Mourinho Pesimis Lampard Bisa Antar Chelsea Raih Kesuksesan

Jose Mourinho mencoba memberikan prediksi terkait peluang Frank Lampard sebagai pelatih baru Chelsea. Disini Mourinho terlihat tidak memberikan dukungan maupun meremehkan Lampard yang notabenya adalah pelatih baru minim pengalaman, dan dirinya lebih dianggap netral.

Merujuk pada kualitas Jose Mourinho, maka catatan dia cukup bersinar di pentas Premier League Inggris khususnya ketika masih menjabat sebagai pelatih Chelsea, dan terakhir sukses membantu perkembangan Manchester United.

Meski gagal di musim keduanya, namun Jose Mourinho tidak dianggap pelatih gagal. Dia punya banyak pengalaman di dunia kepelatihan, suara Jose Mourinho dianggap layak menjadi refrensi bagi pelatih manapun. Adapun kembalinya Lampard ke Chelsea masih menjabat sebagai legenda.

Kurang beruntungnya bagi Chelsea disini adalah ketika situasi memberatkan Lampard, dimana mereka tidak bisa mendatangkan pemain di bursa transfer. Mourinho sangat mengenal mantan kapten Chelsea itu. Namun, Jose Mourinho tidak mau banyak bicara. Dimana dirinya hanya menekankan kepada waktu yang akan menentukan kualitas Lampard.

“Waktu yang akan menjawab, semua orang paham dengan kualitas Lampard. Bakal bagus dan mudah bagi saya untuk berkata [Lampard akan sukses], sebab saya mencintai dia, bahwa dia akan jadi manajer fenomenal,” ucap Jose Mourinho.

“Senang rasanya bisa mengatakan hal itu [Lampard pasti sukses], tapi tidak, juga saya tidak akan berkata tidak yakin dia bisa sukses, sebab bukan itu yang saya rasakan.”

Disini Jose Mourinho hanya mengharapkan yang terbaik untuk Lampard. Premier League sulit, khususnya di musim pertama. Sebab itu, dia yakin kualitas Lampard baru bisa dinilai di beberapa tahun ke depan.

“Pikir saya dia memiliki potensi, saya merasa bahwa dia mencintai pekerjaannya, dan itulah yang paling penting, dia mencintai pekerjaannya – dan itulah alasan dia ada di sana. Dan saya mengharapkan dia yang terbaik, tetapi hanya waktu yang bisa menjawab dan beberapa tahun ke depan kita lihat saja,” tutup Jose Mourinho.

AS Roma Mendekat Soal Transfer Gonzalo Higuain

Status Gonzalo Higuain di musim 2019-2020 mendatang benar-benar belum terjamin bertahan di Juventus, setelah sempat digosipkan akan mendarat ke Inter Milan. Kini namanya dirumorkan menjadi target utama AS Roma guna menggantikan posisi Edin Dzeko yang dilobi oleh Inter.

Kabar ini dibenarkan oleh agen Gonzalo Higuain yang mengaku tengah menggelar negoisasi terbuka dari Juventus ke Roma. Adapun Higuain baru saja kembali ke Turin usai menjalani satu musim peminjaman ke Chelsea yang dianggap gagal total karena tidak mencerminkan seorang penyerang tajam.

Kembalinya Higuain ke Juventus tidak benar-benar menjamin statusnya sebagai penyerang utama di musim depan. Banyak tanggapan jika dirinya hanya akan memenuhi bangku cadangan saja, sebagaimana Maurizio Sarri kelebihan stok penyerang.

Ketertarikan Roma sendiri didasari oleh potensi ditinggalkan Dzeko yang diketahui diminati oleh Inter Milan melalui sosok Antonio Conte yang sedang membangun skuat baru. Ditambahkan bahwa pengalaman Higuain memberikan pandangan positif kepada Roma untuk menjadi sosok yang pantas menggantikan posisi Dzeko.

Nama Higuain sendiri merupakan opsi kedua Inter ketika mereka sulit mendatangkan Romelu Lukaku. Kini agen sekaligus kakak dari Higuain, Nicola Higuain disebutkan tengah berada di Roma guna menjalin kemunikasi lebih dalam agar terciptanya transfer resmi.

Usut punya usut, transfer Higuain berjalan lancar. Kedua belah pihak diklaim menyetujui adanya kerjasama di musim baru nanti. Ditambahkan jika Roma disini ingin meminjam Higuain terlebih dahulu sebelum membelinya secara permanen dengan mahar 36 juta Euro.

Situasi ini memberikan pandangan baru bagi Juventus, disebutkan bahwa juara delapan kali beruntun Serie A Italia ini tengah mengincar jasa Romelu Lukaku dari Manchester United.

Matic Siap Panggul Beban Kapten MU

Nemanja Matic memperlihatkan sikap yang luar biasa berhati mental bajak usai mengakui siap meminggul beban berat jika nantinya ditunjuk sebagai kapten Manchester United yang baru di musim 2019-2020 mendatang.

Saat ini Setan Merah sedang berada dalam situasi yang baru usai ditinggal Antonio Valencia yang memutuskan kembali ke Ekuador di musim panas ini. Sejumlah nama pun sudah bermunculan, namun nama Matic sendiri direkomendasikan oleh mantan kapten Manchester United era 90an, Bryan Robson.

Ketika mendengar bahwa dirinya mendapatkan dukungan besar dari Robson, Matic mengaku siap untuk meminggul tanggung jawab besar sebagai kapten Setan Merah. Jika benar ini terjadi, Matic pun mengaku senang karena mendapatkan kepercayaan yang lebih besar daripada pemain lainnya.

“Selalu menyenangkan rasanya ketika seorang sehebat Mr.Robson mengatakan hal-hal yang baik mengenai saya. Rekomendasi itu berarti besar bagi saya. Saya memang salah satu pemain paling berpengalaman dalam tim ini, dan saya akan mencoba untuk memimpin tim ini dengan cara terbaik.” cetus Matic.

Matic tak lupa memberikan sanjungan kepada Robson dengan mengakui sangat senang bisa bertemu dengan salah satu gelandang terbaik dunia, dan rekomendasi yang dimunculkan sangat menyentuh hatinya. Adapun semua keputusan ada ditangan Ole Gunnar Solskjaer, disini Matic mengaku pasrah dan siap untuk berjuang demi kemajuan tim.

“Siap yang tahu tentang masa depan. Manajer harus membuat keputusan mengenai status kapten ini, dan apapun yang dia putuskan, maka kami akan merasa senang. Status kapten ini memang penting, namun jika kami memainkan sepakbola yang bagus dan berjuang satu sama lain, maka itulah yang terpenting.” tutup Matic.

Dalam hal ini Matic harus beradu ilmu dengan aura positif lainnya seperti Ashley Young, David De Gea dan Paul Pogba yang mendapat respon positif untuk bisa menjadi The Next kapten Manchester United.

Prediksi Skor Akurat Real Madrid Vs Atl. Madrid 27 Juli 2019

Prediksi Skor Bola akurat ICC Real Madrid Vs Atl. Madrid akan dilangsungkan hari Sabtu, 27 Juli 2019 pada pukul 06:30 WIB bertempat di Metlife Stadium.

International Champions Cup 2019 kembali menghadirkan pertandingan klasik dimana tim yang akan bertanding sekarang adalah Atl. Madrid vs Real Madrid sebagaimana pertandingan ini dijamin akan berjalan panas karena keduanya sama-sama berasal dari Madrid.

Tensi pertandingan antar kedua tim ini selalu menghadirkan ketegangan dan kekesalan terhadap penonton yang menyaksikan. Hal ini bisa dibuktikan ketika keduanya bertemu di ajang La Liga Spanyol dan apa yang sudah tercatat adalah sebuah pernyataan bahwa EL Real masih lebih baik dibandingkan Atl. Madrid.

Untuk pertandingan ini, skuat Real Madrid lebih meyakinkan dan mereka sangat berpeluang besar menutup pertandingan dengan kemenangan. Berbeda dengan Madrid, Atl. Madrid baru saja kehilangan beberapa pemain andalannya dan hal itu pastinya akan sedikit merubah gaya permainan tim secara keseluruhan.

Kondisi ini pun memberikan keyakinan kepada tim prediksi kami bahwa EL Real akan memenangkan pertandingan dengan skor telak 2-0 karena Atl. Madrid akan lebih banyak mencari karakteristik permainan baru dengan skuat tim yang sekarang.

Head To Head Real Madrid Vs Atl. Madrid:

[09.02.19] Atl. Madrid 1-3 Real Madrid
[30.09.18] Real Madrid 0-0 Atl. Madrid
[16.08.18] Real Madrid 2-4 Atl. Madrid
[08.04.18] Real Madrid 1-1 Atl. Madrid
[19.11.17] Atl. Madrid 0-0 Real Madrid

Lima Laga Terakhir Real Madrid:

[24.07.19] Real Madrid 3-2 Arsenal
[21.07.19] Bayern Munich 3-1 Real Madrid
[19.05.19] Real Madrid 0-2 Betis
[12.05.19] Real Sociedad 3-1 Real Madrid
[05.05.19] Real Madrid 3-2 Villarreal

Lima Laga Terakhir Atl. Madrid:

[24.07.19] Guadalajara Chivas 0-1 Atl. Madrid
[21.07.19] Numancia 0-3 Atl. Madrid
[21.05.19] Beitar Jerusalem 2-1 Atl. Madrid
[18.05.19] Levante 2-2 Atl. Madrid
[12.05.19] Atl. Madrid 1-1 Sevilla

Perkiraan Susunan Pemain Real Madrid Vs Atl. Madrid:

Real Madrid: Thibaut Courtois, Daniel Carvajal, Marcelo, Sergio Ramos, Varane, Luka Modric, Isco, Toni Kroos, Asensio, Karim Benzema, Hazard.

Atl. Madrid: Oblak, Vrsaljko, Savic, Gimenez, Lodi, Llorente, Saul, Partey, Koke, Felix, Morata.

Inilah Yang Membuat Guardiola dan Klopp Satu Pemikiran

Josep Guardiola menunjukkan sikap yang berbeda dari biasanya, dimana dia mendukung penuh pemikiran Jurgen Klopp yang ingin merubah sistem sepak bola Inggris di masa depan. Semua ini berawal ketika keluhan Klopp soal jumlah pertandingan yang harus dimainkan oleh pesepak bola khususnya Eropa.

Menurut Guardiola para pemain bisa menjadi sangat stress ketika disuruh bermain di sepanjang tahun. Diketahui bahwa Klopp baru saja mengeluarkan keluhan jadwal sepak bola yang diklaim semakin padat. Disini pelatih Liverpool tersebut merasa sangat bersedih dan kasihan dengan pemain-pemain yang tidak sempat beristirahat sebelum musim baru digelar.

“Jangka panjang kita harus merubah jadwal padat ini. Harus ada waktu istirahat. Ayo, biarkan mereka beristirahat. Beranilah. Jangan perlakukan setiap laga seperti itu adalah yang terakhir dalam satu dekade,” cetus Klopp.

Klopp memunculkan komentar tersebut berdasarkan hal yang dialaminya sendiri, dimana beberapa pemain Liverpool harus absen pada pramusim 2019. Mohamed Salah dan Sadio Mane masih belibur karena baru melewati AFCON, dan Roberto Firmino pun baru menyelesaikan Copa America.

Siapa sangka jika keluhan Klopp mendapat respon dari sang rival di Premier League Inggris, Guardiola. Menurut Guardiola, Klopp sudah berulang kali mengeluhkan masalah ini dan sekarang Guardiola menegaskan bahwa sangat penting bagi pemain untuk mendapatkan istirahat yang cukup.

“Jadwal ini sangat gila dan ini bakal membunuh pemain-pemain kami! Mereka harus beristirahat. Saya tidak ingin mereka kembali dalam kondisi lelah, atau mental mereka belum pulih setelah musim yang sangat sulit.” buka Guardiola.

Klopp memang tengah kehilangan Salah, Mane, dan Firmino, Guardiola tidak berbeda jauh dengan kepastian kehilangan Riyad Mahrez. Mahrez baru saja menjuarai AFCON bersama Algeria, dan sampai saat ini belum bisa bergabung lantaran pengajuan tambahan libur dipersetujui oleh pihak Manchester City, dan khususnya oleh sang pelatih.

“Kami memulai musim baru ketika Riyad Mahrez bahkan belum menyelesaikan musim lalu!” sindir Guardiola.

Guardiola memang wajar menunjukkan ekspresi kekesalannya, karena dia juga kehilangan banyak pemain dan bukan hanya Mahrez seorang. Disebutkan bahwa Sergio Aguero, Nicolas Otamendi, Gabriel Jesus, Ederson, dan Fernandinho juga melaju cukup jauh di Copa America 2019 yang sudah pasti membutuhkan waktu libur yang cukup panjang.

Dani Ceballos Dilema Pilih Arsenal Atau Tottenham?

Dani Ceballos terlihat sedang dalam situasi ragu-ragu dalam menentukan masa depannya. Hal ini tidak lepas dari dua pilihan yang bisa jadi akan menentukan masa karirnya sebagai pemain sepak bola profesional. Diketahui jika sang pemain mendapat perhatian dari dua klub asal London Utara, Tottenham dan Arsenal.

Dani Ceballos memang sudah dipastikan tidak akan masuk dalam rencana besar Zinedine Zidane di musim depan. Akan tetapi, sang pelatih Real Madrid tersebut tidak ingin melapasnya di bursa transfer musim panas 2019 ini.

Sejatinya memang ada keinginan Zidane untuk melepas Dani Ceballos, namun pelepasan itu hanya bersifat sementara dan tidak ingin kehilangan Dani Ceballos secara permanen. Sebelum dua klub besar Premier League tersebut, Dani Ceballos sempat mendapat penawaran dari AC Milan.

Bicara hubungan Milan dengan Madrid memang dikenal cukup baik, buktinya mereka baru saja mensukseskan transfer Theo Hernandez. Akan tetapi usaha Milan mendatangkan Dani Ceballos tidak berjalan baik, dimana pihak EL Real enggan melepas sang pemain dengan status sementara.

Terbaru ini muncul kabar bahwa Arsenal dan Tottenham siap untuk membajak Dani Ceballos. Kedua tim itu diklaim siap menjadikannya sebagai pemain penting di perjuangan kompetisi musim 2019-2020. Arsenal yang saat ini dilatih oleh Unai Emery terbilang mengenal siapa sosok Dani Ceballos.

Atas dasar itulah sang pelatih beranggapan jika Dani Ceballos pantas menggantikan posisi Aaron Ramsey yang secara resmi meninggalkan Arsenal menuju Juventus. Di lain sisi, Tottenham memiliki ketertarikan terhadap Dani Ceballos karena mereka sudah meliriknya sejak lama.

Sosok Mauricio Pochettino, adalah fans berat Dani Ceballos dan ingin sosoknya ada di skuat Tottenham musim depan. Terlepas dari ketertarikan serius dua klub London tersebut, Dani Ceballos belum memberikan respon pasti dan terlihat masih menikmati masa libur musim panas.

Saat ini Dani Ceballos tidak ikut serta dalam tur pramusim Real Madrid ke benua Asia dalam ajang ICC 2019 karena pihak klub memberikan waktu libur ekstra usai sang pemain ikut serta bersama timnas Spanyol di pentas Euro U-21 2019 dengan suskes keluar sebagai juara.

Berita Transfer: AC Milan Sukses Angkut Kiper Muda Denmark ke San Siro

Klub elite Serie A Italia, AC Milan baru saja memastikan diri mendapatkan penjaga gawang muda asal Dernmark, Andreas Jungdal. Perekrutan ini sangat jelas bahwa sang kiper diproyeksikan sebagai kiper masa depan yang terlihat begitu meyakinkan di usia mudanya.

Kepastian Milan mendatangkan Andreas Jungdal terlihat disitus resminya, dan menurut data yang ada, Milan sukses mendatangkan sang kiper dari Vejle Boldklub dnegan status permanen dengan durasi kontrak hingga 30 Juni 2022 mendatang.

Andreas Jungdal saat ini sudah tergabung bersama skuat Milan di level primavera dan tercatat sebelum kepastian ini terjadi, sang kiper sudah melakukan trial sejak bulan Februari kemarin. Status sekarang hanya tinggal memastikan saja bahwa Andreas Jungdal benar resmi milik Milan.

Sebagai seorang penjaga gawang, Andreas Jungdal merupakan sosok idel untuk menempati posisi krusial di dunia sepak bola tersebut. Lahir pada tanggal 22 Februari 2002, Andreas Jungdal memiliki tinggi badan mencapai 195 cm.

Berbicara pengalaman, maka Andreas Jungdal sudah cukup matang sebagaimana dia pernah bermain untuk timnas Denmarka U-17 dengan catatan enam pertandingan. Jika merujuk pada kasus bursa transfer musim panas 2019 ini, maka Milan bisa disebut bukanlah tim yang agresif dalam perburuan pemain.

Meski sukses mengunci dua pemain baru macam Theo Hernandez dan Rade Krunic. Namun dua pemain ini masih diprediksi belum cukup untuk mengembalikan Milan ke level tertinggi Serie A maupun Eropa. Terlihat Milan hanya melakukan aktifitas di dalam saja, terbukti mereka baru saja mempermanenkan status Franck Kessie, sedangkan Andre Silva kembali dari masa peminjaman di Sevilla.

Jadwal Milan ke depan adalah tur pramusim 2019 ke Amerika Serikat dengan agenda melawan tim-tim terbaik, Liga Amerika dan tentunya Liga Eropa dalam ajang Internasional Club 2019.

Denda Pajak Bisa Bikin Neymar Merapat ke Juve

Spekulasi masa depan Neymar di Paris Saint Germain masuk dalam edisi baru. Bukan lagi Barcelona yang diisukan menjadi harapan Neymar pergi dari Paris, melainkan muncul sosok baru yang diketahui memiliki sumber dana cukup besar di musim 2019 ini.

Klub yang dimaksud disini adalah Juventus. Menurut berbagai sumber, munculnya nama klub asa Serie A tersebut karena Neymar takut akan kasus pajak yang ada di Spanyol. Sudah menjadi berita biasa ketika Neymar dan PSG tidak akur, yang memperlihatkan Neymar mangkir dari skuat tim.

Dalam hal ini, Neymar meminta kepada PSG untuk dijual dan Barcelona menjadi tujuan utama sang pemain. Alasan Neymar kembali ke klub yang ditinggalkan pada musim 2016 itu sangat sederhana, dimana dia ingin kembali bermain bersama Lionel Messi dan Luis Suarez di lini serang Barcelona.

Menariknya disini ketika kabar Neymar tertarik merapat Juventus menghilangkan nama Barcelona. Agen sekaligus ayah Neymar Neymar Senior, diklaim tengah berada di Turin sejak dua hari lalu. Bisa dipastikan bahwa keberadaan sang agen bukan soal liburan, karena dirinya tertangkap kamera sedang melakukan pembicaraan dengan Direktur Juventus, Fabio Paratici yang diklaim membahas soal transfer Neymar.

Dilain sisi, muncul kabar menyebutkan jika otoritas pajak Spanyol sedang melakukan investigasi perihal status Neymar yang diduga melakukan pelanggaran pajak di tahun 2016 perihak bonus kontrak baru yang didapat dari Barcelona yang disebutkan melakukan pelanggaran sebesar 35 juta euro.

Pertama dan paling segara adalah ketika transfer Barcelona ke PSG pada 2016 silam. Harga jual Neymar saat itu mencetak 222 juta euro, dan yang kedua adalah bonus perpanjangan kontrak Neymar di Barcelona yang mencapai 26 juta euro.

Bonus yang disebutkan disini memang belum dilunasi oleh Barcelona, karena masih terkendala soal gugatan di pengadilan, dimana masih dalam proses investigasi otoritas pajak. Dalam hal ini, mereka begitu agresif kepada semua pemain bola khususnya klub-klub besar.

Bukan hanya Neymar seorang, bahkan Cristiano Ronaldo yang sudah secara resmi menjadi pemain Juventus juga masih dalam wacana investigasi otoritas pajak Spanyol. Mungkin hal inilah yang membuat Ronaldo tidak betah berlama-lama di negara dijuliki sebagai Matador tersebut.