Category Archives: Liga Inggris

Mane Sebut Dirinya Tak Ada Masalah dengan Klopp

Sadio Mane dan Juergen Klopp pernah ikut dalam perdebatan setelah pertandingan Liverpool melawan Chelsea kemudian. Mane mengatakan tidak ada yang terjadi antara dia dengan sang manajer.

Mane tanpa bisa ditebak dijadikan pemain cadangan oleh Klopp ketika menjadi tuan rumah berhadapan dengan Chelsea pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari WIB kemarin di Stamford Bridge. Mane sendiri baru tampil 2 menit sebelum laga terakhir.

Tak heran Mane tak dapat berbuat banyak untuk merubah hasil pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut. Pada akhir laga, Mane dan Klopp pun nampak tengah berdebat.

Kejadian tersebut juga kemudian menjadi bahan perbincangan para media Inggris setelah laga. Mane disebut merasa kesal dengan Klopp yang menariknya di pertandingan yang penting tersebut. Sedangkan Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah adalah trio andalan di garis serang Liverpool.

Berhubungan dengan hal tersebut, Klopp juga telah berikan penjelasan kalau keduanya cuma berdebat tentang posisi. Sedangkan Mane pun tegaskan bahwa tak ada persoalan apapun usai kejadian perdepatan dengan Klopp.

“Ia minta saya bermain di sisi kanan dan saya pernah meminta umpan ketika tampil di posisi nomor 9,” ucap Mane.

“Mo berada di sebelah saya dan pelatih berteriak, ‘Sadio pindah ke kanan’,” lanjut dia.

“Usai laga saya katakan pada pelatih bahwa lebih mudah kalau kamu katakan pada Mo untuk masuk sebab ia posisinya dekat denganmu.”

“Namun hal tersebut pembicaraan yang santai saja kok, bukan karena saya tak senang atau apapun. Tak ada masalah, saya cuma berusaha berbicara padanya dan menjelaskan kepadanya setelah laga.”

“Memang tak mudah dicadangkan. Hal tersebut merupakan periode yang tidak mudah untuk saya. Namun seperti inilah sepakbola. Yang penting saya telah kembali. Saya merasa amat baik,” kata Mane.

Lampard Optimis MU Juara Premier League

Legenda Chelsea yaitu Frank Lampard, amat optimis kalau Manchester United dapat menangkan ajang Premier League. Banyak faktor yang membuat semakin kuat hal tersebut.

City sekarang ini ada di urutan teratas klasemen Premier dengan poin 34 lewat 12 pertandingan. Hasil tersebut diraih oleh tim yang di besut oleh Pep Guardiola usai menangkan 11 pertandingan dan seri 1 kali.

MU menjadi tim paling dekat yang dapat tandingi City dalam perburuan titel. Mereka telah catatkan 26 poin lewat 12 pertandingan. Walau miliki selisih 8 poin, Lampard masih percaya kalau The Red Devils merupakan pesaing terdekat di Premier League.

Bagi pria yang berumur 39 tahun tersebut, tidak hanya karena faktor skuat yang apik, hadirnya sosok Jose Mourinho sebagai manajer MU pun jadi faktor utama. Ditambah dengan The Special One telah sangat mengetahui atmosfer sepakbola Inggris dengan pembuktian 3 titel liga bersama The Blues.

“Alasan mengapa Manchester United dapat menangkan liga, untuk saya, ialah para pemain, kualitas para pemain, saya menilai dari itu,” imbuh Lampard.

“Manchester City miliki sebuah skuat yang amat kokoh pada tahun ini, Chelsea pun miliki skuat kuat di starting eleven dan kalau tak ada yang menepi, saya anggap Chelsea amat kuat,” lanjut dia.

“Namun saya menyaksikan Manchester United dan mereka ada di sekitar area tersebut (di puncak klasemen) dengan tim yang amat kuat, khususnya karena manajer mereka dan untuk hal tersebut Manchester United dapat kompetitif hingga jelang akhir musim,” kata dia.

Spurs Perlihatkan Diri dengan Kalem

Tottenham Hotspur tidak ingin terlalu banyak berbicara sedaro pengundian fase grup ajang Liga Champions membuat mereka berada dalam grup yang berat. Ternyata Spurs sekarang ini malah men jadi juara grup.

Undian di ajang Liga Champions pada musim ini bikin Spurs dengan 2 lawan sulit, yaitu Real Madrid dan Borussia Dortmund. Satu tim lainnya ialah APOEL yang juga miliki peluang menjadi lawan yang menyulitkan.

Dilihat dari segi pengalaman di kancah Eropa, Spurs dapat dikatakan tertinggal dari Madrid dan Dortmund. Keduanya tidak hanya lebih konsisten bermain di Liga Champions, melainkan juga pemegang titel juara turnamen tersebut. Madrid telah 12 kali keluar sebagaijuara, sedangkan Dortmund 1 kali menangkannya.

Jadi, The Lilywhites tidak ingin muluk-muluk dan banyak bicara sehabis undian tersebut. Pengalaman pada musim kemarin saat tergusur setelah tunduk dalam perselisihan dengan AS Monaco dan Bayer Leverkusen menjadi pelajaran yang berharga. Saat hal tersebut Spurs merasa miliki kesempatan yang oke untuk lolos.

Nyatanya, pada musim ini anak-anak London utara bermain dengan meyakinkan. Spurs sudah pasti finis sebagai juara grup dengan 1 pertandingan yang tersisa. Catatkan nilai 13 lewat 5 partai, mereka tidak akan dapat disalip Madrid yang hanya selisih 3 poin sebab telah unggul secara head-to-head.

Sebuah bukti kalau Spurs telah naik tingkatnya.

“Musim sebelumnya, kami saksikan undiannya dan berpikir: Monaco, Leverkusen, dan CSKA, dan kami berpikir kalau kami miliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya,” ucap Pochettino.

“Kemudian undian ini muncul, kami saling memandang dan berpikir: Baiklah, kami bakal melewatinya dan tak bilang apapun. Dan saksikanlah saat kami berada di posisi pertama, urutan teratas klasemen.”

“Perjalanannya yang tidak mudah sebab Real Madrid dan Borussia Dortmund serta APOEL memang selalu sulit. Tapi kami mencoba menikmatinya dan tampil kompetitif serta mencoba menang, itulah idenya di tiap pertandingan.”

“Saya senang atas hasil ini, bisa memuncaki klasemen. Tapi kami menantikan untuk memainkan laga berikutnya,” kata dia.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Spurs akan menghadapi APOEL yang masih memperebutkan tiket transfer ke Liga Europa dengan Dortmund.

Klopp Akan Mainkan Matip saat Hadapi Chelsea

Para pendukung Liverpool tidak perlu merasa khawatir berhubungan dengan keadaan Joel Matip. Bek yang berasal dari Kamerun tersebut telah kembali fit dan sudah pasti akan tampil ketika berhadapan dengan Chelsea akhir pekan ini.

Matip menepi ketika Liverpool menangkan laga dengan skor 3-0 saat berhadapan dengan Southampton pada hari Sabtu kemarin. Ia alami cedera paha ringan ketika berlatih. Cedera tersebut pun bikin Matip tidak ikut dalam skuat melangsungkan laga di markas Sevilla tengah pekan ini.

Tidak heran kalau para pendukung merasa khawatir berhubungan dengan perkembangan Matip yang memang sedikit rentan cedera sedari bergabung pada musim kemarin. Matip telah lewatkan 10 laga sepanjang 1,5 tahun ini.

Untuk musim ini, Matip telah tampil sebanyak 17 kali di semua ajang dengan catatkan 1 angka. Berhubungan dengan keadaan Matip, para pendukung Liverpool paling tidak sudah bisa merasa tenang.

Karena Matip sekarang ini semakin membaik dan cederanya juga tidak terlalu parah. Hasilnya, pemain bek yang berusia 26 tahun terebut akan dimainkan ketika berhadapan dengan Chelsea pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari WIB yang akan datang di Anfield.

“Skuat baik-baik saja. Para pemain dalam keadaan yang normal, tak hanya Joel. Ia berada di Liverpool dan lakukan latihan penuh, maka semuanya oke-oke saja,” ucap sang manajer Liverpool, Juergen Klopp, pada situs resmi klub.

“Keadaannya baik-baik saja. Saya merasa ia miliki kesempatan besar untuk bermain pada hari Sabtu nanti, namun tak untuk pertandingan ini (melawan Sevilla) – terlalu cepat, namun keadaannya tak mengkhawatirkan,” lanjut dia.

Tidak hanya Matip, pemain kunci Liverpool lain yang akan beraksi secepatnya ialah Adam Lallana. Lallana tak ikut bermain sedari sesi pramusim kemarin sebab alami cedera pada bagian paha.

“Ia makin oke dari hari ke hari. Namun kami perlukan dirinya sampai akhir musim dan bukan cuma pekan berikutnya.”

“Ia sudah tidak sabar ingin tampil dan menyenangkan rasanya dapat turunkan dirinya lagi. Ini luar biasa,” kata Klopp.

Hazard: De Bruyne Paling Oke di Premier League

Walau rival di klub, Eden Hazard tanpa ragu memberi pujian pada kompatriotnya, Kevin de Bruyne. De Bruyne dikatakan olehnya sebagai yang paling oke di Premier League sekarang ini.

Sama-sama pemain tim nasional Belgia, Hazard dan De Bruyne sedang berselisih pada tingkat klub dengan tim masing-masing. De Bruyne bersama Manchester City sekarang ini masih unggul atas Hazard dengan Chelsea.

De Bruyne menolong City melangkah tidak terkalahkan di 11 pekan perdana ajang Premier League, menangkan 10 di antaranya. The Citizens sekarang ini unggul klasemen dengan nilai 31, unggul 9 poin dari Chelsea-nya Hazard di urutan 4.

Sosok De Bruyne memang tidak kecil. Ia terus menjadi starter di 11 laga itu, ciptakan 2 angka dan membuat 6 assist. Penampilannya itu bikin Hazard tidak segan-segan mengatakan kalau dia yang terbaik di liga sekarang ini.

“Kevin tentu merupakan pemain paling oke di ajang Premier League sekarang ini. Ia tampil dengan tim yang oke, namun hal tersebut pun lewat mereka tampil dengan amat oke,” ucap Hazard.

“Sistem permainan Guardiola telah memperlihatkan sendiri kualitasnya. Ia (De Bruyne) telah dikritik saat tampil untuk Belgia sampai saat ini, namun saya tak terus berpikir kalau hal tersebut adil.”

“2 terus mengeluarkan semuanya dan lakukan yang paling oke. Ia merupakan pemain yang luar biasa untuk tim kami,” sambung dia.

Sedangkan Hazard masih belum terlalu menonjol untuk Chelsea pada musim ini. Memulai musim dengan menepi pada 3 pertandingan dan perlu melangsungkan penyembuhan setelah cedera yang dialami pada bagian pergelangan kaki, Hazard sampai saat ini bermain pada 8 pertandingan dengan 1 cetak angka dan 1 kali assist.

Mengapa Tak ada David Luiz?

David Luiz tidak dimasukkan dalam skuat Chelsea untuk pertandingan menghadapi Manchester United. Apa alasan Conte tepikan pemain bek yang berasal dari Brasil tersebut?

Chelsea menjadi tuan rumah berhadapan dengan MU dalam laga lanjutan Premier League yang berlangsung pada hari Minggu (5/11/2017) malam WIB. The Blues raih hasil oke dengan skor 1-0 pada pertandingan itu lewat angka satu-satunya yang diciptakan oleh Alvaro Morata.

Pada laga itu, tidak ada David Luiz di barisan skuat Chelsea. Ia pun tak ada di dalam daftar nama pemain cadangan dan cuma menjadi pentonton.

Pada garis belakang, Conte mainkan pemain muda Andreas Christensen. Pemain geladang yang berusia 17 tahun Ethan Ampadu pun dimainkan ke dalam daftar pemain cadangan.

Keputusan tersebut lalu munculkan spekulasi tentang kelangsungan karier dari David Luiz. Ketika ditanya apakah David Luiz masih miliki kelangsungan karier di Stamford Bridge, Conte bilang kalau bekas pemain PSG tersebut perlu berusaha dengan keras untuk meraih lagi tempatnya.

“Saya tak tahu. Ia perlu berusaha amat keras, kalau tak mereka berada di bangku cadangan atau bangku penonton,” kata Conte.

Penampilan dari David Luiz memang tengah menjadi sorotan. Ia pernah merasa tak senang usai ditarik keluar saat Chelsea diimbangi AS Roma pada ajang Liga Champions. David Luiz pun bermain buruk ketika Chelsea tunduk dengan skor 0-3 melawan Roma di Stadion Olimpico.

Conte lalu beberkan alasan dirinya mencoret nama David Luiz. Sang manajer yang berasal dari Italia tersebut bilang keputusan untuk parkir David Luiz berhubungan dengan taktik.

Namun Conte 1 kali lagi tegaskan kalau siapa saja yang berpeluang untuk dipinggirkan kalau sedang tidak dalam penampilan yang oke.

“Ini amat sederhana, bukan? Amat sederhana. Pelatih yang perlu ambil keputusan terbaik untuk tim dan pada malam ini yang paling oke ialah tampil dengan Christensen dan menempatkan (Ethan) Ampadu di bangku cadangan. Pemain muda lainnya. Pemain yang amat oke untuk sekaran ini dan masa yang akan datang,” sambung Conte.

“Mungkin di masa yang akan datang saya dapat putuskan dengan cara berbeda atau selalu seperti ini. Hal tersebut normal. Saya perlu ambil keputusan untuk klub, bukan satu orang pemain.”

“Ini cuma ¬†keputusan taktik. Ini tidak mengherankan. Ini dapat berlangsung pada tiap pemain saya, kalau saya melihat mereka tak dalam keadaan oke. Ini biasa.”

“Saya ulangi lagi: Saya harus menghadapi setiap situasi dan kemudian kadang membuat keputusan penting. Hari ini saya melakukan ini dan saya pikir Christensen memainkan laga yang hebat. Saya sangat senang,” kata dia.

Tidak Terpikir Oleh City Akhiri Musim Terus Menang

Pertanyan sekarang ini ialah dapatkah Manchester City samakan catatan tidak pernah kalah selama 1 musim Arsenal? Bagi Kevin De Bruyne, hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan.

City bermain amat meyakinkan pada musim ini saat mereka masih belum pernah kalah sekali pun pada tiap ajang. Di Premier League, City sekarang ini ungguli klasemen dengan berhasil unggul 5 poin atas Manchester United.

Mereka juga bermain hebat dengan catatkan 35 angka lewat 10 pertandingan dan hanya 6 kali kebobolan. Tak heran penampilan yang hebat ini bikin City sekarang ini mulai disebut sebagai calon terkuat yang menjadi juara pada musim ini.

Tak heran mengingat penampilan dari City amat luar biasa dari penjaga gawang sampai garis depan. Belum lagi skuat yang banyak bikin sang manajer Pep Guardiola dapat dengan bebas mengkombinasikan skuat yang ia miliki.

City juga sudah mulai disamakan dengan skuat Arsenal pada musim 2003/2004 yang menjadi juara di liga tanpa 1 kali pun kalah. Namun kalau diminta ulangi pencapaian Arsenal tersebut, City berusaha realistis saja.

“Tak pernah kalah sepanjang 1 musim? Baiklah, hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak mudah. Saya merasa hal tersebut tak mungkin,” ucap De Bruyne.

“Level perselisihan di tempat ini amat besar, semua tim. Dengan semua rasa hormat, ini tak seperti 10 atau 15 tahun di mana ada sejumlah tim yang tak bisa tundukkan tim besar,” lanjut dia.

“Sekarang ini setiap pertandingan tersebut tidak mudah dan Anda perlu miliki mental kuat. Dan dengan adanya Liga Champions dan juga ajang doemsti, maka Anda akan bermain kurang naik pada sejumlah pertandingan dan malah tunduk. Namun sepanjang kami dapat bermain dengan konsisten, maka hal tersebut oke.”

“Tentu saja, oke kalau kami banyak raih hasil oke. Anda perlu terus pertahankan tekanan yang ada. Semoga saja kami dapat bermain dengan oke pada¬† 2 pertandingan ini dan tidak pernah kalah saat masuk pada jeda internasional. Hal tersebut berarti Anda berikan tekanan pada para tim lain,” kata dia.

Conte Puji Para Pemain Muda Chelsea

Sejumlah pemain muda Chelsea tunjukkan performa yang oke ketika menangkan laga atas Everton dengan skor akhir 2-1 di babak keempat Piala Liga. Manajer Antonio Conte pun memuji mereka.

Berhadapan dengan Everton pada hari Kamis (26/10/2017) dini hari WIB di Stamford Bridge, Chelsea menangkan laga dengan skor 2-1 lewat angka yang diciptakan oleh Antonio Ruediger dan Willian, yang dibalas oleh Dominic Calvert-Lewin. The Blues juga berhasil lolos ke babak perempat final.

Pada pertandingan tersebut, Conte memainkan pemain muda seperti Charly Musonda, Kenedy dan Ethan Ampadu turun sedari awal. Sedangkan sisanya ialah pemain cadangan seperti Davide Zappacosta, Willy Caballero, Michy Batshuayi, serta Danny Drinkwater yang melangsungkan debutnya.

Para pemain muda Chelsea tersebut bermain dengan oke. Kenedy bermain eksplosif di bagian sayap back, Ampadu kuat di garis tengah, sedangkan Musonda sering kali dapat berikan ancaman ke garis belakang Everton.

Cetak angka pertama Chelsea malah bermula dari umpan terukur Musonda yang dapat ditanduk oleh Ruediger. Conte juga amat puas menyaksikan performa pemain mudanya, ditambah dengan lawannya ialah Everton yang terus merepotkan.

“Performa kami amat oke, terutama pada babak pertama saat kami membuat kesempatan untuk ciptakan angka. Pada babak kedua, kami sedikit kerepotan, namun hal tersebut wajar saja ketika berhadapan dengan Everton,” kata Conte.

“Mereka tim yang oke dan baru saja ganti pelatihnya dan biasanya ini bakal menjadi sebuah pertandingan di mana para pemain ingin berikan banyak kontribusi. Untuk hal tersebut, pertandingan ini cukup menyancam untuk kami, namun saya merasa senang.”

“Namun saya merasa amat senang. Ada banyak hal baik lewat performa para pemain muda. Charly Musonda, Kenedy, dan Ethan Ampadu, mereka semua tampil amat oke. Penting untuk berikan mereka kepercayaan dan saya merasa bahagia mendapat tanggapan yang oke, yang memang saya nantikan.”

“Berita baik lainnya ialah senang dapat saksikan Danny Drinkwater untuk pertama kalinya,” sambung Conte.