

Tim tamu makin apik pada babak kedua saat Conte menarik Luiz untuk turunkan Pedro Rodriguez, yang adalah pemain tipikal menyerang. Hasilnya, Roma dapat raih keunggulan lewat 2 angka yang diciptakan oleh Edin Dzeko.

Beruntung untuk Chelsea, Hazard dapat ciptakan angka kedua pada menit 75 untuk sudahi pertandingan dengan skor imbang 3-3. Hasil seri ini Conte akui sebagai sebuah kesalahan perubahan yang ia lakukan.

“Usaha yang dilakukan para pemain telah optimal dan saya ucapkan terima kasih pada mereka. Kami kerepotan pada babak pertama dan keputusan untuk merubah sistem tak berbuah hasil dan kami memikulnya,” imbuh Conte.

“Kami sesungguhnya lakukan improvisasi dan hal tersebut nampak, seperti kami alami penderitaan di bawah tekanan Roma. Kami ciptakan 2 angka, namun kami tak rasakan kontrol laga,” lanjut dia.

“Saya perlu bertanggung jawab sebab keputusan saya merubah sistem untuk atasi minimnya opsi (pemain). Saya merubah posisi David Luiz untuk menambah kuat garis tengah dan saya rasa hal tersebut tak sukses, jujur saja,” ucap sang manajer.

Usai Mendapat Penolakan, AS Roma Tak Lagi Mengejar Mahrez

Usaha AS Roma untuk menghadirkan Riyad Mahrez kembali memperoleh penolakan dari Leicester City. tidak kunjung mendapatkan Mahrez, AS Roma siap mengalihkan target kepada pesepak bola lain.

Minggu lalu, pelatih Leicester City, Craig Shakespeare mengabarkan bahwasannya klub sudah menolak sebuah penawaran dari AS Roma untuk Mahrez. Dikabarkan, penawaran pertama tersebut masih jauh dari permintaan Leicester City yang mencapai 40.000.000 euro.

AS Roma selanjutnya menambahkan nilai penawaran tersebut. Salah satu media asal Italia mengabarkan I Giallorossi mengajukan penawaran 35.000.000 euro termasuk bonus untuk menghadirkan Mahrez. Namun penawaran tersebut kembali ditolak oleh The Foxes.

Mendapat 2 kali penolakan, I Giallorossi siap menghadang usahanya untuk menghadirkan Mahrez. Mereka tidak akan mengajukan penawaran lagi dan siap mengalihkan targetnya.

“Saya tak suka cuma mengejar 1 target, namu beberapa alternatif. Saya rasa itu lebih masuk akal. Salah satunya Mahrez, sesuatu yang telah diketahui masyarakat, namun para pemain lain yang kami bidik tak diketahui oleh media,” ucap bos Direktur Olahraga AS Roma, Monchi seperti ditulis pada resmi klub.

“Kami membuat 2 penawaran menuju Leicester City, yang ke-2 kami rasa adil. Usai itu kami menuntaskan pembicaraan dan saat ini kami mengerjakan aternatif lain,” ucap Monchi.

“Berapa persen kesempatan menemui kesepakatan? Saya tak tahu, tak ada ukuran dalam hal semacam ini. Mahrez merupakan salah satu alternatif, yaa.., namun dirinya bukan satu-satunya dan usai tawaran terakhir, kami siap menyaksikan adanya kemungkinan lainnya,” ujar Monchi.

Sepuluh Hari Bergabung, Cassano Hengkang dari Verona

Berita mengejutkan hadir dari eks striker AC Milan dan AS Roma, yakni Antonio Cassano. Pesepak bola yang sempat menjadi bintang di Serie A tersebut membuat keputusan angkat kaki dari Verona, klub yang belum lama menghadirkannya 10 hari yang lalu.

Dikabarkan lewat salah satu media asal Italia, Cassano diberitakan berencana untuk mengakhiri karirnya, rencana tersebut adalah untuk yang ke-2 kalinya. Seperti yang sudah tahu, striker berumur 35 tahun tersbeut mulanya berpredikat sebagai pengangguran, sebelum akhirnya diboyong oleh Verona pada tanggal 16/8/2017 lalu.

Maurizio Setti selaku Presiden Verona, menyampaikan bahwasannya alasan Cassano mundur ialah sebab persoalan mental.

“Pesepak bola ini tak dalam kondisi yang baik, meskipun dirinya terlihat baik dari segi fisik dan atletik,” ujar Setti seperti disampaikan lewat salah satu media.

“Secara profesional, Anda tak dapat menuding dirinya berbuat kesalahan. Terbukti, dirnya tak bisa santai dan berpikir secara jernih di dalam skuat dan dirinya mau berada di rumah. Kondisinya tengah labil. Sebentar dirinya berucap, sebentar kemudian dirinya diam. Tersebut memalukan, mengingat dirinya sempat melakukan semuanya dengan baik selama karier profesionalnya,” ucap Setti menjelaskan.

Disamping itu, Cassano membantah bahwasannya dirinya mau meninggalkan dunia sepakbola. Dirinya mengatakan cuma tak merasa pas dengan Verona.

“Saya tak memiliki rencana meninggalkan dunia sepakbola. Sederhananya saya hanya merasa kurang cocok dengan Hellas Verona,” berikut penyampaian Cassano yang diketik oleh istrinya, Carolina Marcialis, lewat akut pribadinya.

“Dari segi fisik saya amat baik. Saya tellah mengikuti persiapan selama lima belas hari. Akan tetapi, dari segi mental saya kurang tertarik untuk meneruskan karier bersama klub ini [Verona]!” ungkap Cassano menutup.

AS Roma ‘Sah’ Hadirkan Pemain Muda dari Turki

AS Roma sudah menginformasikan hadirnya sosok Cengiz Under dari Basaksehir pada hari Minggu, tanggal 16 Juli 2017. Pesepak bola internasional Turki tersebut dibeli dengan biaya sebesar 13.400.00 euro.

Bersama dnegan klun AS Roma, pesepak bola berumur 20 tahun tersebut meneken kontrak dengan durasi selama 5 tahun. Dirinya sebagai pesepak bola anyar ke-5 klub besar Italia tersebut di musim panas ini.

“Saya senang ada di sini dan amat berantusias untuk bertemu dengan penggemar,” ucap Cengiz setelah meneken kontrak seperti disapaikan halaman resmi klub-AS Roma.

“Misi saya ialah untuk dapat tampil di skuat inti sesegera mungkin,” ucapnya lagi.

Uniknya, I Giallorossi masih harus mengeluarkan sebanyak 1.500.000 euro lagi bila Cengis memenuhi target tampil main di musim depan. “Kami amat bahagia atas hadirnya Cengiz, pesepak bola dengan teknik dan kuaitas bermain yang baik,” ucap Monchi antusias selaku Direktur klub AS Roma.

“Kami yakin bahwasannya dirinya bakal cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan kemampuan dan juga bakatnya bakal menjadi tambahan yang sangat bernilau untuk tim kami,” ucapnya menambahkan.

Sebelum Cengiz, I Giallorossi sudah terlebih dulu menghadirkan 4 pesepak bola anyar. Yaitu Rick Karsdorp, Hector Moreno, Maxime Ganalons dan Lorenzo Pellegrini pada bursa transfer musim panas ini. Disamping itu beberapa nama seperti Antonio Rudiger, Leandro Paredes dan Mohamed Salah sudah angkat kaki dari klub.

Lorenzo Pellegrini Comeback Menuju AS Roma

AS Roma sudah menuntaskan transfer Lorenzo Pellegrini yang merupakan pesepak bola dari skuat Sassuolo. Untuk bisa menghadirkan sosok Pellegrini, Roma mesti membayar sebesar 10.000.000 euro atau setara dengan 151 milyar rupiah.

Sebenarnya, Lorenzo Pellegrini adalah lulusan dari akademi i Giallorossi. Akan tetapi AS Roma akhirnya membuat keputusan untuk menjual Pellegrini menuju Sassuolo padatahun 2014-2015 lalu.

Pellegrini memperoleh jam terbang yang harapkan kala berada di Sassuolo. 2 tahun mengenakan seragam Sassuolo, Pellegrini bermain sebanyak 53 kali dan memasukkan sebanyak gol.

“Dapat comeback menuju AS Roma itu spektakuler. Inilah yang menjadi misi saya sedari pertama saya angkat kaki menuju Sassuolo. 2 tahun yang menyenangkan bersama dengan mereka,” ucap Pellegrini seperti disampaikan oleh salah satu media   .

Bila dihitung Pellegrini sebagai pesepak bola yang multi. Dirinya dapat diposisikan sebagai pesepak bola tengah, atau striker lubang.

Akan tetapi berada di Sassuolo, Pellegrini lebih sering diposisikan selaku gelandang. Dari pos tersebut, dirinya menghasilkan 6 gol dan 7 kali upaya.

“Saya mau berterima kasih kepada i Giallorossi dan staf manajemen. Mereka kerap berbicara dengan saya. Mereka menjadikan saya merasa sadar, sebegitu mereka mengharapkan saya kembali,” ucap Pellegrini menutup.

Peepak Bola Ke-2

Lorenzo Pellegrini sebagai pesepak bola ke-2 yang direkrut AS Roma  pada jendela transfer 2017 (musim panas ini). Sebelumnya, Serigala Ibukota telah resmi memboyong Maxime Gonalons selaku pesepak bola milik Olympique Lyonnais.

Gonalons dibeli AS Roma dengan biaya transfer sebesar 5.000.000 pounds ditambah kontrak 4 tahun.

Fabio Borini Berharap Bisa Merapat ke Milan

Fabio Borini dikabarkan bekeinginan merapat menuju klub AC Milan. Penyerang yang sekarang perkuat klub Sunderland ini mengharapkan bahwa AC Milan secepatnya mengajukan tawaran kepada Sunderland.

Borini merapat menuju Sunderland di awal tahun 2015-2016 usai tak berhasil cemerlang bersama dengan skuat Liverpool. Ironisnya, karier pesepak bola yang kini berumur 26 tahun tersebut nyatanya tidak juga meningkat atas performanya bersama dengan skuat Sunderland.

Selama 2 tahun tampil main untuk Sunderland, Borini tellah bermain sebanyak 82 kali dan hanya mencatatkan enam belas gol. Dirinya sampai-sampai tak berhasil menyelamatkan Sunderland dari zona penurunan pada musim lalu.

Seperti disampaikan lewai salah satu media, tak berhasil di Inggris menjadikan Borini mau kembali menuju kampung halamannya di Italia. Eks penyerang AS Roma tersebut juga berharap I Rossoneri yang sedang sibuk pada jendelah transfer mulai mengincarnya.

Menurut akun pasan, Borini cuma mempunyai biaya transfer sebesar 5.100.000 pounds atau setara dengan 86 milyar rupiah dan masih memiliki kontrak dengan Sunderland sampai dengan bulan Juni tahun 2019 mendatang. Dengan biaya transfer tersebut, Borini amat sangat berpeluang diboyong AC Milan dengan syarat klub kota Mode tersebut tertarik untuk merekrutnya.

I Rossoneri tengah gencar pada jendela transfer pemain mengingat hadirnya investor yang berasal dari negri tirai bambu yang membawa uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Terbukti, AC Milan sudah menghadirkan 4 pesepak bola walau jendela transfer masih belum sah dibuka.

4 pesepak bola itu diantaranya Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva dan Franck Kessie. AC Milan pun dikabarkan pula sedang membidik sosok penjaga gawang Joe Hart untuk mengisi posisi Gianluigi Donnarumma atau sebagai pengganti dirinya.

Juve Belum Menyerah Kejar Nainggolan

radja nainggolan

Sikap penolakan yang dilakukan oleh Radja Nainggolan ternyata belum membuat pihak Juventus menyerah mengejar tanda tangannya. Si Nyonya Tua kabarnya bakal melayangkan proposal kedua mereka pada Nainggolan di bursa transfer nanti.

Di awal musim 2016/17 kemarin, Juve sempat melayangkan proposal kepada Nainggolan. Akan tetapi pemain berdarah Indonesia itu justru memilih untuk tetap berseragam AS Roma. Penawaran dari Baiconeri pun ditolak mentah-mentah.

Ketika itu guna melancarkan ambisinya, Juve meminta Miralem Pjanic untuk merayu Nainggolan supaya bersedia hengkang ke Juventus Stadium. Pjanic memang sosok yang cukup dekat dengan pemain yang mereka incar.

Diberitakan oleh Tuttosport, Nainggolan bakal kembali jadi incaran Juve di bursa transfer musim panas nanti. Tak hanya mengandalkan rayan Pjanic, angka gaji yang ditawarkan bakal lebih besar serta peuang meraih gelar juara lebih besar bisa menjadi amuinisi The Old Lady.

Kendati demikian Juve memiliki opsi lain apabila lagi-lagi gagal memboyong Nainggolan.

Juve bakal mengalihkan pandangannya ke Mamadou Coulibaly. Dia merupakan pemain muda internasional Senegal yang usianya baru menginjak 18 tahun. Sekarang ini Coulibaly adalah pemain milik Pescara, klub yang musim depan turun kasta ke Serie B.

Di umurnya yang masih tergolong sangat hijau, Coulibaly disebut-sebut memiliki potensi untuk jadi pemain top di masa mendatang.