Mbappe Diminta Tak Tinggalkan Monaco Musim Depan

kylian mbappe

Kylian Mbappe akan menjadi properti panas pada jendela transfer musim panas mendatang. Namun untuk kebaikan kariernya, Mbappe diminta bertahan selama satu musim lagi daripada menerima tawaran untuk bergabung dari klub-klub top.

Mbappe menjadi fenomena anyar musim ini berkat penampilan gemilangnya di Monaco yang membawa klub itu berbicara banyak di Ligue 1 ataupun Liga Champions. Cetakan 25 gol dilesakkan Mbappe di berbagai ajang termasuk 18 gol dalam 18 pertandingan terakhir.

Maka sah-sah saja apabila Mbappe lantas diburu banyak klub besar Eropa sebut saja Real Madrid, Barcelona, Manchester United, dan Chelsea. Dengan usianya yang masih 18 tahun, Mbappe sudah bisa menunjukkan potensi sebagai pemain terbaik di masa mendatang.

Berpindah dari Monaco ke salah satu klub top tersebut musim depan bisa menjadi batu loncatan pemain yang baru menjalani debut di skuat utama musim lalu itu. Akan tetapi alangkah baiknya Mbappe tak menghiraukan godaan-godaan tersebut.

Monaco dinilai adalah tempat yang pas untuk Mbappe meningkatkan kualitas serta mengasah kariernya sebelum nantinya dia betul-betul siap memperkuat sebuah klub besar. Bahkan Mbappe ditantang bisa lebih oke atau minimal bisa mempertahankan performanya musim depan.

“Dalam pandangan saya, Mbappe sedang menjalani proses pembentukan diri. Ia memiliki kapasitas untuk menjadi seorang pemain hebat. Dia membuat banyak gol, sangat cepat serta visi permainan yang jelas,” ujar eks pemain Monaco, Ludovic Giuly, seperti dikutip Soccerway.

“Paling tidak dia harus bertahan bersama Monaco satu musim lagi untuk melihat apakah semuanya berkembang dengan baik, apakah dia mampu meningkatkan diri,” sambungnya.

“Dari situ, apabila dia punya catatan dan performa yang sama seperti musim ini, maka dia bisa menjadi pemain hebat dimana klub yang ia tuju,” tutup Giuly.

Sayangnya Mbappe gagal memberi kontribusi maksimal setelah Les Rouges dikalahkan Juventus 0-2 pada leg I semifinal Liga Champions. Hasil itu membuat kans Monaco lolos ke final pun sangat tipis mengingat leg kedua berlangsung di Juventus Stadium.