Thomas Tuchel secara tegas menolak andai anak asuhnya, Kylian Mbappe dibanding-bandingkan dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Menurutnya perbandingan itu tidak sejalan, lantaran Mbappe lebih pantas disamakan dengan Ronaldo Nazario yang merupakan salah satu penyerang bersejarah di dunia sepak bola.

Mbappe, 20 tahun tidak pernah berhenti dalam memberikan kejutan demi kejutan. Mbappe disebut sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di dunia sepak bola saat ini. Untuk itu, banyak yang berpendapat jika Mbappe akan menjadi penurus Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di masa mendatang.

Satu pencapaian terbaik Mbappe adalah berhasil mempersembahkan gelar juara dunia kepada Timnas Perancis. Tercatat Mbappe sebagai satu pemain yang tidak tergantikan dalam skuat inti Prancis di putaran final Piala Dunia 2018 Rusia kemarin.

Atas dasar itulah mengapa Tuchel tidak begitu menyukai jika Mbappe disamakan dengan Messi. Dalam pengakuannya, dia sudah melatih banyak pemain muda, namun Mbappe bukanlah tugas mudah, dia justru merasa tertantang. Baginya sosok Mbappe memiliki ambisi besar untuk selalu menjadi yang terdepan dalam perburuan gelar.

“Bocah itu [Mbappe] sangat lapar dan memiliki pribadi hebat di usia 20 tahun. Tidak selalu mudah [melatih Mbappe] karena dia yang berjiwa besar tidak selalu memilih jalan yang mudah. Dia menantang saya sebagai pelatih dan di saat yang sama, dia bocah yang luar biasa. Bagi saya, sikap seperti itu memang dibutuhkan.” ucap Tuchel.

“Untuk menantang saya, untuk menantang siapa pun yang ada di sekitarnya, dan karena dia memiliki gairah untuk jadi pemain yang sangat spesial dalam sejarah,”

Perbedaan antara Mbappe dan Messi coba diterangkan oleh Tuchel dengan melihat sosok Mbappe sebagai pencetak gol tunggal. Messi merupakan kreator, Mbappe adalah finisher.

Kylian adalah pencetak gol, dia bukan Messi. Dia bisa saja jadi pencetak gol terbaik di dunia dan dia sudah berada di jalur yang tepat. Saya sudah memikirkan perbandingan ini, tapi [Ronaldo Nazario] adalah contoh yang tepat, saya setuju,” tutup Tuchel.