Pep: Tiki-Taka Bisa Sukses di Inggris

Pep Guardiola merasa sangat bahagia Manchester City menangkan laga di Old Trafford. Ini dikatakan olehnya semakin perlihatkan filosofinya dapat diterapkan di mana saja termasuk Inggris.

City menangkan laga dengan skor 2-1 ketika melangsungkan laga ke Manchester United di pertandingan pekan 16 ajang Premier League. Hasil oke tersebut diraih lewat angka yang diciptakan oleh David Silva dan Nicolas Otamendi, yang cuma dapat dibalas MU lewat Marcus Rashford.

3 poin di kandang MU mengukuhkan City di urutan teratas klasemen Premier League. The Citizens sekarang ini catatkan poin 46, 11 poin di depan ‘Setan Merah’ yang masih menempati urutan 2.

Hasil oke itu pun menambah panjang langkah tidak pernah kalah City di liga. Mereka masih belum sekalipun tunduk lewat 16 pertandingan, malah cuma 1 kali gagal menang.

Lewat 15 hasil oke yang diraih, 14 dicatatkan dengan berturut-turut termasuk melawan MU. Hal tersebut membawa mereka ke catatan hasil oke paling panjang.

Guardiola klaim hasil oke atas MU ditambah meyakinkannya langkah City sampai saat ini jadi sebuah bukti, kalau pendekatan permainannya dapat diterapkan di mana saja. Gaya sepakbola menyerang dengan kontrol bola, umpan-umpan pendek, defensif tinggi, dan laju yang cair darinya, atau kerap disebut Tiki-Taka, dulu sering dianggap tidak akan berhasil di Inggris.

Ditambah pada musim yang lalu City hanya berada di urutan 3 dan Guardiola nampak kerepotan menyesuaikan diri. Tetapi sekarang ini timnya belum terbendung. Malah berhadapan dengan para tim yang dipoles manajer-manajer seperti Jose Mourinho dan Antonio Conte, yang dikenal tidak mudah untuk ditembus, City menang ketika bermain di markas lawan.

“Sikap kami tampil di tempat ini seperti apa yang saya harapkan. Kami dapat tampil dengan cara ini di Inggris. Orang-orang katakan di Inggris kami tidak dapat tampil dengan cara yang dulu kami perbuat di Barcelona, namun hal tersebu mungkin dan kami tunjukkan itu,” ucap Guardiola.

“Saya tahu hal tersebut merupakan musim yang sudah lewat. Terus saya percaya kami dapat lakukannya. Semua orang dapat tampil dengan cara yang mereka harapkan, Hal tersebutlah mengapa sepakbola amat indah. Saya merasa senang dapat pergi ke Stamford Bridge dan Old Trafford dan tundukkan mereka dengan cara ini,” sambung dia.