Gelandang Manchester United, Nemanja Matic mengungkapkan bahwa hasil imbang melawan Burnley bukanlah hasil yang mereka harapkan. Namun Matic menyebut bahwa perolehan satu poin adalah sesuatu yang wajib mereka syukuri.

Pada pertandingan tersebut, Manchester United mengincar kemenangan enam kali berturut-turut mereka di Premier League pasca kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer. Namun yang terjadi di luar prediksi kebanyakan orang.

Bermain di Old Trafford, Manchester United harus bekerja keras menghadapi tantangan Burnley. Bahkan sampai pertandingan memasuki menit ke-87, tim tuan rumah masih berada dalam posisi ketinggalan dua gol.

Beruntung di tiga menit terakhir, tim yang sempat ditangani oleh Jose Mourinho ini berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Paul Pogba dan sundulan Victor Lindelof dan memaksa pertandingan berakhir sama kuat.

Harus Bersyukur dan Lebih Baik
Pada pertandingan tersebut, Manchester United tertinggal dua gol lebih dahulu setelah Ashley Barnes menjebol jala David De Gea pada menit ke-51. Kemudian, di menit ke-81, Chris Wood menggandakan kedudukan untuk tim tamu.

Nah, dalam tiga menit terakhir, terjadi kejadian dramatis. Paul Pogba berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-87 melalui eksekusi penalti. Di menit kedua injury time, Victor Lindelof mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan lewat golnya dan memastikan satu poin diraih.

“Saya pikir ini adalah dua poin yang hilang, kami yang kami harapkan adalah sesuatu yang lebih baik dari pertandingan ini. Kami ingin menang, tapi setelah tertinggal 0-2 kami harus bahagia dengan satu poin ini,” ujar Nemanja Matic.

“Tapi kami seharusnya bisa bermain lebih baik dari ini, melihat di mana kesalahan kami, untuk memperbaikinya dan bermain seperti kami dalam tujuh atau delapan pertandingan terakhir,” demikian kata Nemanja Matic mengakhiri pembicaraan.