Category Archives: Liga Italia

Sabar dengan Montella Milan!

Penampilan dari AC Milan pada musim ini bikin kelangsungan karier dari Vincenzo Montella terus jadi bahan perbincangan. Alangkah baiknya Rossoneri bersabar dengan pelatihnya tersebut.

Milan membuat bursa transfer musim panas kemarin terkejut dengan belanja besar yang mereka langsungkan. Harapannya ialah klub kota mode tersebut dapat bangkit dan berselisih di papan atas Liga Italia dan juga di ajang Liga Europa.

Namun sampai saat ini hasil belanja lebih dari 200 juta euro belum memperlihatkan kemajuan yang signifikan saat Milan malah masih naik-turun penampilannya. Di Serie A, Milan telah tunduk 5 kali lewat 12 pertandingan yang sudah lewat dan tertahan di urutan 7 dengan mengumpulkan 19 poin, berjarak 13 poin dari Napoli di urutan teratas.

Sedangkan di Eropa, Milan telah 2 pertandingan terakhir melawan AEK Athens terus gagal raih hasil oke sebab hanya imbang tanpa cetak angka. Tak heran saat posisi Montella sekarang ini digoyang menyusul penampilan yang ditunjukkan oleh Milan sekarang ini.

Namun, Milan diperingati sekali lagi kalau memecat Montella bukan jalan yang palung oke untuk meningkatkan posisi di klasemen sekarang ini. Montella perlu diberi waktu meramu skuat paling okenya mengingat sebagian besar ialah pemain baru dan tidak dapat langsung nyetel.

“Saya ingat saat mereka tunduk melawan Roma, semua orang inginkan Montella dikeluarkan. Di sinilah banyak orang yang berkuasa perlu berpikir pintar sebab mereka tahu ini pun kesalahan mereka,” ucap bekas pemain bek Milan, Marcel Desailly.

“Tidak peduli siapa yang menjadi manajer yang berada di dalam sistem ini, bergantung dengan pemain mana yang Anda rekrut. Sejumlah pemain yang Anda beli saat Anda tak membelinya sekarang, maka mereka dapat pindah ke klub lain di masa yang akan datang. Anda juga bakal kerepotan merekrut mereka sebab nominalnya terlalu mahal,” lanjut dia.

“Maka, Anda telah paham bahwa Anda sedang dalam masa transisi. Saya tahu fans, media akan membicarakan soal AC Milan, keuangan mereka begitu sehat dengan adanya investor Chian, mereka bisa membelanjakan banyak uang. Tidak, ini adalah musim transisi.”

“Mereka mungkin sangat percaya kalau mereka bakal berhasil dan naik tingkat dengan cara seperti ini. Namun hal tersebut tak berlangsung, maka ini cuma tentang bersabar dan menatap musim selanjutnya dengan adanya 3 atau mungkin 4 pemain oke dan juga miliki pengalaman,” kata dia.

Spalletti Merasa Puas dengan Langkah Inter

Inter Milan melanjutkan awal yang oke di Serie A dengan berhasil tundukkan tim promosi Benevento di giornata 7. Langkah Nerazzurri ini bikin sang pelatih Luciano Spalletti merasa amat puas.

Inter berhasil raih hasil oke dengan skor tipis 2-1 saat berhadapan dengan Benevento dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung pada hari Minggu (1/10/2017) di Stadio Ciro Vigorito. Marcelo Brozovic berhasil ciptakan semua angka pada laga yang dilangsungkan Inter itu, sementara 1 cetak angka balasan dari Benevento diciptakan atas nama Marco D’Alessandro.

Lewat hasil oke ini, Inter naik ke urutan 2 klasemen sementara Serie A dengan berhasil kantongi 19 poin, berjarak 2 poin dari Napoli yang ada di urutan teratas. Lewat 7 pertandingan yang telah berlangsung, mereka menangkan 6 kali kali dan 1 kali imbang.

Tetapi, tempat Inter masih dapat berubah. Mereka kemungkinan bisa turun ke urutan 3 sebab Juventus baru akan melangsungkan laga melawan Atalanta pada hari Senin (2/10/2017) dinihari WIB.

“Para pemain kami perlu merasa bangga sebab ini bukan pemberian dari orang lain. Kami layak meraih ini,” ucap Spalletti.

“Saya anggap kalau kami telah lakukan semuanya dengan upaya yang oke walaupun pada beberapa waktu tertentu kami tidak pertahankan kualitas tersebut,” kata dia.

“Saya merasa amat senang, amat puas. Merubah mentalitas tim sama sekali bukan hal yang mudah. Namun, tentu saja kami masih perlu lakukan perubahan,” ucap bekas pelatih AS Roma tersebut.

Montella Sebut Milan Memang Layak Dikritik

AC Milan masih belum tunjukkan performa yang konsisten. Sang pelatih tim, Vincenzo Montella, menyadari kalau Rossoneri memang layak jadi bahan kritikan.

Milan lakukan belanja pemain yang besar pada awal musim ini. Jumlahnya lebih dari 150 juta euro, sampai mereka lekas raih predikat tim unggulan dalam perebutan scudetto.

Namun, Milan bahkan bermain di bawah harapan. Lewat 5 laga terakhir di tiap kompetisi, Rossoneri 2 kali raih hasil negatif.

Tim yang tundukkan Milan tersebut ialah Sampdoria, yang meraihnya di Liga Italia akhir pekan kemarin ketika tunduk dengan skor 0-2. Satu lagi ialah Lazio, yang berhasil tundukkan Milan dengan skor akhir 1-4.

Montella keluhkan mental tim yang ia besut, ia pun tegaskan kalau Milan memang layak dikritik.

“Saya anggap kalau sejumlah kritik tersebut memang benar,” imbuh Montella.

“Adalah sebuah hal yang benar untuk atasi hal tersebut sekarang ini. Kami semua satu pemikiran kalau penampilannya di bawah tingkat Milan yang sebenarnya sekarang ini. Tujuan saya ialah untuk cari tahu kenapa hal ini berlangsung dan berusaha lakukan intervensi.”

“Awal-awal berbincang bersama klub, kemudian para pemain. Kami menyadari kalau kami perlu membuat mentalitas untuk raih hasil oke dengan cepat,” sambung dia.

Prediksi Laga Sassuolo Melawan Chievo Verona 15 Oktober 2017

Laga Serie A bakal pertemukan 2 kubu yaitu Sassuolo vs Chievo Verona pada tanggal 15 Oktober 2017 yang bertempat di Stadium Mapei Pada Pukul 20:00 wib,

Lewat data laga yang sudah Sassuolo lewati sekarang ini mereka sudah menempati urutan 15 di klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan catatkan 4 Poin, Sebagai Tuan Rumah tentu saja mereka bakal berusaha semaksimal Mungkin untuk raih poin penuh.

Sedangkan Chievo Verona ada di urutan 10 klasemen sementara  Liga Italia Serie A dengan catatkan 8 Poin, Tentunya mereka bakal berjuang seoptimal mungkin untuk dapat merah hasil oke pada laga nanti.

Berikut adalah sejumlah statistik dari kedua kubu.

Head To Head Sassuolo vs Chievo Verona :

12/02/17 Sassuolo 1 – 3 Chievo Verona
22/09/16 Chievo Verona 2 – 1 Sassuolo
14/02/16 Chievo Verona 1 – 1 Sassuolo
27/09/15 Sassuolo 1 – 1 Chievo Verona
04/04/15 Sassuolo 1 – 0 Chievo Verona

Lima Laga Terakhir Sassuolo :

27/08/17 Torino 3 – 0 Sassuolo
10/09/17 Atalanta 2 – 1 Sassuolo
17/09/17 Sassuolo 1 – 3 Juventus
20/09/17 Cagliari 0 – 1 Sassuolo
24/09/17 Sassuolo 0 – 1 Bologna

Lima Laga Terakhir Chievo Verona :

27/08/17 Chievo Verona 1 – 2 Lazio
09/09/17 Juventus 3 – 0 Chievo Verona
17/09/17 Chievo Verona 1 – 1 Atalanta
20/09/17 Genoa 1 – 1 Chievo Verona
24/09/17 Cagliari 0 – 2 Chievo Verona

Prediksi Susunan Pemain Sassuolo vs Chievo Verona :

Sassuolo : Consigli, Gazzola, Antei, Acerbi, Peluso, Pellegrini, Magnanelli, Missiroli, Ricci, Defrel, Ragusa,

Chievo Verona : Perin, Izzo, Burdisso, Sebastian, Antonelli, Edenilson, Rincon, Bertolacci, Lestienne, Kucka, Falque.

Kemungkinan laga nanti bakal dimenangkan oleh Chievo Verona

Untuk Tahan Napoli, Lazio Diminta Bermain Lebih Oke

Lazio miliki hasrat untuk menahan langkah Napoli yang tengah oke di Serie A. Simone Inzaghi akui kalau timnya tak hanya perlu bermain apik, namun juga perli bermain dengan berani untuk bisa wujudkan hal tersebut.

Lazio bakal berhadapan dengan Napoli pada hari Kamis (21/9/2017) dinihari WIB di lanjutan Serie A yang bertempat di Olimpico. Pertandingan ini diprediksi akan lekas berlangsung dengan sengit dan ketat, mengingat kedua kubu sampai saat ini masih belum pernah kalah.

Tuan rumah sekarang ini telah catatkan 3 hasil oke dan 1 hasil seri, yang bikin mereka berada di urutan 4 klasemen dengan nilai 10. Sementara Napoli berada di urutan teratas klasemen sementara, maka 1 dari 3 tim yang masih sempurna lewat 4 pekan bersama Juventus dan Inter Milan.

Inzaghi memprediksi sebuah pertandingan sengit, memikirkan sang lawan yang tengah berada dalam langkah tidak pernah kalah di liga. Telah sedari bulan Februari kemarin Napoli belum pernah kalah.

Terakhir kali Partenopei ditundukkan oleh Atalanta pada tanggal 26 Februari kemarin lewat laga yang berlangsung di San Paolo. Sedari periode tersebut mereka langsungkan 16 pertandingan dengan 14 di antaranya sukses meraih hasil positif.

“Lewat 16 laga terakhir, Napoli telah raih hasil oke 14 kali dan seri 2 kali. Mereka belum pernah kalah di liga sedari bulan Februari,” ucap Inzaghi.

“Mereka bersama dengan Juventus merupakan calon peraih Scudetto. Mereka telah pertahankan elemen-elemen penting di tim, mereka telah berusaha dengan baik untuk menolak banyak penawaran.”

“Kami akan perlu menampilkan permainan yang apik, kami juga harus bermain lebih oke daripada musim kemarin. Pada waktu tersebut kami hadir ke laga menghadapi Napoli usai 2 partai yang menguras dengan Roma dan Sassuolo, kami pantas menerima hasil negatif. Kami harus tunjukkan penampilan yang lebih berani. sebagai sebuah grup,” kata dia.

Leonardo Bonucci Tak Perdulikan Hujatan dari Fans Juventus

Leonardo Bonucci tidak mau menghiraukan terkait komentar buruk penggemar Juventus usai dirinya memilih merapat dengan skuat AC Milan. Sebelumnya, Dia juga  sudah pernah menerima hujatan yang serupa seperti yang ia alami saat ini.

Bek berusia 30 tahun itu hijrah menuju AC Milan pada jendela transfer 2017 (musim panas ini) usai ditebus dengan biaya sebesar 42.000.000 euro. Kepindahan Bonucci menuju AC Milan menimbulkan kontroversi mengingat Rossoneri merupakan pesaing dari Juventus di Italia.

Disamping itu, Leonardo Bonucci juga sebagai aspek penting didalam tim Juventus yang kerap menjadi pemenang Serie A selama 6 tahun terakhir. Dia memilih pindah sebab diprediksi mempunyai hubungan yang kurang baik dengan arsitek Juventus, Massimiliano Allegri yang terjadi belakangan ini.

Bonucci sudah terhitung sebagai pesepak bola Juventus sedari tahun 2010 silam usi hijrah dari Bari. Dia menyatakan sempat mendapatkan hinaan dari penggemar ditahun 2011 silam yang menjadikannya bisa saja meninggalkan Juventus pada saat itu. Namun sebab Bonucci sudah kebal terhadap komen-komen miring di sosial media tersebut, dan dia tetap bertahan sampai dengan tahun 2017 sebelum pindah ke AC Milan.

“Bila saya terpengaruh atas komen-komen yang ada di sosial media saya sudah hengkang dari Juventus sedari tahun 2011 lalu dan tahun ini saya takkan merapat dengan AC Milan,” ujar Bonucci.

“Mereka menyalahkan saya sebab saya berganti klub, namun di social media semua orang bebas menyampaikan apa yang mereka ingin katakana dan saya tidak ada dendam terhadap mereka,” ungkap Bonucci.

Juve Mendapat Kecaman Sebab Menjadi Sorotan

Daniele Rugani, yang merupakan sosok bek tengah pada skuat Juventus, menjawan kecaman yang menerpa skuatnya usai tunduk atas skor 0-2 kontra Tottenham Hotspur pada pertandingan pramusim yang dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 5 Agustus 2017 kemarin bertempat di Stadion Wembley–London. Pepesepak bola yang kini berusia 23 tahun tersebut mengatakan hal itu wajar sebab juve menjadi sorotan.

Christian Eriksen dan Harry Kane yang menjadi penyebab dari kritikan terhadap Juventus. 2 pesepak bola tersebut menjebol jaring milik skuat ‘Si Nyonya Tua’ ketika memasuki menit ke-10 dan menit ke-52.

“Suatu hal wajar mendapatkan komentar sebab kami adalah Juventus,” ucap Daniele Rugani kepada salah satu media, hari Rabu, tanggal 9 Agustus 2017.

“Semua mata menjurus kepada kami jauh melebihi klub yang lain,” ujar Rugani menambahkan.

Pada laga kontra Tottenham, selama 61 menit Rugani tampil dengan kata lain dirinya selalu ada di lapangan ketika Juventus kecolongan gol. Oleh sebabnya, dirinya menilai kecaman atau kritikan dapat menjaikam dirinya menjadi lebih baik.

“Kritikan menjadikan kami tetap rendah hati dan membantu kami agar tetap menambah kualitas kami,” ucap Rugani.

“Saya sendiri bakal berupaya untuk selalu berkembang,” ambahnya.

Penampilan Rugani juga termasuk menanjak selama 2 tahun belakangan. Hal tersebut nampak dari kepercayaan yang diberikan dari arsitek Massimiliano Allegri terhadap Rugani dari waktu bermain ditahun 2016 bermain 1.523 menit dan 2017 bermain 1.558.

Disamping itu, Rugani berhasil mencatatkan 3 gol di tahun lalu. bila dibandingkan dengan tahun 2015/16 yang mana tidak satu pun gol dirinya buat.

Lakon Rugani akan lebih diperhatikan usai kepergian bek gacoan Juve, yakni Leonardo Bonucci, menuju klub AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017 ini.

Andre Gomes Kembali Menjadi Targer Incaran Juve

Aktifitas transfer yang dilakukan Juventus masih belum selesai, Juve masih berupaya membeli pemain pada bursa transfer musim panas ini. Mereka juga masih berusaha menghadirkan satu pesepak bola tangguh untuk memperkuat lini tengah.

Beberapa  nama silih berganti masuk dalam daftar bidikan Si Nyonya Tua. Mulai dari Blaise Matuidi, Stevan N’Zonzi, sampai dengan Andre Gomes.

Yaa, Andre Gomes kembali menjadi target incaran Juve usai musim kemarin tak berhasil merekrutmya dari Valencia. Kina pemain yang berasal dari Portugal tersebut dipercaya sedang bingung mau meneruskan kariernya bersama FC Barcelona.

Musim lalu Gomes sempat dilirik Juventus untuk menjadi sosok pengganti Paul Pogba yang angkat kaki menuju skuat Setan Merah (Manchester United). Tetapi, pada waktu itu mereka gagal bersaing dengan FC Barcelona yang berani memberikan uang tebusan sebesar 50.000.000 euro dari Valencia.

Akan tetapi, selama berada di Camp Nou, pesepak bola berusia 24 tahun tersebut tak berhasil berkembang. Dirinya tak sanggup menembus tim inti. Bila sedang bermain, kadang kala dirinya dipaksakan menduduki pos yang tidak semestinya, seperti posisi bek kanan.

Bianconeri melihat hal tersebut sebagai kesempatan tang baik untuk meneruskan target mereka yang sempat tertunda. Salah satu media mengabarkan bahwac, Juventus tengah mempertimbangkan bakal mengajukan penawaran sebesar 30.000.000 euro untuk Gomes kepada FC Barcelona.

Hanya saja, Bianconeri tak sendirian sebagai klub yang meminati Gomes. Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, digadang-gadang sebagai salah satu pengagum dari pesepak bola tersebut dan siap untuk menyelamatkan kariernya.