Category Archives: Liga Italia

Juventus Berharap Menangkan 3 Ajang Sekaligus

Juventus masih tetap berdiri pada 3 ajang berbeda sekaligus dan mereka miliki kesempatan untuk bisa menangkan ke 3 ajang tersebut di musim ini. Bianconeri miliki harapan untuk bisa membuatnya menjadi nyata.

Sebagai sang juara di Serie A lewat 6 musim terakhir, Juventus musim ini raih perlawanan yang cukup sengit dari Napoli. Mereka sekarang ini berada di urutan 2 di klasemen sementara, tertinggal 1 poin dari Napoli, usai ajang berlangsung salama 20 pekan.

Di arena Liga Champions, Juventus menjadi salah satu tim yang bakal bermain di babak 16 besar. Lawan mereka di babak ini ialah wakil Inggris, Tottenham Hotspur.

Sedangkan pada kompetisi Coppa Italia, Juventus yang jadi juara lewat 3 musim terakhir pun masih bertahan. Tim yang di besut Massimiliano Allegri tersebut bakal berhadapan dengan Atalanta pada babak semifinal.

“Kami hanya tertinggal 1 poin (di Serie A), namun saya perlu akui kalau Napoli telah lakukan beberapa hal luar biasa. Mereka amat terorganisir, mereka miliki para pemain yang luar biasa, dan mereka lapar sebab tidak menangkan scudetto sedari masanya Maradona,” ucap Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved.

“Kalau kami menangkan scudetto ketujuh secara berturut-turut, yang mana menjadi incaran kami, hal tersebut bakal jadi upaya untuk pertahankan titel yang paling berat,” kata Nedved.

“Kami masih ada di 3 ajang dan kami ingin menangkan semuanya. Prioritas paling besar untuk para pendukung kami ialah Liga Champions, namun prioritas saya ialah menangkan 3 ajang tersebut. Saya tidak pernah menurunkan keinginan saya dan saya apresiasi seperti apa para pemain kami terus berusaha,” imbuh bekas pemain gelandang Juventus tersebut.

Khedira Ingin Juve Rekrut Emre Can

Sami Khedira meminta agar Juventus bisa datangkan Emre Can. Ia ingin Juve dapat optimalkan kesempatan untuk merekrut Can di bursa transfer musim panas nanti.

Can selalu dihubungkan dengan Juve. Pemain gelandang internasional Jerman tersebut dikatakan menjadi pemain yang di tergetkan Bianconeri untuk bursa transfer musim panas yang akan datang.

Kabar tentang Can terus terdengar mengingat kontraknya di Liverpool bakal habis secepatnya. Masuk di 6 bulan terakhir dalam kontraknya, Can juga dapat pergi dengan cuma-cuma pada bursa transfer musim panas.

Khedira ingin agar Juve tidak sia-siakan peluang untuk datangkan Can. Kalau miliki kuasa, Khedira akan berusaha untuk merekrut pemain yang berumur 23 tahun tersebut.

“Saya kenal dengan Emre dengan amat baik. Pertama, ia merupakan seorang pemain yang amat oke. Ia masih muda, tentu dapat alami kemajuan, ia kuat dan berbakat tapi tentu saja ia perlu belajar,” kata Khedira.

“Dan kalau ada peluang Juventus dapat datangkan pemain ini, Anda perlu pakai peluang ini sebab saya piker ia bebas transfer di musim panas.”

“Maka, kalau saya seorang manajer, tentu saja saya bakal berusaha untuk datangkan dirinya,” tegas dia.

Inter Perlihatkan Karakter Kuat Lewat Adu Tos-tosan

Inter Milan mesti berusaha dengan keras agar bisa melangkah ke babak delapan besar Coppa Italia. Menangkan pertandingan hingga adu tos-tosan, Nerazzurri dikatakan miliki karekater yang kokoh.

Inter menangkan laga atas tim Serie C, Pordenone, dengan skor akhir 5-4. Hasil oke yang diraih pada hari Rabu (13/12/2017) dinihari WIB di Giuseppe Meazza, diraih dengan adu tos-tosan. Jalannya tos-tosan berlangsung hingga 7 pemain yang menendang.

Pelatih Inter, Luciano Spalletti akui kalau tim besutannya kerepotan dalam pertandingan mengadapi tim yang kastanya lebih rendah tersebut.

Walau begitu, bekas pelatih AS Roma tersebut pun memuji mental dari para pemainnya sampai sukses lolos dari babak 16 besar.

“Kami kerepotan untuk menjalankan alur bola, khususnya ketika babak pertama saat kami berusaha untuk merampungkan laga secara individu. Usai sejumlah menit berlalu, pertandingan seperti ini menjadi lebih sulit dilihat dari sudut pandang psikologi. Saya tahu tipe dari laga dan keadaannya,” imbuh Spalletti pada situs Inter.

“Pordenone tampil fisik di garis tengah. Mereka yang tidak dapat tampil kerepotan dengan hal ini. Kami tidak ada pada tingkat kami yang biasanya. Kami tampil oke selama babak kedua dan babak tambahan, bermain dengan lebih terstruktur.”

“Banyak anak perlihatkan kalau mereka miliki karakter kuat dan saya perlu puji mereka sebab pada akhirnya mereka dapat terus melangkah,” sambung dia.

Del Piero Sebut Emre Can Amat Cocok dengan Juventus

Pemain gelandang Liverpool Emre Can dikabarkan akan pindah ke Juventus. Alessandro Del Piero menganggap kalau Can memang pas untuk garis tengah Bianconeri.

Kelangsungan karier dari Can di Liverpool sementara menjadi tanda tanya. Pemain yang berumur 23 tahun tersebut masih belum menambah panjang kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim ini.

Sering kali klub disebut mulai dekati dirinya. Juventus, Borussia Dortmund, Bayern Munich, sampai Manchester City beritanya tertarik pada Can.

Beritanya yang sering terdengar ialah Juve jadi tim yang amat bernafsu merekrut Can. Raksasa Serie A tersebut dikabarkan akan bergerak pada bursa transfer pada bulan Januari yang akan datang.

Legenda Juventus, Del Piero, mengabarkan kalau Can akan amat cocok untuk Juve. Fisiknya yang kokoh akan cocok kalau ditandemkan dengan Sami Khedira dan Miralem Pjanic.

“Mungkin Juventus dapat sampai pada kata sepakat di bulan Januari. Mereka perlukan sosok seperti dirinya. Ia miliki fisik yang kuat, hebat dan bakal amat cocok dengan Sami Khedira dan Miralem Pjanic di tengah lapangan,” kata Del Piero.

Can telah tampil sebanyak 19 kali pada musim ini dan ciptakan 4 angka dan juga 4 kali assist, termasuk catatkan 1 angka ketika Liverpool tundukkan Brighton & Hove Albion dengan skor 5-1 pada akhir pekan kemarin.

Icardi Sebut Peluang Scudetto Inter Lihat Nanti

Inter Milan masih berada dalam trek perselisihan Scudetto. Pemain bintang Inter yaitu Mauro Icardi masih belum ingin terburu-buru membahas soal kesempatan juara untuk timnya.

Inter selalu mendekati Napoli di urutan teratas klasemen usai tundukkan Atalanta dengan skor 2-0 pada hari Senin (20/11/2017) dinihari WIB di Giuseppe Meazza. Icardi berikan inspirasi atas hasil oke tersebut usai cetak angka untuk Nerazzurri cuma dalam 10 menit pada babak kedua.

Hasilnya, Inter sekarang ini catatkan 33 poin cuma berjarak 2 poin dari Partenopei dan unggul 2 poin dari juara bertahan Juventus, dan juga 3 poin dari AS Roma di urutan 4 yang masih miliki 1 pertandingan sisa.

Inter yang sedang konsisten bikin mereka dipercaya bakal kembali jadi calon kuat juara usai sebelumnya sempat terpuruk di beberapa musim lalu. Tetapi, Icardi tegaskan target Inter ialah kembali ke Liga Champions.

“Ini merupakan sebuah hasil oke yang krusial sebab ini ialah apa yang kami harus perbuat. Kami hanya perlu berkonsentrasi pada diri sendiri dan raih hasil oke,” imbuh pemain penyerang Argentina tersebut.

“Jangan lupa 2 tahun yang lalu kami pernah berada di tempat paling atas klasemen ketika masih dipimpin oleh Roberto Mancini pada bulan Januari dan kemudian kami terjun bebas. Kita saksikan saja di bulan Mei akankah kami dapat berada di tempat itu lagi.”

“Incaran kami ialah lolos ke ajang Liga Champions dan kemudian baru saya dapat pikirkan sual Piala Dunia,” sambung Icardi.

Icardi tak cuma pertahankan Inter di papan atas Serie A. Tetapi, ia pun miliki kesempatan yang besar menjadi topskorer setelah catatkan 13 angka lewat 13 pertandingan, 2 cetak angka lebih sedikit daripada Ciro Immobile (Lazio), yang berada di urutan teratas. Buktikan kemampuan kamu dalam memperkirakan hasil pertandingan dengan mencoba taruhan bola terbaik dan dapatkan banyak hadiah menarik.

Sabar dengan Montella Milan!

Penampilan dari AC Milan pada musim ini bikin kelangsungan karier dari Vincenzo Montella terus jadi bahan perbincangan. Alangkah baiknya Rossoneri bersabar dengan pelatihnya tersebut.

Milan membuat bursa transfer musim panas kemarin terkejut dengan belanja besar yang mereka langsungkan. Harapannya ialah klub kota mode tersebut dapat bangkit dan berselisih di papan atas Liga Italia dan juga di ajang Liga Europa.

Namun sampai saat ini hasil belanja lebih dari 200 juta euro belum memperlihatkan kemajuan yang signifikan saat Milan malah masih naik-turun penampilannya. Di Serie A, Milan telah tunduk 5 kali lewat 12 pertandingan yang sudah lewat dan tertahan di urutan 7 dengan mengumpulkan 19 poin, berjarak 13 poin dari Napoli di urutan teratas.

Sedangkan di Eropa, Milan telah 2 pertandingan terakhir melawan AEK Athens terus gagal raih hasil oke sebab hanya imbang tanpa cetak angka. Tak heran saat posisi Montella sekarang ini digoyang menyusul penampilan yang ditunjukkan oleh Milan sekarang ini.

Namun, Milan diperingati sekali lagi kalau memecat Montella bukan jalan yang palung oke untuk meningkatkan posisi di klasemen sekarang ini. Montella perlu diberi waktu meramu skuat paling okenya mengingat sebagian besar ialah pemain baru dan tidak dapat langsung nyetel.

“Saya ingat saat mereka tunduk melawan Roma, semua orang inginkan Montella dikeluarkan. Di sinilah banyak orang yang berkuasa perlu berpikir pintar sebab mereka tahu ini pun kesalahan mereka,” ucap bekas pemain bek Milan, Marcel Desailly.

“Tidak peduli siapa yang menjadi manajer yang berada di dalam sistem ini, bergantung dengan pemain mana yang Anda rekrut. Sejumlah pemain yang Anda beli saat Anda tak membelinya sekarang, maka mereka dapat pindah ke klub lain di masa yang akan datang. Anda juga bakal kerepotan merekrut mereka sebab nominalnya terlalu mahal,” lanjut dia.

“Maka, Anda telah paham bahwa Anda sedang dalam masa transisi. Saya tahu fans, media akan membicarakan soal AC Milan, keuangan mereka begitu sehat dengan adanya investor Chian, mereka bisa membelanjakan banyak uang. Tidak, ini adalah musim transisi.”

“Mereka mungkin sangat percaya kalau mereka bakal berhasil dan naik tingkat dengan cara seperti ini. Namun hal tersebut tak berlangsung, maka ini cuma tentang bersabar dan menatap musim selanjutnya dengan adanya 3 atau mungkin 4 pemain oke dan juga miliki pengalaman,” kata dia.

Spalletti Merasa Puas dengan Langkah Inter

Inter Milan melanjutkan awal yang oke di Serie A dengan berhasil tundukkan tim promosi Benevento di giornata 7. Langkah Nerazzurri ini bikin sang pelatih Luciano Spalletti merasa amat puas.

Inter berhasil raih hasil oke dengan skor tipis 2-1 saat berhadapan dengan Benevento dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung pada hari Minggu (1/10/2017) di Stadio Ciro Vigorito. Marcelo Brozovic berhasil ciptakan semua angka pada laga yang dilangsungkan Inter itu, sementara 1 cetak angka balasan dari Benevento diciptakan atas nama Marco D’Alessandro.

Lewat hasil oke ini, Inter naik ke urutan 2 klasemen sementara Serie A dengan berhasil kantongi 19 poin, berjarak 2 poin dari Napoli yang ada di urutan teratas. Lewat 7 pertandingan yang telah berlangsung, mereka menangkan 6 kali kali dan 1 kali imbang.

Tetapi, tempat Inter masih dapat berubah. Mereka kemungkinan bisa turun ke urutan 3 sebab Juventus baru akan melangsungkan laga melawan Atalanta pada hari Senin (2/10/2017) dinihari WIB.

“Para pemain kami perlu merasa bangga sebab ini bukan pemberian dari orang lain. Kami layak meraih ini,” ucap Spalletti.

“Saya anggap kalau kami telah lakukan semuanya dengan upaya yang oke walaupun pada beberapa waktu tertentu kami tidak pertahankan kualitas tersebut,” kata dia.

“Saya merasa amat senang, amat puas. Merubah mentalitas tim sama sekali bukan hal yang mudah. Namun, tentu saja kami masih perlu lakukan perubahan,” ucap bekas pelatih AS Roma tersebut.

Montella Sebut Milan Memang Layak Dikritik

AC Milan masih belum tunjukkan performa yang konsisten. Sang pelatih tim, Vincenzo Montella, menyadari kalau Rossoneri memang layak jadi bahan kritikan.

Milan lakukan belanja pemain yang besar pada awal musim ini. Jumlahnya lebih dari 150 juta euro, sampai mereka lekas raih predikat tim unggulan dalam perebutan scudetto.

Namun, Milan bahkan bermain di bawah harapan. Lewat 5 laga terakhir di tiap kompetisi, Rossoneri 2 kali raih hasil negatif.

Tim yang tundukkan Milan tersebut ialah Sampdoria, yang meraihnya di Liga Italia akhir pekan kemarin ketika tunduk dengan skor 0-2. Satu lagi ialah Lazio, yang berhasil tundukkan Milan dengan skor akhir 1-4.

Montella keluhkan mental tim yang ia besut, ia pun tegaskan kalau Milan memang layak dikritik.

“Saya anggap kalau sejumlah kritik tersebut memang benar,” imbuh Montella.

“Adalah sebuah hal yang benar untuk atasi hal tersebut sekarang ini. Kami semua satu pemikiran kalau penampilannya di bawah tingkat Milan yang sebenarnya sekarang ini. Tujuan saya ialah untuk cari tahu kenapa hal ini berlangsung dan berusaha lakukan intervensi.”

“Awal-awal berbincang bersama klub, kemudian para pemain. Kami menyadari kalau kami perlu membuat mentalitas untuk raih hasil oke dengan cepat,” sambung dia.