Tim nasional Maroko memegang status sebagai tim yang tidak di unggulkan pada ajang Piala Dunia 2018. Tetapi, skuat yang disebut sebagai Atlas Lions tersebut miliki tekad untuk keluarkan semua kebolehan paling oke dan berikan kejutan.

Maroko tengah amankan tiket ke babak final Piala Dunia 2018 dengan berada di urutan pertama Grup C kualifikasi zona Afrika. Maroko mendulang 12 poin lewat 6 pertandingan, unggul 4 poin dari Pantai Gading yang berada di urutan 2.

Berada di Pot 4 pada pengundian Piala Dunia 2018 membuat tim nasional Maroko berada di Grup B yang isinya ada Portugal, Spanyol, dan Iran. Mereka akan bertemu dengan Iran pada partai perdana Grup B pada tanggal 15 Juni 2018 di Krestovsky Stadium.

“Ini merupakan grup yang tidak mudah, tetapi kami harus berusaha semaksimal mungkin. Tim akan siap bermain dengan oke,” ucap wakil kapten tim nasional Maroko, Mbark Boussoufa.

“Kami akan berhadapan dengan sejumlah tim yang luar biasa dan kami tahu apa yang akan berlangsung. kami cuma perlu menanti dan melihat apa yang terjadi,” sambung pemain gelandang klub Al Jazira tersebut.

Untuk Maroko, ini merupakan untuk pertama kalinya bermain di Piala Dunia, usai terakhir kali berlangsung di tahun 1998. Sampai saat ini, prestasi terbaik tim Atlas Lions di pesta sepak bola 4 tahunan itu ialah lolos ke-16 besar pada tahun 1986.

“Kalau kami tak mengatur target untuk lolos ke tahap berikutnya, lebih baik kami terus ada di rumah,” imbuh Boussoufa.

“Maroko tak pergi ke Piala Dunia hanya untuk ambil bagian, tetapi untuk memperlihatkan kebolehan kami. Kami akan lakukan semua yang kami bisa untuk melewati babak penyisihan grup,” kata dia.