Proses Akuisisi AC Milan Akhirnya Rampung

ac milan

Lewat situs resminya, AC Milan mengumumkan jika proses pengakuisisian saham mayoritas klub dari Fininvest (perusahaan milik Silvio Berlusconi) ke Rossoneri Sport Lux (miliki konnsorsium asal Tiongkok) sudah resmi berakhir.

Kendati telah dimulai sejak akhir tahun kemarin, Sino-Europe Sports yang berubah menjadi Rossoneri Sport Lux telah berkali-kali gagal mencapai kata sepakat untuk mengakuisisi Milan.

Banderol pembelian Milan yang tinggi tak segera dipenuhi oleh konsorsium Tiongkok yang dikomandoi Yonghong Li tersebut. Tetapi usai menerima dukungan dari Amerika Serikat, proses perpindaham saham pun tuntas.

Rossoneri Sport Lux kabarya akan mengakuisisi sebesar 99,93 persen saham Milan. Fininvest juga segera mendapat uang senilai 370 juta euro sebagai tahap pertama pembayaran. Konferensi pers pengakuisisian akan berlangsung pada Jumat (14/4) besok.

“Fininvest hari ini (13/4) sudah menyelesaikan semua penjualan sahamnya pada Rossoneri Sport Investment Lux, sebesar 99,93 persen, untuk pengakuisisian AC Milan,” rilis laman resmi Milan.

“Tahap final hari ini memberi efek penuh pada perjanjian pengakuisisian yang ditandatangani oleh direktur Fininvest, Danilo Pellegrino, dan David Han Li, serta perwakilan Rossoneri Sport Investment Lux pada 15 Agustus 2016 dan diperbaharui lagi 24 Maret tahun ini.

“Ketentuan perjanjian ini sama dengan yang diungkap akhir tahun lalu dan memberikan penilaian keseluruhan atas AC Milan di angka 740 juta euro. Terdiri dari beban utang yang dievaluasi pada 30 Juni 2016, sesuai dengan kesepakatan di antara kedua pihak, sebesar 220 juta Euro.

“Angka itu sudah dihitung oleh Fininvest, ditambah 90 juta euro sebagai pengembalian dari kontribusi modal yang dilakukan oleh Fininvest untuk AC Milan dari 1 Juli 2016 hingga hari ini.

“Pembeli sudah menyatakan komitmennya untuk melakukan investasi rekapitalisasi penting dalam neraca dan penguatan keuangan AC Milan,” tutupnya.