Klub raksasa Inggris, Liverpool, saat ini sedang menguasai klasemen sementara Premier League musim ini. Namun kiper sekaligus kapten Bayern Munchen, Manuel Neuer, menyebut bahwa finalis Liga Champions tersebut masih terlalu rapuh.

Hasil drawing 16 besar yang diselenggarakan di Nyon, Swiss, hari Senin (17 Desember 2018) kemarin mempertemukan antara dua klub raksasa Eropa, Liverpool dan Bayern Munchen. Laga dua putaran antara dua tim itu akan dilangsungkan pada bulan Ferbruari dan Maret 2019 mendatang.

Pertemuan ini diyakini akan menyajikan sebuah pertandingan yang seru bagi penikmat sepak bola di seluruh dunia. Wajar saja, sebab kedua kesebelasan ini sedang menempati posisi papan atas di kompetisi domestik masing-masing.

Tahu Liverpool Berbahaya
Walaupun nyaris gagal lolos dari fase grup, namun Liverpool masih menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan. Di Premier League, pada akhir pekan kemarin, mereka mampu mengalahkan musuh bebuyutan mereka, Manchester United, dengan skor 3-1.

Performa tersebut jelas merupakan kabar buruk bagi Die Bavarians, yang saat ini tengah menempati peringkat tiga di klasemen Bundesliga Jerman. Namun sang kapten, Manuel Neuer, menganggap The Reds pun tidak senang lantaran harus bertemu dengan klubnya.

“Liverpool sedang menjalani musim yang sangat bagus, dan kami tahu mereka telah berhasil mencapai babak final Liga Champions musim lalu. Saya rasa mereka tidak senang bertemu kami,” ujar Manuel Neuer dalam situs pribadinya, seperti yang dikutip oleh Goal.

Punya Sisi Rawan
Di mata Neuer, permainan Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp tetap layak diwaspadai. Tetapi, kiper tim nasional Jerman ini tidak merasa gentar lantaran mereka masih menunjukkan sisi yang rapuh dan bisa direpotkan oleh lini serang timnya.

“Liverpool bisa melakukan serangan balik dengan cepat, serta berbahaya di depan gawang, namun mereka juga rawan seperti yang kami telah lihat. Dan mereka juga akan menghadapi serangan Bayern Munchen yang berbahaya,” tambahnya.

Rasa optimis Neuer juga disuarakan oleh sang pelatih, Niko Kovac. Beberapa waktu lalu, Kovac mengatakan bahwa dirinya percaya bisa lolos dari hadangan Liverpool walaupun peluang timnya tidak lebih dari 50 berbanding 50.