Tag Archives: as monaco

Liverpool dan Man United Turut Bidik Pemain AS Monaco

Dua klub besar Premier League yaitu MU (Manchester United) dan Liverpool kabarnya sudah bergerak untuk mengawali incarannya kepada Tiemoue Bakayoko selaku pesepak bola AS Monaco.

Pesepak bola yang kini berumur 22 tahun tersebut tampil  memikat ketika menjaga baris tengah AS Monaco pada musim ini. oleh karenanya normal jika bila dirinya selanjutnya mulai diminati oleh banyak klub raksasa Eropa. Ditambah lagi dirinya yang selanjutnya turut menyokong klub tersebut memenangi Ligue pertama untuk kali pertamanya sedari 17 tahun silam.

Chelsea akhir-akhir ini dikabarkan sebagai klub yang sangat bernafsu menghadirkan sosok pesepak bola berumur 22 tahun itu. Begitu pula dengan klu besar Ligue pertama, Paris Saint Germain (PSG).

Menurut kabar yang disampaikan oleh salah satu media bahwasannya, Manchester United dan Liverpool sekarang turut juga mengincar Bakayoko. Ke-2nya dikabarkant sudah menanyakan transfer pesepak bola lincah tersebut pada pihak manajemen AS Monaco.

AS Monaco pribadi dikabarkan siap menjual eks pesepak bola Rennes tersebut. Akan tetapi mereka memasang harga paling tidak 40.000.000 Pound streling baginya.

Walau begitu, media asal Inggris tersebut menambahkan, baik The Reds(julukan Liverpool) dan Setan Merah(MU) siap untuk membelinya dengan biaya yang sudah dipatok tersebut. Apalagi usai mereka sudah melihat performa Tiemoue Bakayoko secara langsung.

Tiemoue Bakayoko sekarang ini masih memiliki kontrak sampai dengan tahun 2019 musim panas mendatang. Selama ini dirinya sudah tampil sebanyak Sembilan puluh satu kali untuk AS Monaco di semua laga pertandingan, dengan mencatatkan 1 gol dan 1 kali upaya.

Kylian Mbappe Hantarkan AS Monaco Menangi Liga Prancis

AS Monaco sebagai pemenang pada Liga Prancis Ligue pertama setelah menundukkan Saint Etienne atas skor 2-0 pada laga Minggu ke 37 hari Kamis, tanggal 18 Mei 2017 dini hari WIB bertempat di Stadion Stade Louis II.

Atas keunggulan ini, AS Monaco merajai klasemen Liga Prancis atas raihan 92 angka. Mereka menang 6 poin dari PSG (Paris Saint Germain) yang terus membuntuti dari pos urutan ke-2 dengan 1 laga tersisa.

Keberhasilan ini juga menutup puasa tiltle Liga Prancis yang dialami AS Monaco selama tujuh belas tahun usai mereka menjadi pemenang kali terakhirnya ketika tahun 2000 silam. Disampin itu, piala ini adalah title Liga Prancis untuk ke-8 kali yang didapat AS Monaco.

Musim ini, Kylian Mbappe yang bermain impresif dan sebagai target bidikan dari sederet klub besar Eropa memasukan gol pada fase ke-1. Sementara gol Valere Germain di fase ke-2 melengkapi keunggulan AS Monaco kontra Saint Etienne dengan skor 2-0.

AS Monaco sebetulnya cuma memerlukan hasil seri agar dapat menjadi pemenang. Akan tetapi, mereka sudah menang pada menit ke-19 atas cetakan gol yang dibuat Mbappe dengan melanjutkan umpan terobosan dari Radamel Falcao.

Monaco kian menggencarkan serangan pada awal babak kedua dari aksi Lemar dan Falcao namun tidak menghasilkan gol tambahan.

Begitu pun, Saint Etienne yang sempat beberapa kali mengambil serangan balik terhadap aksi yang dilakukan oleh Saivet, Soderlund dan Veretout akan tetapi tak menghasilkan kesempatan yang cukup matang dalam menghasilkan sebuah gol.

Valere Germain akhirannya berhasil memastikan AS Monaco unggul atas skor akhir 2-0 usai measukan gol dari satu format serangan balik yang dilakukan Thomas Lemar ketika memasuki 90 pertandingan, berikut adalah informasi yang dirangkum oleh salah satu media.

Daftar Susunan pesepak bola:

=> St-Etienne dengan skema 3-4-2-1: Ruffier; Lacroix, Theophile Catherine, Pogba; Lemoine, Maiga, Veretout, Nordin; Soderlund, Polomat; Saivet.
peapis : Pierre-Gabriel, Clement, Rocha Santos, Beric, Moulin, Nade, Hamouma.

=> AS Monaco dengan skema 4-4-2 : Subasic; Jemerson, Glik, Sidibe, Mendy; Moutinho, Fabinho, Silva, Lemar; Falcao, Mbappe.
pelapis : Carrillo, Jorge, De Sanctis, Toure, Bakayoko, Raggi, Germain.

Mbappe Diminta Tak Tinggalkan Monaco Musim Depan

kylian mbappe

Kylian Mbappe akan menjadi properti panas pada jendela transfer musim panas mendatang. Namun untuk kebaikan kariernya, Mbappe diminta bertahan selama satu musim lagi daripada menerima tawaran untuk bergabung dari klub-klub top.

Mbappe menjadi fenomena anyar musim ini berkat penampilan gemilangnya di Monaco yang membawa klub itu berbicara banyak di Ligue 1 ataupun Liga Champions. Cetakan 25 gol dilesakkan Mbappe di berbagai ajang termasuk 18 gol dalam 18 pertandingan terakhir.

Maka sah-sah saja apabila Mbappe lantas diburu banyak klub besar Eropa sebut saja Real Madrid, Barcelona, Manchester United, dan Chelsea. Dengan usianya yang masih 18 tahun, Mbappe sudah bisa menunjukkan potensi sebagai pemain terbaik di masa mendatang.

Berpindah dari Monaco ke salah satu klub top tersebut musim depan bisa menjadi batu loncatan pemain yang baru menjalani debut di skuat utama musim lalu itu. Akan tetapi alangkah baiknya Mbappe tak menghiraukan godaan-godaan tersebut.

Monaco dinilai adalah tempat yang pas untuk Mbappe meningkatkan kualitas serta mengasah kariernya sebelum nantinya dia betul-betul siap memperkuat sebuah klub besar. Bahkan Mbappe ditantang bisa lebih oke atau minimal bisa mempertahankan performanya musim depan.

“Dalam pandangan saya, Mbappe sedang menjalani proses pembentukan diri. Ia memiliki kapasitas untuk menjadi seorang pemain hebat. Dia membuat banyak gol, sangat cepat serta visi permainan yang jelas,” ujar eks pemain Monaco, Ludovic Giuly, seperti dikutip Soccerway.

“Paling tidak dia harus bertahan bersama Monaco satu musim lagi untuk melihat apakah semuanya berkembang dengan baik, apakah dia mampu meningkatkan diri,” sambungnya.

“Dari situ, apabila dia punya catatan dan performa yang sama seperti musim ini, maka dia bisa menjadi pemain hebat dimana klub yang ia tuju,” tutup Giuly.

Sayangnya Mbappe gagal memberi kontribusi maksimal setelah Les Rouges dikalahkan Juventus 0-2 pada leg I semifinal Liga Champions. Hasil itu membuat kans Monaco lolos ke final pun sangat tipis mengingat leg kedua berlangsung di Juventus Stadium.

Incoming search terms:

  • apakah liverpool bisa mendapatkan pemain kylien mbape dari AS monaco musim depan

Mbappe Bakal Jadi Mimpi Buruk Juventus

kylian mbappe

Palang pintu milik AS Monaco, Andrea Raggi mengungkap keyakinannya jika Kylian Mbappe bakal memberikan mimpi buruk untuk Juventus.

Seperti yang kita tahu, Monaco bakal bertemu melawan Juventus pada 8 besar Liga Champions. Si Nyonya Tua lebih difavoritkan karena dianggap lebih berpengalaman dan mempunyai skuat lebih mentereng ketimbang Monaco.

Tak cuma itu saja, kekuatan Juve, apalagi di barisan belakang juga mendapatkan banyak puja-puji. Apalagi usai mereka mencatat clean sheet ketika menghadapi Barcelona di perempat final.

Akan tetapi Raggi yakin, kemampuan sert kapasitas Mbappe bakal membuat pertahanan Bianconeri tidak bisa tenang.

“Mbappe merupakan penyerang fenomenal yang nyata. Jika anda melawannya dalam latihan, anda harus berdoa dan berharap dia mendapati sesuatu yang salah, bila tidak, dia tak bisa dihentikan,” ujarnya.

“Dalam situasi man to man, dia sangat cepat dan mempunyai teknik hebat. Dia tidak merasa tertekan baik ketika menghadapi Manchester City atau Borussia Dortmund,” sambungnya.

“Saya harap ia mampu mengatasi tekanan ketika melawan Juventus, maka dia akan mencetak dua gol menghadapi mereka,” tandasnya.

Incoming search terms:

  • klub bekas raggi

Kevin Mbappe Disarankan Tak Buru-buru Ganti Klub

kevin mbappe

Pesepakbola potensial AS Monaco Kylian Mbappe menjadi buah bibir sepanjang musim ini. Karim Benzema, menyarankan supaya Mbappe tak tergesa-gesa hijrah ke klub yang lebih besar.

Striker 18 tahun tersebut memang tengah menikmati momen yang luar biasa. Dari 32 pertandingan di berbagai ajang, Mbappe berhasil mendulang 19 gol bagi Monaco.

Tak pelak kinerja Mbappe menarik minat klub-klub top mulai dari Manchester United, Barcelona, Paris St. Germain, Manchester City, sampai Real Madrid. Klub yang disebut terakhir tampak ngotot mendapatkan pemain Prancis itu.

Benzema punya banyak kesamaan dengan Mbappe. Pebola 29 tahun itu mendarat di Madrid di usia 21 tahun usai tampil gemilang bersama Olympique Lyon.

Namun musim perdana Benzema bersama Los Blancos tak berjalan mulus karena belum terlalu banyak dilibatkan. Maka dari itu Benzema merasa alangkah baiknya Mbappe tetap bertahan dan cari aman, apalagi usianya masih muda.

“Saya diberitahu bila dia fenomenal, seorang pemain yang amat oke. Jujur saja, saya masih belum menyaksikan permainan dia,” ujar Benzema kepada RMC, yang dikutip Squawka.

“Dia merupakan pemain muda. Sepakbola betul-betul keras, khusunya di klub-klub besar. Saya bergabung dengan Madrid di usia 21 tahun. Saya telah melakukan banyak hal di Lyon, namun saat di sini saya mendapat penolakan,” sambung dia.

“Musim pertama itu terlalu berat. Anda jauh dari keluarga, rasanya berbeda. Orang-orang yang dekat dengan anda bakal merebut posisi Anda. Itu sangat sulit.”

“Akan tetapi dari apa yang dibilang orang-orang, dia pemain bagus dan saya harapkan dia bakal mendapatkan karier yang hebat sedikit demi sedikit. Saya pikir harusnya dia tak pergi terlalu cepat. Banyak aspek yang harus dia kembangkan,” imbuh Benzema.

“Usianya masih 18 tahun, bagaimana anda menghadapinya saat banyak hal tidak berjalan dengan baik, saat orang-orang berbicara yang tidak baik tentang anda, saat anda ada di dalam tekanan?”