Lyon berhasil memberikan puasa gol kepada Barcelona dengan mengakhiri laga skor akhir 0-0 di Prancis pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19. Disini Lyon tidak kalah dan tidak kemasukan gol, hasil ini tidak lepas dari kerja keras mereka dalam mempertahankan posisi krusialnya dibarisan pertahanan lewat gempuran yang dilancarkan oleh tim tamu.

Jika merujuk pada statment diatas, maka hal ini merujuk pada permainan Lionel Messi dan kawan-kawan. Barisan pertahanan Lyon sama-sekali tak bisa santai menghadapi permainan lincah dan cepat yang dimiliki oleh Messi.

Menghadapi Messi di atas lapangan bukanlah pekerjaan yang mudah, dan bisa dibilang menguras keringat, seperti yang disampaikan langsung oleh Leo Dubois selaku pemain bertahan Lyon. Adapun di pertandingan itu mereka sudah berusaha menetralkan barisan pertahanan dari kebobolan.

Akan tetapi, mereka tak sepenuhnya rapih dengan beberapa catatan berhasil ditembus oleh Barcelona dengan menghadirkan beberapa peluang. Catatan membuktikan ada total 25 tembakan. Messi bahkan mencatatkan sembilan tembakan.

Akan tetapi keberuntungan masih berpihak kepada tuan rumah dengan Messi, Luis Suarez, Ousmane Dembele, Sergio Busquets dan Philippe Coutinho masing-masing hanya mampu melepas satu tembakan tepat sasaran yang semuanya berhasil dimentahkan oleh kiper Lyon, Anthony Lopes.

“Barca memiliki satu pemain yang selalu membuat barisan pertahanan kami sibuk. Kami berusaha menjauhkan mereka dari tengah, karena mereka tak terlalu mengancam lewat sayap. Skor akhirnya tidak buruk,” tegas Dubois.

“Kami masih punya peluang untuk lolos, tapi kami tahu ini takkan mudah. Namun kami percaya pada diri kami sendiri,” harapan dari semua pemain Lyon.

Di pertandingan leg kedua nanti, Lyon akan bergantian bertandang ke markas Barcelona, Camp Nou pada tanggal 5 Maret 2019 mendatang. Di pertandingan kedua nanti, Lyone di prediksi akan menjadi bulan-bulanan Messi dan kawan-kawan karena mereka memiliki pengalaman buruk ketika berjumpa raksasa Spanyol tersebut.