Category Archives: Liga Italia

Untuk Tahan Napoli, Lazio Diminta Bermain Lebih Oke

Lazio miliki hasrat untuk menahan langkah Napoli yang tengah oke di Serie A. Simone Inzaghi akui kalau timnya tak hanya perlu bermain apik, namun juga perli bermain dengan berani untuk bisa wujudkan hal tersebut.

Lazio bakal berhadapan dengan Napoli pada hari Kamis (21/9/2017) dinihari WIB di lanjutan Serie A yang bertempat di Olimpico. Pertandingan ini diprediksi akan lekas berlangsung dengan sengit dan ketat, mengingat kedua kubu sampai saat ini masih belum pernah kalah.

Tuan rumah sekarang ini telah catatkan 3 hasil oke dan 1 hasil seri, yang bikin mereka berada di urutan 4 klasemen dengan nilai 10. Sementara Napoli berada di urutan teratas klasemen sementara, maka 1 dari 3 tim yang masih sempurna lewat 4 pekan bersama Juventus dan Inter Milan.

Inzaghi memprediksi sebuah pertandingan sengit, memikirkan sang lawan yang tengah berada dalam langkah tidak pernah kalah di liga. Telah sedari bulan Februari kemarin Napoli belum pernah kalah.

Terakhir kali Partenopei ditundukkan oleh Atalanta pada tanggal 26 Februari kemarin lewat laga yang berlangsung di San Paolo. Sedari periode tersebut mereka langsungkan 16 pertandingan dengan 14 di antaranya sukses meraih hasil positif.

“Lewat 16 laga terakhir, Napoli telah raih hasil oke 14 kali dan seri 2 kali. Mereka belum pernah kalah di liga sedari bulan Februari,” ucap Inzaghi.

“Mereka bersama dengan Juventus merupakan calon peraih Scudetto. Mereka telah pertahankan elemen-elemen penting di tim, mereka telah berusaha dengan baik untuk menolak banyak penawaran.”

“Kami akan perlu menampilkan permainan yang apik, kami juga harus bermain lebih oke daripada musim kemarin. Pada waktu tersebut kami hadir ke laga menghadapi Napoli usai 2 partai yang menguras dengan Roma dan Sassuolo, kami pantas menerima hasil negatif. Kami harus tunjukkan penampilan yang lebih berani. sebagai sebuah grup,” kata dia.

Leonardo Bonucci Tak Perdulikan Hujatan dari Fans Juventus

Leonardo Bonucci tidak mau menghiraukan terkait komentar buruk penggemar Juventus usai dirinya memilih merapat dengan skuat AC Milan. Sebelumnya, Dia juga  sudah pernah menerima hujatan yang serupa seperti yang ia alami saat ini.

Bek berusia 30 tahun itu hijrah menuju AC Milan pada jendela transfer 2017 (musim panas ini) usai ditebus dengan biaya sebesar 42.000.000 euro. Kepindahan Bonucci menuju AC Milan menimbulkan kontroversi mengingat Rossoneri merupakan pesaing dari Juventus di Italia.

Disamping itu, Leonardo Bonucci juga sebagai aspek penting didalam tim Juventus yang kerap menjadi pemenang Serie A selama 6 tahun terakhir. Dia memilih pindah sebab diprediksi mempunyai hubungan yang kurang baik dengan arsitek Juventus, Massimiliano Allegri yang terjadi belakangan ini.

Bonucci sudah terhitung sebagai pesepak bola Juventus sedari tahun 2010 silam usi hijrah dari Bari. Dia menyatakan sempat mendapatkan hinaan dari penggemar ditahun 2011 silam yang menjadikannya bisa saja meninggalkan Juventus pada saat itu. Namun sebab Bonucci sudah kebal terhadap komen-komen miring di sosial media tersebut, dan dia tetap bertahan sampai dengan tahun 2017 sebelum pindah ke AC Milan.

“Bila saya terpengaruh atas komen-komen yang ada di sosial media saya sudah hengkang dari Juventus sedari tahun 2011 lalu dan tahun ini saya takkan merapat dengan AC Milan,” ujar Bonucci.

“Mereka menyalahkan saya sebab saya berganti klub, namun di social media semua orang bebas menyampaikan apa yang mereka ingin katakana dan saya tidak ada dendam terhadap mereka,” ungkap Bonucci.

Juve Mendapat Kecaman Sebab Menjadi Sorotan

Daniele Rugani, yang merupakan sosok bek tengah pada skuat Juventus, menjawan kecaman yang menerpa skuatnya usai tunduk atas skor 0-2 kontra Tottenham Hotspur pada pertandingan pramusim yang dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 5 Agustus 2017 kemarin bertempat di Stadion Wembley–London. Pepesepak bola yang kini berusia 23 tahun tersebut mengatakan hal itu wajar sebab juve menjadi sorotan.

Christian Eriksen dan Harry Kane yang menjadi penyebab dari kritikan terhadap Juventus. 2 pesepak bola tersebut menjebol jaring milik skuat ‘Si Nyonya Tua’ ketika memasuki menit ke-10 dan menit ke-52.

“Suatu hal wajar mendapatkan komentar sebab kami adalah Juventus,” ucap Daniele Rugani kepada salah satu media, hari Rabu, tanggal 9 Agustus 2017.

“Semua mata menjurus kepada kami jauh melebihi klub yang lain,” ujar Rugani menambahkan.

Pada laga kontra Tottenham, selama 61 menit Rugani tampil dengan kata lain dirinya selalu ada di lapangan ketika Juventus kecolongan gol. Oleh sebabnya, dirinya menilai kecaman atau kritikan dapat menjaikam dirinya menjadi lebih baik.

“Kritikan menjadikan kami tetap rendah hati dan membantu kami agar tetap menambah kualitas kami,” ucap Rugani.

“Saya sendiri bakal berupaya untuk selalu berkembang,” ambahnya.

Penampilan Rugani juga termasuk menanjak selama 2 tahun belakangan. Hal tersebut nampak dari kepercayaan yang diberikan dari arsitek Massimiliano Allegri terhadap Rugani dari waktu bermain ditahun 2016 bermain 1.523 menit dan 2017 bermain 1.558.

Disamping itu, Rugani berhasil mencatatkan 3 gol di tahun lalu. bila dibandingkan dengan tahun 2015/16 yang mana tidak satu pun gol dirinya buat.

Lakon Rugani akan lebih diperhatikan usai kepergian bek gacoan Juve, yakni Leonardo Bonucci, menuju klub AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017 ini.

Andre Gomes Kembali Menjadi Targer Incaran Juve

Aktifitas transfer yang dilakukan Juventus masih belum selesai, Juve masih berupaya membeli pemain pada bursa transfer musim panas ini. Mereka juga masih berusaha menghadirkan satu pesepak bola tangguh untuk memperkuat lini tengah.

Beberapa  nama silih berganti masuk dalam daftar bidikan Si Nyonya Tua. Mulai dari Blaise Matuidi, Stevan N’Zonzi, sampai dengan Andre Gomes.

Yaa, Andre Gomes kembali menjadi target incaran Juve usai musim kemarin tak berhasil merekrutmya dari Valencia. Kina pemain yang berasal dari Portugal tersebut dipercaya sedang bingung mau meneruskan kariernya bersama FC Barcelona.

Musim lalu Gomes sempat dilirik Juventus untuk menjadi sosok pengganti Paul Pogba yang angkat kaki menuju skuat Setan Merah (Manchester United). Tetapi, pada waktu itu mereka gagal bersaing dengan FC Barcelona yang berani memberikan uang tebusan sebesar 50.000.000 euro dari Valencia.

Akan tetapi, selama berada di Camp Nou, pesepak bola berusia 24 tahun tersebut tak berhasil berkembang. Dirinya tak sanggup menembus tim inti. Bila sedang bermain, kadang kala dirinya dipaksakan menduduki pos yang tidak semestinya, seperti posisi bek kanan.

Bianconeri melihat hal tersebut sebagai kesempatan tang baik untuk meneruskan target mereka yang sempat tertunda. Salah satu media mengabarkan bahwac, Juventus tengah mempertimbangkan bakal mengajukan penawaran sebesar 30.000.000 euro untuk Gomes kepada FC Barcelona.

Hanya saja, Bianconeri tak sendirian sebagai klub yang meminati Gomes. Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, digadang-gadang sebagai salah satu pengagum dari pesepak bola tersebut dan siap untuk menyelamatkan kariernya.

AC Milan Kembali Mengejar Pemain Bintang Milik Lazio

AC Milan diberitakan bakal kembali memburu Keita Balde Diao yang merupakan pesepak bola bintang milik Lazio. Mereka tak keberatan menebus biaya sang pemain sebesar 30.000.000 euro. Dengan begitu, AC Milan bakal kembali bersaing dengan Inter Milan dan Juventus demi bisa menggaet pemain yang menjadi targer incaran sejak lama.

Masa kerja Keita di Lazio hanya tersisa 12 bulan. Dia sudah memutuskan tidak akan menambah masa kerjanya.

Pesepak bola yang berasal dari Senegal tersebut sempat gencar diberitakan sudah menemui kata sepakat bahwa dirinya baka merapat dengan klub Juventus. Akan tetapi, klub pemenang bertahan Serie A itu tidak ingin menebus biaya pesepak bola yang dibandrol dengan nilai 30.000.000 euro.

Seperti disampaikan dari salah satu media asal Italia, penawaran resmi yang diberikan Juventus kepada Lazio ttidak ada setengahnya. Disamping itu, Lazio pun takkan menjual pesepak bolanya tersebut kecuali usai laga Supercoppa Italia yang bakal dihelat pada tanggal 13/8/2017 mendatang.

Belum ada keputusan resmi dari Juve ini menjadikam AC Milan yang sudah lama mendambakan Keita kembali memiliki kesempatan untuk merekrutnya. Marco Fassone, selaku CEO AC Milan, sudah menyatakan bahwasannya Claudio Lotito, selaku presiden Lazio, bahwasannya pihaknya siap untuk memberikan uang sebesar 30.000.000 euro untuk Balde.

Selain Juventus, AC Milan juga bakal bersaing dengan Inter Milan dan Napoli. Dikabarkan bahwa Inter Milan akan baru mengajukan tawarannya secara resmi bila Ivan Perisic besedia pindah ke MU (Manchester United).

Disamping itu, AC Milan sudah memperoleh sepuluh pesepak bola anyar pada jendela transfer sejauh ini. Mereka masih memburu pesepak bola menyambut tahun 2017-2018 ini, setelah mendapat suntikan dana dari pengusaha asal Tiongkok.

Matias Vecino Resmi Jadi Pemain Inter Milan

Inter Milan akan segera meresmikan pemain baru mereka, yakni Matias Vecino. Pemain dari Fiorentina tersebut sudah menyelesaikan tes medisnya dan akan segera menyelesiakan proses transfernya dengan nilai 24 juta euro, di hari Rabu (2/8/2017), waktu setempat.

Beberapa media di Italia mengatakan jika Matias Vecino akan bersama-sama dengan tim Inter Milan dan itu sudah menjadi bagian dari impiannya selama ini. ” Ini merupakan waktu yang begitu istimewa untuk saya. begitu menyenangkan dapat bergabung dengan klub ini. Saat ini, saya sedang menanti waktu untuk berlatih bersama dan mulai saling mengenal satu sama lain. Serta mulai menjalani petualangan yang baru, ” papar pemain Timnas Uruguay tersebut.

Vecino sudah menjadi pemain di Serie A sejak 2013 yang lalu. Ia dibeli oleh Fiorentina dari klub Uruguay, yakni Nacional senilai 2,3 juta euro. Selama bersama La Viola, ia sempat menjadi pemain dengan status pinjaman, seperti di Cagliari dan Empoli pada musim 2014 lalu.

” Saya sudah menjadi pemain di tim Italia dalam waktu yang cukup lama. Saya rasa, saya dapat menjadi pemain yang lebih dari yang sudah saya kerjakan selama ini dan itu akan saya buktikan di Inter bersama timnya, ” paparnya.

Bersama Inter Milan, Matias Vecino dipastikan akan kembali bertemu dengan Borja Valero, mantan rekannya di Fiorentina, yang sudah lebih dulu bermain di Inter pada Juli lalu.

Setelah pemain 25 tahun ini resmi bergabung, akan ada pemain lain yang juga akan bermain di Inter Milan. Dia adalah Dalbert Henrique. Inter sudah bersedia membeli pemain ini dari Nice dengan harga 20 juta euro plus bonus, hingga 5 juta euro.

Nice akan memperoleh keberuntungan yang tinggi jika melepas Dalbert Henrique. Bahkan, melepas pemain dari Brasil itu bisa menjadi rekor penjualan termahal untuk klub ini. Sebelumnya, Nice sudah melepas Nampalys Mendy menuju Leicester City dengan nilai 17 juta euro di musim panas yang lalu.

Usai Mendapat Penolakan, AS Roma Tak Lagi Mengejar Mahrez

Usaha AS Roma untuk menghadirkan Riyad Mahrez kembali memperoleh penolakan dari Leicester City. tidak kunjung mendapatkan Mahrez, AS Roma siap mengalihkan target kepada pesepak bola lain.

Minggu lalu, pelatih Leicester City, Craig Shakespeare mengabarkan bahwasannya klub sudah menolak sebuah penawaran dari AS Roma untuk Mahrez. Dikabarkan, penawaran pertama tersebut masih jauh dari permintaan Leicester City yang mencapai 40.000.000 euro.

AS Roma selanjutnya menambahkan nilai penawaran tersebut. Salah satu media asal Italia mengabarkan I Giallorossi mengajukan penawaran 35.000.000 euro termasuk bonus untuk menghadirkan Mahrez. Namun penawaran tersebut kembali ditolak oleh The Foxes.

Mendapat 2 kali penolakan, I Giallorossi siap menghadang usahanya untuk menghadirkan Mahrez. Mereka tidak akan mengajukan penawaran lagi dan siap mengalihkan targetnya.

“Saya tak suka cuma mengejar 1 target, namu beberapa alternatif. Saya rasa itu lebih masuk akal. Salah satunya Mahrez, sesuatu yang telah diketahui masyarakat, namun para pemain lain yang kami bidik tak diketahui oleh media,” ucap bos Direktur Olahraga AS Roma, Monchi seperti ditulis pada resmi klub.

“Kami membuat 2 penawaran menuju Leicester City, yang ke-2 kami rasa adil. Usai itu kami menuntaskan pembicaraan dan saat ini kami mengerjakan aternatif lain,” ucap Monchi.

“Berapa persen kesempatan menemui kesepakatan? Saya tak tahu, tak ada ukuran dalam hal semacam ini. Mahrez merupakan salah satu alternatif, yaa.., namun dirinya bukan satu-satunya dan usai tawaran terakhir, kami siap menyaksikan adanya kemungkinan lainnya,” ujar Monchi.

Sepuluh Hari Bergabung, Cassano Hengkang dari Verona

Berita mengejutkan hadir dari eks striker AC Milan dan AS Roma, yakni Antonio Cassano. Pesepak bola yang sempat menjadi bintang di Serie A tersebut membuat keputusan angkat kaki dari Verona, klub yang belum lama menghadirkannya 10 hari yang lalu.

Dikabarkan lewat salah satu media asal Italia, Cassano diberitakan berencana untuk mengakhiri karirnya, rencana tersebut adalah untuk yang ke-2 kalinya. Seperti yang sudah tahu, striker berumur 35 tahun tersbeut mulanya berpredikat sebagai pengangguran, sebelum akhirnya diboyong oleh Verona pada tanggal 16/8/2017 lalu.

Maurizio Setti selaku Presiden Verona, menyampaikan bahwasannya alasan Cassano mundur ialah sebab persoalan mental.

“Pesepak bola ini tak dalam kondisi yang baik, meskipun dirinya terlihat baik dari segi fisik dan atletik,” ujar Setti seperti disampaikan lewat salah satu media.

“Secara profesional, Anda tak dapat menuding dirinya berbuat kesalahan. Terbukti, dirnya tak bisa santai dan berpikir secara jernih di dalam skuat dan dirinya mau berada di rumah. Kondisinya tengah labil. Sebentar dirinya berucap, sebentar kemudian dirinya diam. Tersebut memalukan, mengingat dirinya sempat melakukan semuanya dengan baik selama karier profesionalnya,” ucap Setti menjelaskan.

Disamping itu, Cassano membantah bahwasannya dirinya mau meninggalkan dunia sepakbola. Dirinya mengatakan cuma tak merasa pas dengan Verona.

“Saya tak memiliki rencana meninggalkan dunia sepakbola. Sederhananya saya hanya merasa kurang cocok dengan Hellas Verona,” berikut penyampaian Cassano yang diketik oleh istrinya, Carolina Marcialis, lewat akut pribadinya.

“Dari segi fisik saya amat baik. Saya tellah mengikuti persiapan selama lima belas hari. Akan tetapi, dari segi mental saya kurang tertarik untuk meneruskan karier bersama klub ini [Verona]!” ungkap Cassano menutup.