Pirlo Ingin Jadi Asisten Conte?

Andrea Pirlo bakal gantung sepatu pada akhir tahun ini. Pemain gelandang gaek New York City tersebut berikutnya diminta bisa menjadi asisten Antonio Conte di Chelsea.

Pirlo telah umumkan bakal gantung sepatu pada akhir tahun ini, ketika masa kontrak yang ia miliki di New York City selesai. Dengan umur yang telah sampai 38 tahun, bekas pemain tim nasional Italia tersebut akui fisiknya sudah mulai menurun.

Menyusul berita itu, bekas Asisten Manajer Chelsea Ray Wilkins mengatakan bakal hebat kalau Pirlo masuk dalam staf kepelatihan Conte. Dengan jadi asisten Conte di Chelsea, Pirlo dapat menuntut ilmu kepelatihan serta berikan nilai lebih untuk skuat.

“Saya telah bilanag kalau ini di awal musim sebab Steve Holland pergi, saya anggap jika Pirlo bakal menjadi sosok ideal. Ia dapat gunakan bahasa Inggris, ia amat kenal dengan Antonio Conte, dan bakal menjadi tambahan yang oke bagi staf kepelatihan Chelsea,” ucap Wilkins.

“Jika Anda dapat miliki ‘telinga’ seperti Pirlo di susunan pelatih, hal tersebut bakal menjadi bantuan oke bagi dirinya (Conte). Pengamatan ke tim tersebut amat krusial.”

“Saat Anda tampil dengan para elitis, yang mana hal tersebut berlangsung di Chelsea, maka Anda harus sedikit informasi kecil apa saja. Hal tersebut hanya sebuah beberapa detail kecil yang merubah sebuah tim yang menarik jadi tim juara. Saya merasa ia bakal menjadi tambahan yang oke,” kata dia.

Pirlo dan Conte tentu telah mengenal antara 1 dengan yang lain dari masa bekerja sama di Juve dan tim nasional Italia. Tentang saran ikut ke staf Conte pun telah didengar oleh gelandang flamboyang tersebut. Namun untuk sekarang ini ia mengatakan perlu waktu untuk pikirkan beberapa pilihan yang ada.

“Karier saya, saya masih belum tahu. Saya bakal kembali ke Italia pada bulan Desember. Menjadi asisten Conte? Banyak orang yang sudah katakan hal tersebut. Saya miliki sejumlah ide saya sendiri namun saya masih perlukan waktu untuk memilih,” ucap Pirlo.