Category Archives: Liga Italia

AS Roma ‘Sah’ Hadirkan Pemain Muda dari Turki

AS Roma sudah menginformasikan hadirnya sosok Cengiz Under dari Basaksehir pada hari Minggu, tanggal 16 Juli 2017. Pesepak bola internasional Turki tersebut dibeli dengan biaya sebesar 13.400.00 euro.

Bersama dnegan klun AS Roma, pesepak bola berumur 20 tahun tersebut meneken kontrak dengan durasi selama 5 tahun. Dirinya sebagai pesepak bola anyar ke-5 klub besar Italia tersebut di musim panas ini.

“Saya senang ada di sini dan amat berantusias untuk bertemu dengan penggemar,” ucap Cengiz setelah meneken kontrak seperti disapaikan halaman resmi klub-AS Roma.

“Misi saya ialah untuk dapat tampil di skuat inti sesegera mungkin,” ucapnya lagi.

Uniknya, I Giallorossi masih harus mengeluarkan sebanyak 1.500.000 euro lagi bila Cengis memenuhi target tampil main di musim depan. “Kami amat bahagia atas hadirnya Cengiz, pesepak bola dengan teknik dan kuaitas bermain yang baik,” ucap Monchi antusias selaku Direktur klub AS Roma.

“Kami yakin bahwasannya dirinya bakal cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan kemampuan dan juga bakatnya bakal menjadi tambahan yang sangat bernilau untuk tim kami,” ucapnya menambahkan.

Sebelum Cengiz, I Giallorossi sudah terlebih dulu menghadirkan 4 pesepak bola anyar. Yaitu Rick Karsdorp, Hector Moreno, Maxime Ganalons dan Lorenzo Pellegrini pada bursa transfer musim panas ini. Disamping itu beberapa nama seperti Antonio Rudiger, Leandro Paredes dan Mohamed Salah sudah angkat kaki dari klub.

Bonucci Pergi, Juve Mesti Hadirkan Marquinhos

Fabrizio Ravanelli yang merupakan sosok legenda pada skuat Juventus sempat mengaku terkejut atas pindahnya Leonardo Bonucci menuju klub AC Milan. Dirinya juga berharap Juventus dapat menghadirkan sosok Marquinhos selaku bek pada skuat Paris Saint Germain (PSG), untuk dijadikan pengganti dari pesepak bola berusia 30 tahun tersebut.

Verratti Bonucci sudah angkat kaki dari skuat Juventus dan memilih untuk bergabung ke AC Milan. Milan merekrutnya dengan uang sebesar 42.000.000 euro. Transfer tersebut cukup mengejutkan sebab sebelumnya Bonucci lebih sering dihubungkan dengan Manchester City dan Chelsea.

“Saya amat kaget. Ini menjadikan semua orang juga merasa terkejut. Namun Bianconeri merupakan skuat yang selalu ingin juara dan jika ada sedikit persoalan di klub, sebaiknua menyampaikan terima kasih dan selamat tinggal terhadap pesepak bola dan beres mempersoalannya,” ucap Ravanelli pada salah satu media.

“Saya rasa ini keputusan fifty:fifty oleh Juve dan Bonucci. Saya rasa, dan inilah opini saya, bahwasannya Bonucci berniat angkat kaki dari Juventus, dan Juventus menyatakan ‘Siap, tak ada masalah’. ”

Setelah kepergian Bonucci, Bianconeri langsung membidik sejumlah nama untuk dijadikan pengganti. Ravanelli juga menyarani Juventus untuk memburu tanda tangan Marquinhos.

“Juve perlu merekrut bek tangguh. Sosok seperti Thiago, Kostas Manolas atau Silva Marquinhos. Untuk saya, Marquinhos merupakan opsi yang tepat. Dirinya merupakan 1 dari 5 hingga sepuluh bek terbaik yang di dunia,” ucap Ravanell menambahkan.

Penyersalan Banega Hengkang dari Sevilla dan Gabung ke Inter Milan

Ever Banega comeback menuju Sevilla usai cuma 1 tahun mengenakan kostum Inter Milan. Dirinya direkrut pada jendela transfer musim panas ini.

Pesepak bola berumur 29 tahun tesebut pada awal bulan ini sudah resmi comeback menuju Sevilla. Dirinya meneken kontrak dengan durasi selama 3 tahun bersama dengan klub yang dibelanya sedari tahun 2014 tersebut.

Tak diberitahukan nilai transfer sang pesepak bola tengah tersebut. Akan tetapi, akun pasar memasukkan angka 9.000.000 euro atau setara dengan 135,5 milyar rupiah untuk kepindahan Banega.

Transfer itu menjadikan Inter Milan memperoleh keuntungan bila diingat di tahun 2016 musim panas mereka menghadirkan sosok Banega secara free(tanpa biaya transfer).

Karier 1 tahun Banega bersama dengan Inter Milan tak dapat dikatakan tak berhasil. Mengingat dirinya sanggup mencatatkan 6 gol dan delapan kali upaya dari  28 aksi yang dimainkan pada ajang Serie A.

Akan tetapi, dirinya menilai keputusan pergi dari Sevilla adalah suatu kesalahan. Banega juaga merasa beruntung dapat meperoleh peluang untuk memperbaiki kesalahan itu.

“Ketika menjalani sesuatu, seseorang bakal mengikuti kata hati,” ucap Banega seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Saya melakukannya, akan tetapi merupakan sebuah kesalahan bila pergi dari Sevilla. Maka, ini adalah waktu untuk memperbaikinya dan menyokong teman setim,” ucap dirinya.

Banega pernah berposisi sebagai pilar penting untuk klub yang berasal dari Andalusia tersebut sedari tahun 2014 sampai dengan tahun 2016.

Seama kurun waktu tersebut, Banega melakoni 94 laga di berbagai kompetisi dan mencatatkan dua belas gol ditambah Sembilan upaya.

Lorenzo Pellegrini Comeback Menuju AS Roma

AS Roma sudah menuntaskan transfer Lorenzo Pellegrini yang merupakan pesepak bola dari skuat Sassuolo. Untuk bisa menghadirkan sosok Pellegrini, Roma mesti membayar sebesar 10.000.000 euro atau setara dengan 151 milyar rupiah.

Sebenarnya, Lorenzo Pellegrini adalah lulusan dari akademi i Giallorossi. Akan tetapi AS Roma akhirnya membuat keputusan untuk menjual Pellegrini menuju Sassuolo padatahun 2014-2015 lalu.

Pellegrini memperoleh jam terbang yang harapkan kala berada di Sassuolo. 2 tahun mengenakan seragam Sassuolo, Pellegrini bermain sebanyak 53 kali dan memasukkan sebanyak gol.

“Dapat comeback menuju AS Roma itu spektakuler. Inilah yang menjadi misi saya sedari pertama saya angkat kaki menuju Sassuolo. 2 tahun yang menyenangkan bersama dengan mereka,” ucap Pellegrini seperti disampaikan oleh salah satu media   .

Bila dihitung Pellegrini sebagai pesepak bola yang multi. Dirinya dapat diposisikan sebagai pesepak bola tengah, atau striker lubang.

Akan tetapi berada di Sassuolo, Pellegrini lebih sering diposisikan selaku gelandang. Dari pos tersebut, dirinya menghasilkan 6 gol dan 7 kali upaya.

“Saya mau berterima kasih kepada i Giallorossi dan staf manajemen. Mereka kerap berbicara dengan saya. Mereka menjadikan saya merasa sadar, sebegitu mereka mengharapkan saya kembali,” ucap Pellegrini menutup.

Peepak Bola Ke-2

Lorenzo Pellegrini sebagai pesepak bola ke-2 yang direkrut AS Roma  pada jendela transfer 2017 (musim panas ini). Sebelumnya, Serigala Ibukota telah resmi memboyong Maxime Gonalons selaku pesepak bola milik Olympique Lyonnais.

Gonalons dibeli AS Roma dengan biaya transfer sebesar 5.000.000 pounds ditambah kontrak 4 tahun.

Renato Sanches dan Harapannya di Bayern Munich Musim Mendatang

Renato Sanches secara tegas mengungkapkan jika dirinya akan tetap bersama-sama memperkuat di Bayern Munich pada musim yang akan datang. Sanches ingin memperlihatkan jika dirinya akan tetap berupaya untuk mendapatkan posisinya kembali di tim utama mereka.

Renato Sanches merupakan salah satu pemain Bayern Munich yang diperoleh pada musim yang lalu dengan harga 35 juta euro dari Benfica. Harga tersebut kian naik, musim ini, pemain ini bernilai 80 juta euro, semuanya memang dilihat dari perkembangan performa dirinya.

Wajar jika Bayern akan tetap menjaganya apalagi saat itu Sanches sudah bermain dengan sangat baik di Benfica dan lalu sama-sama meraih keberhasilan di timnas Portugal dengan Piala Eropa 2017, yang kemudian membawanya menjadi pemain muda dalam kompetisi tersebut.

Namun, musim awal Sanches di Bayern ternyata tidak mudah. Sanches hanya berlaga di 25 laga untuk semua kompetisi mereka dan hanya terhitung sembilan kali sebagai starter. Hal ini menjadikan karirnya kian dipertanyakan apakah akan tetap bertahan di klubnya atau Sanches akan berpaling ke keklub lain pada 2017/2018 ini atau akan bergabung dengan Manchester United dengan biaya murah.

” Untuk saya, Bayern merupakan klub yang begitu bagus. Saya tidak mengetahui secara mendalam, namun untuk prinsip, saya akan tetap bersama dan bermain di sana. Walau, nanti tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan, saya tidak akan begitu kecewa. Tapi, saya ingin tetap bertahan dan bermain dengan sepenuh hati, ” ujar Sanches.

Lebih lanjut, Renato Sanches berharap dirinya tetap ingin berupaya dengan keras. Pastinya, hal ini membutuhkan waktu dan peluang untuk bermain dengan banyak di lapangan. Dengan begitu, dirinya merasa akan lebih yakin dan merasa siap.

Gabriel Paletta Akan Tinggalkan AC Milan

AC Milan tidak akan memperbaharui kontrak dari Gabriel Paletta. Sang agen pemain ini, yaitu Martin Guastadisegno, memaparkan jika kliennya akan segera hengkang dari klub ini.

Kontrak Paletta bersama AC Milan sejatinya akan usai pada tahun 2018 yang akan datang dan pemain asal Argentina tersebut memang tidak mendapatkan kontrak yang baru dari manajemen klub. Merasa tidak mendapat jaminan masa depan dengan Rossoneri, Gabriel Paletta akhirnya memutuskan segera meninggalkan klub ini.

” Kami menjumpai Milan dan kini pihak mereka juga tidak menginginkan kontrak baru pada pemain saya. kontrak Paletta tidak akan diperbaharui. Itu membuat kami akan segera mengharapkan klub menjual dirinya. Bersama Rossoneri, kami tetap menjalin hubungan yang baik dan mencapai penyelesaian yang terbaik, ” ungkap Guastadisegno.

Lebih lanjut, Martin Guastadisegno menilai jika Paletta akan mendapat beberapa tawaran dari banyak klub, seperti Genoa.

” Kami mengucapkan terima kasih untuk petinggi Genoa yang begitu menginginkan Gabriel dan berjumpa dengan saya di Milan, tapi sampai saat ini, kami belum dapat memberikan keputusan yang jelas karena masih mencari jalan terbaik, ” paparnya lagi.

Sang agen menuturkan jika mereka akan memberikan kepastian sampai beberapa minggu yang akan datang. Sesuai dengan beberapa tawaran yang terbaik untuk Paletta.

Gabriel Paletta sejatinya merupakan pilihan yang utama untuk sang pelatih Vincenzo Montella di posisi belakang. Ia sudah bermain 30 laga untuk Serie A di musim lalu. Akan tetapi, Paletta juga mendapat lima kartu merah di beberapa laga lain.

Dia memperoleh tiga kartu merah langsung dan dua dari akumulasi kartu kuning. Hal itu membuatnya menjadi pemain dengan sanksi kartu merah paling banyak selama berlaga di Serie A dan Liga Italia dengan total sembilan kartu.

Ventura Bahas Terkait Isu Belotti Menuju Paris St Gemain

Giampiero Ventura selaku manager pada skuat Italia, menyatakan bahwasannya dirinya bakal mendukung Andrea Belotti agar pindah menuju klub Paris Saint Germain(PSG) jika memang klub besar Prancis tersbeut menjadikan Belotti opsi pertamanya.

Seperti yang sudah diketahui, Belotti memang sudah sering diisukan atas kepindahannya menuju klub lain usai dirinya bermain Impresif di musim lalu bersama dnegan skuat Torino, yang mana dirinya telah mencatatkan dua puluh enam gol dan 8 kali upaya pada kompetisi Serie A.

Striker yang kini berusia 23 tahun itu belum lama ini telah meneken kontrak baru dengan klausul rilis senilai 100.000.000 euro yang cuma berlaku bagi klub diluar Italia.

Usai Manchester United dan AC Milan yang berminat untuk merekrutnya, berita teranyar mengatakan bahwasannya Paris Saint Germain pun berniat untung mendapatkan jasa dari striker tim nasional Italia tersebut.

“Paris Saint Germain langkah yang tepat bagi Belotti? Dengan egoisnya, lebih baik saya menjaga mata saya untuk selalu ada di Italia, lebih baik untuk saya. Tentu saja, tersebut tidak masalah. Saya merasa beruntung bahwasannya banyak pesepak bola telah lepas landas di bawah saya,” ucap Ventura.

“Jika dirinya pergi menuju Paris Saint Geraint sebab mereka memerlukan Belotti dan percaya dirinya merupakan pesepak bola yang tepat bagi mereka, jadi yaa.., saya bakal mendukung,” sambungnya.

“Namun jika dirinya pergi menuju Paris Saint Germain cuma untuk menghitung biayanya, ini sebuah pembicaraan yang berbeda, dirinya takkan menjadi tokoh utama. Saya berharap dia membuat keputusan yang tepat. Kami belum menyaksikan dirinya yang sebenar-benarnya, dirinya masih dapat melakukan lebih banyak lagi,” ungkap Ventura.

Fabio Borini Berharap Bisa Merapat ke Milan

Fabio Borini dikabarkan bekeinginan merapat menuju klub AC Milan. Penyerang yang sekarang perkuat klub Sunderland ini mengharapkan bahwa AC Milan secepatnya mengajukan tawaran kepada Sunderland.

Borini merapat menuju Sunderland di awal tahun 2015-2016 usai tak berhasil cemerlang bersama dengan skuat Liverpool. Ironisnya, karier pesepak bola yang kini berumur 26 tahun tersebut nyatanya tidak juga meningkat atas performanya bersama dengan skuat Sunderland.

Selama 2 tahun tampil main untuk Sunderland, Borini tellah bermain sebanyak 82 kali dan hanya mencatatkan enam belas gol. Dirinya sampai-sampai tak berhasil menyelamatkan Sunderland dari zona penurunan pada musim lalu.

Seperti disampaikan lewai salah satu media, tak berhasil di Inggris menjadikan Borini mau kembali menuju kampung halamannya di Italia. Eks penyerang AS Roma tersebut juga berharap I Rossoneri yang sedang sibuk pada jendelah transfer mulai mengincarnya.

Menurut akun pasan, Borini cuma mempunyai biaya transfer sebesar 5.100.000 pounds atau setara dengan 86 milyar rupiah dan masih memiliki kontrak dengan Sunderland sampai dengan bulan Juni tahun 2019 mendatang. Dengan biaya transfer tersebut, Borini amat sangat berpeluang diboyong AC Milan dengan syarat klub kota Mode tersebut tertarik untuk merekrutnya.

I Rossoneri tengah gencar pada jendela transfer pemain mengingat hadirnya investor yang berasal dari negri tirai bambu yang membawa uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Terbukti, AC Milan sudah menghadirkan 4 pesepak bola walau jendela transfer masih belum sah dibuka.

4 pesepak bola itu diantaranya Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva dan Franck Kessie. AC Milan pun dikabarkan pula sedang membidik sosok penjaga gawang Joe Hart untuk mengisi posisi Gianluigi Donnarumma atau sebagai pengganti dirinya.

Incoming search terms:

  • Borini Milan
  • Fabio Borini ke milan