Tolisso Bicara Soal Rumornya ke Juventus

Penggawa Olympique Lyon Corentin Tolisso memberi klarifikasi menyangkut isu yang mengaitkan dirinya dengan Juventus. Gelandang 22 tahun tersebut mengaku belum menjalin kontrak apapun dengan Juve.

Di bursa transfer musim panas kemarin, dirinya sudah gencar diberitakan bakal hijrah ke Serie A bergabung dengan Napoli. Dia disebutkan menolak proposal sebesar 37,5 juta euro karena masih nyaman berada di Lyon.

Usai bertahan di klub Prancis tersebut, Tolisso jadi pilar penting musim ini. Dalam 37 pertandingan di berbagai pentas, ia menyarangkan 11 gol.

Lantas performa okenya itu rupanya juga jadi pemantik Juventus berminat untuk mendatangkannya ke Italia. Di bursa transfer musim panas mendatang, Tolisso dinilai pasti bergabung dengan I Bianconeri.

Menanggapi isu itu, Tolisso menegaskan belum ada kesepakatan apapun dengan Juve maupun klub-klub dari liga lain. Ia menegaskan masih akan menghormati kontraknya yang baru akan habis pada 2020 mendatang.

“Saya masih belum mneyetujui dokumen apa-apa dengan Juventus,” kata Tolisso pada L’Equipe.

“Saya memiliki kontrak di Lyon hingga 2020, maka itu adalah jawaban dari segala pertanyaan apakah saya masih bertahan di klub musim depan,” sambungnya.

Penampilan gemilang Tolisso tak cuma membuat klub top meliriknya. Dirinya juga baru saja dipanggil untuk memperkuat tim nasional Prancis. Saat Prancis menghadapi Luxemburg dan menghadapi Spanyol dalam pertandingan persahabatan, ia memiliki kans melakoni debut internasionalnya.

Ozil Segera Putuskan Masa Depannya

Mesut Ozil akui bakal segera membuat keputusan menyangkut masa depannya di Arsenal. Dan dirinya menyatakan masih kerasan bersama klub asal London itu.

Kontrak Ozil bersama Arsenal bakal tuntas pada akhir musim depan. Pemain tengah internasional Jerman itu telah mendapatkan perpanjangan kontrak dari klub tapi masih belum tercapai kesepakatan sampai detik ini.

Saat belum terjadinya kesepakatan antara kedua belah pihak, pria berusia 28 tahun tersebut diberitakan bakal angkat kaki dari Arsenal. Beberapa klub top di Eropa termasuk Paris Saint-Germain berminat memakai tenaganya.

Ozil pribadi mengaku nyaman bermukim di Emirats Stadium. Dirinya menyebut bakal segera membuka negosiasi kembali dengan petinggi klub lantas mengambil keputusan.

“Saya masih memiliki kontrak sampai 2018 di London dan saya amat nyaman di sana. Kami sesegera mungkin menjalin negosiasi lantas mengambil keputusan,” kata Ozil pada Welt.

Ozil mulai berseragam The Gunners musim panas 2013 silam dari Real Madrid dengan banderol 40 juta poundsterling. Selama memperkuat Arsenal, dirinya sudah membukukan 148 penampilan dan menyumbang 29 gol, 52 assist.

Musim lalu di ajang Liga Inggris, Ozil menasbihkan dirinya sebagai raja assist dalam semusim penuh. Tapi sayang performa Ozil musim ini anjlok dan baru mengumpulkan lima assist di Premier League dalam 22 penampilan.

Arsenal pribadi tertinggal di posisi keenam dan telah terpaut 19 angka dari peringkat pertama. Bagaimanapun juga, Ozil yakin bila timnya mampu mengatasi masalah dalam timnya yang terjadi saat ini.

“Kami cuma tengah menjalani momen sulit dan tentu saja kami tidak puas berada di posisi enam. Saya ooptimis, kami bakal segera bangkit. Mari melihat apa yang bakal terjadi selanjutnya,” kata Ozil.

Bersinar di Timnas, Zappacosta Langsung Diburu Inter Milan

Inter Milan tengah mengincar bintang anyar tim nasional Italia. Klub asal Kota Mode itu tertarik pada Davide Zappacosta yang tampil gemilang pada pertandingan kontra Albania.

Zappacosta membawa Gli Azzurri meraih kemenangan dua gol tanpa balas, Sabtu (25/3/2017) dinihari WIB, dalam partai kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup G zona Eropa. Fullback berusia 24 tahun tersebut memberi satu assit untuk lahirnya gol Ciro Immobile pada menit ke-71.

Tidak lama setelah laga, La Beneamata langsung diberitakan siap bersaing mendapat tanda tangan bek milik Torino itu. Akan tetapi tidak hanya mereka satu-satunya raksasa Italia yang berminat.

Klub ibukota, AS Roma, dilaporkan juga kepincut. Namun dua klub itu harus bersedia mengeluarkan dana cukup besar guna mendarat Zappacosta. Pasalnya pihak Il Toro baru akan melepas pemainnya itu dengan banderol senilai Rp 250 miliar.

Tidak cuma karena menyumbang assist ketika menghadapi Albania, faktor lain yang menyebabkan banderol Zappacosta melonjak drastis ialah kesuksesannya meyakinkan Giampiero Ventura untuk memasukkan namanya di skuat utama.

Sementara di pentas Serie A Italia, Zappacosta telah mengkoleksi tiga assist dari 22 pertandingan.

Perlu diketahui bila Zappacosta adalah didikan asli akademi sepak bola Atalanta. Ia mulai berseragam Torino pada musim panas 2015 setelah direkrut seharga Rp 62 miliar. Di sana kontraknya sendiri baru tuntas dua tahun lagi.

Disamping Zappacosta, beberapa pemain lain yang juda masuk dalam daftar bidikan Inter Milan di antaranya adalah pemain AS Roma Kostas Manolas, andalan Napoli Kalidou Koulibaly, bek Lazio Stefan De Vrij, dan juga bek sayap Manchester United Matteo Darmian.

Total sejak menjalani karier sebagai pebola profesional dari Isola Liri, Zappacosta menjalani 172 pertandingan dengan mencetak delapan gol. Sementara jumlah capsnya bersama timnas adalah tiga kali. Kunjungi http://www.goldewa.com/ untuk mendapatkan berita sepak bola lebih lengkap!

O’Shea Bersyukur Tak Cedera Parah Usai Ditekel Bale

John O’Shea menyebut dirinya amat beruntung tak mengalami cedera serius akibat tekel keras Gareth Bale. Apalagi sebelumnya rekan setimnya, Seamus Coleman, dapat tekel hingga patah kaki.

Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup D yang menyajikan duel Republik Irlandia melawan Wales di Aviva Stadium, Minggu (25/3/2017) waktu setempat, berakhir seri 0-0. Laga itu sendiri berlangsung dengan tensi tinggi.

Di menit ke-69, defender Irlandia Seamus Coleman, harus ditarik keluar lapangan karena mengalami patah kaki akibat tekel keras yang dilayangkan Neil Taylor hingga menghasilkan kartu merah langsung.

Selain kejadian mengerikan itu, terdapat juga tekel keras Bale kepada O’Shea. Terjangan kaki Bale menghantam tulang kering O’Shea, akibat insiden ini pemain tim nasional Wales itu mendapat kartu kuning.

“Aku merasa beruntung bila membandingkannya dengan kejadian yang menimpa rekanku Seamus (Coleman). Di kesempatan pertandinan lain, kejadian seperti tadi bisa saja menghasilkan dua kartu merah,” kata O’Shea seperti dilansir BBC.

“Mungkin (tekelnya terlambat), tetapi beruntung aku tak kenapa-kenapa sehingga tidak ada masalah. Aku tak ingat ada berapa banyak jahitan. Semoga saja lekas pulih,” ucapnya.

Laga itu sendiri berlangsung cukup sengit, namun tuan rumah cuma bisa melepaskan lima peluang tanpa ada satupun tepat sasaran. Sedangkan Wales dengan ball possesion sebesar 54 persen menciptakan delapan kesempatan, dua diantaranya on target.

Messi Penyebab Deulofeu Tak Berkembang di Barcelona

Gerard Deulofeu berbicara tentang momen-momennya di Barcelona. Dirinya menyebut perkembangan kariernya ketika itu terganggu lantaran kerap kali dikomparasikan dengan Lionel Messi.

Deulofeu adalah didikan asli akademi Los Cules dan lantas merintis kiprahnya di tim-tim junior Raksasa Catalan tersebut. Tidak jauh berbeda seperti Messi.

Itu merupakan salah satu faktor winger internasional Spanyol berusia 23 tahun itu acapkali dibanding-bandingkan dengan La Pulga.

Dalam prosesnya Deulofeu justru harus menghabiskan waktu dipinjamkan Barca ke sejumlah klub hingga akhirnya dikontrak permanen Everton pada musim panas 2015.

Bersama klub Merseyside tersebut pun Deulofeu dianggap tidak berkembang hingga setelah itu dipinjamkan ke AC Milan pada Januari 2017. Bersama Il Diavolo Rosso dirinya bermain lebih bagus dengan mencetak satu gol dan tiga assists dari sembilan partai Serie A.

“Sering dibandingkan dengan Messi mengganggu perkembangan saya. Messi itu hanya satu (tak bisa dibanding-bandingkan),” kata Deulofeu kepada Marca, mengenang masa-masanya di Barca.

“Karena faktor itulah (perbandingan) memunculkan harapan terlalu besar terhadap saya dari para fans Barcelona. Saya tidak biasa membaca media masa, namun perbandingan ini sangat menjebak,” sebutnya.

Kevin Mbappe Disarankan Tak Buru-buru Ganti Klub

Pesepakbola potensial AS Monaco Kylian Mbappe menjadi buah bibir sepanjang musim ini. Karim Benzema, menyarankan supaya Mbappe tak tergesa-gesa hijrah ke klub yang lebih besar.

Striker 18 tahun tersebut memang tengah menikmati momen yang luar biasa. Dari 32 pertandingan di berbagai ajang, Mbappe berhasil mendulang 19 gol bagi Monaco.

Tak pelak kinerja Mbappe menarik minat klub-klub top mulai dari Manchester United, Barcelona, Paris St. Germain, Manchester City, sampai Real Madrid. Klub yang disebut terakhir tampak ngotot mendapatkan pemain Prancis itu.

Benzema punya banyak kesamaan dengan Mbappe. Pebola 29 tahun itu mendarat di Madrid di usia 21 tahun usai tampil gemilang bersama Olympique Lyon.

Namun musim perdana Benzema bersama Los Blancos tak berjalan mulus karena belum terlalu banyak dilibatkan. Maka dari itu Benzema merasa alangkah baiknya Mbappe tetap bertahan dan cari aman, apalagi usianya masih muda.

“Saya diberitahu bila dia fenomenal, seorang pemain yang amat oke. Jujur saja, saya masih belum menyaksikan permainan dia,” ujar Benzema kepada RMC, yang dikutip Squawka.

“Dia merupakan pemain muda. Sepakbola betul-betul keras, khusunya di klub-klub besar. Saya bergabung dengan Madrid di usia 21 tahun. Saya telah melakukan banyak hal di Lyon, namun saat di sini saya mendapat penolakan,” sambung dia.

“Musim pertama itu terlalu berat. Anda jauh dari keluarga, rasanya berbeda. Orang-orang yang dekat dengan anda bakal merebut posisi Anda. Itu sangat sulit.”

“Akan tetapi dari apa yang dibilang orang-orang, dia pemain bagus dan saya harapkan dia bakal mendapatkan karier yang hebat sedikit demi sedikit. Saya pikir harusnya dia tak pergi terlalu cepat. Banyak aspek yang harus dia kembangkan,” imbuh Benzema.

“Usianya masih 18 tahun, bagaimana anda menghadapinya saat banyak hal tidak berjalan dengan baik, saat orang-orang berbicara yang tidak baik tentang anda, saat anda ada di dalam tekanan?”

Isco Kesal Dikait-kaitkan Dengan Barcelona

Bintang muda Real Madrid, Isco, akhir-akhir ini dihubungkan dengan transfer ke klub rival, Barcelona. Isco mengatakan bila kabar itu adalah isu yang tidak berdasar.

Isco memang punya kans besar untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu pada musim panas mendatang. Akan tetapi dalam beberapa hari terakhir, pemain asal Spanyol itu diklaim sebagai bidikan utama Azulgrana.

Sebuah pertemuan dari pihak Cules dengan seorang agen FIFA diklaim telah terjadi. Walau begitu, sang pemain buru-buru memberikan bantahan.

“Seorang sepakbola, memang sangat sulit untuk terhindar dari rumor,” kata Isco usai membela Spanyol mengalahkan Albania tadi malam.

“Kami telah terbiasa dengan hal semacam itu dan kini karena sedikitnya pertandingan sepakbola dengan jeda internasional, maka sejumlah media terpaksa mengarang-ngarang cerita,” sembur dia. Demikian diwartakan AS.

Isco sendiri masih memiliki kontrak di Madrid yang berakhir pada 2018. Walaupun merasa kerasa di Madrid, pemain gelandang 24 tahun itu kurang puas lantaran minimnya kepercayaan tampil yang diberikan.

Isco menegaskan bakal memutuskan tentang masa depannya usai musim ini berakhir. Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur konon tertarik mendapatkan tenaganya.

Prancis Kalahkan Luksemburg, Deschamps Masih Belum Puas

Didier Deschamps merasa senang melihat Prancis berhasil meraih kemenangan atas Luksemburg. Akan tetapi dirinya menyebut timnya harusnya mampu menang dengan skor lebih telak.

Prancis pulang mengantongi tiga angka dari kunjungannya ke kandang Luksemburg pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Dalam duel yang berllangsung di Josy-Barthel Stadium, Luksemburg, Minggu (26/3/2017) dinihari WIB, Prancis unggul dengan skor 3-1 atas tuan rumah.

Prancis lebih dulu membuka skor pada menit ke-28 lewat gol Olivier Giroud sebelum disamakan oleh Luksemburg lewat Aurelien Joachim dari titik putih enam menit kemudian.

Tak berselang lama, gantian Les Bleus mendapat hasiah penalti yang berhasil dieksekusi oleh Antoine Griezmann. Prancis akhirnya mengunci kemenangan di menit ke-77 melalui tandukan Giroud.

“Kami berbuat hal yang sangat tepat. Bisa saja kami menang dengan gol lebih banyak dan juga tidak membuat sulit diri sendiri dalam beberapa kesempatan,” ujar Deschamps kepada TF1 seperti dikutip dari ESPN FC.

“Namun yang terpenting ialah kami meraih tiga angka dan membuat tiga gol, maka itu cukup positif,” imbuhnya.

Berkat kemenangan yang diraih, Tim Ayam Jantan melakukan respons positif Prancis atas kemenangan Swedia beberapa saat sebelumnya. Dengan tiga angka tambahan, Hugo Lloris cs. mengukuhkan posisinya di pucuk klasemen Grup A dengan nilai 13 dari lima pertandingan, unggul tiga angka dari Swedia yang menempati posisi kedua.