Category Archives: Liga Inggris

Hazard: De Bruyne Paling Oke di Premier League

Walau rival di klub, Eden Hazard tanpa ragu memberi pujian pada kompatriotnya, Kevin de Bruyne. De Bruyne dikatakan olehnya sebagai yang paling oke di Premier League sekarang ini.

Sama-sama pemain tim nasional Belgia, Hazard dan De Bruyne sedang berselisih pada tingkat klub dengan tim masing-masing. De Bruyne bersama Manchester City sekarang ini masih unggul atas Hazard dengan Chelsea.

De Bruyne menolong City melangkah tidak terkalahkan di 11 pekan perdana ajang Premier League, menangkan 10 di antaranya. The Citizens sekarang ini unggul klasemen dengan nilai 31, unggul 9 poin dari Chelsea-nya Hazard di urutan 4.

Sosok De Bruyne memang tidak kecil. Ia terus menjadi starter di 11 laga itu, ciptakan 2 angka dan membuat 6 assist. Penampilannya itu bikin Hazard tidak segan-segan mengatakan kalau dia yang terbaik di liga sekarang ini.

“Kevin tentu merupakan pemain paling oke di ajang Premier League sekarang ini. Ia tampil dengan tim yang oke, namun hal tersebut pun lewat mereka tampil dengan amat oke,” ucap Hazard.

“Sistem permainan Guardiola telah memperlihatkan sendiri kualitasnya. Ia (De Bruyne) telah dikritik saat tampil untuk Belgia sampai saat ini, namun saya tak terus berpikir kalau hal tersebut adil.”

“2 terus mengeluarkan semuanya dan lakukan yang paling oke. Ia merupakan pemain yang luar biasa untuk tim kami,” sambung dia.

Sedangkan Hazard masih belum terlalu menonjol untuk Chelsea pada musim ini. Memulai musim dengan menepi pada 3 pertandingan dan perlu melangsungkan penyembuhan setelah cedera yang dialami pada bagian pergelangan kaki, Hazard sampai saat ini bermain pada 8 pertandingan dengan 1 cetak angka dan 1 kali assist.

Mengapa Tak ada David Luiz?

David Luiz tidak dimasukkan dalam skuat Chelsea untuk pertandingan menghadapi Manchester United. Apa alasan Conte tepikan pemain bek yang berasal dari Brasil tersebut?

Chelsea menjadi tuan rumah berhadapan dengan MU dalam laga lanjutan Premier League yang berlangsung pada hari Minggu (5/11/2017) malam WIB. The Blues raih hasil oke dengan skor 1-0 pada pertandingan itu lewat angka satu-satunya yang diciptakan oleh Alvaro Morata.

Pada laga itu, tidak ada David Luiz di barisan skuat Chelsea. Ia pun tak ada di dalam daftar nama pemain cadangan dan cuma menjadi pentonton.

Pada garis belakang, Conte mainkan pemain muda Andreas Christensen. Pemain geladang yang berusia 17 tahun Ethan Ampadu pun dimainkan ke dalam daftar pemain cadangan.

Keputusan tersebut lalu munculkan spekulasi tentang kelangsungan karier dari David Luiz. Ketika ditanya apakah David Luiz masih miliki kelangsungan karier di Stamford Bridge, Conte bilang kalau bekas pemain PSG tersebut perlu berusaha dengan keras untuk meraih lagi tempatnya.

“Saya tak tahu. Ia perlu berusaha amat keras, kalau tak mereka berada di bangku cadangan atau bangku penonton,” kata Conte.

Penampilan dari David Luiz memang tengah menjadi sorotan. Ia pernah merasa tak senang usai ditarik keluar saat Chelsea diimbangi AS Roma pada ajang Liga Champions. David Luiz pun bermain buruk ketika Chelsea tunduk dengan skor 0-3 melawan Roma di Stadion Olimpico.

Conte lalu beberkan alasan dirinya mencoret nama David Luiz. Sang manajer yang berasal dari Italia tersebut bilang keputusan untuk parkir David Luiz berhubungan dengan taktik.

Namun Conte 1 kali lagi tegaskan kalau siapa saja yang berpeluang untuk dipinggirkan kalau sedang tidak dalam penampilan yang oke.

“Ini amat sederhana, bukan? Amat sederhana. Pelatih yang perlu ambil keputusan terbaik untuk tim dan pada malam ini yang paling oke ialah tampil dengan Christensen dan menempatkan (Ethan) Ampadu di bangku cadangan. Pemain muda lainnya. Pemain yang amat oke untuk sekaran ini dan masa yang akan datang,” sambung Conte.

“Mungkin di masa yang akan datang saya dapat putuskan dengan cara berbeda atau selalu seperti ini. Hal tersebut normal. Saya perlu ambil keputusan untuk klub, bukan satu orang pemain.”

“Ini cuma  keputusan taktik. Ini tidak mengherankan. Ini dapat berlangsung pada tiap pemain saya, kalau saya melihat mereka tak dalam keadaan oke. Ini biasa.”

“Saya ulangi lagi: Saya harus menghadapi setiap situasi dan kemudian kadang membuat keputusan penting. Hari ini saya melakukan ini dan saya pikir Christensen memainkan laga yang hebat. Saya sangat senang,” kata dia.

Tidak Terpikir Oleh City Akhiri Musim Terus Menang

Pertanyan sekarang ini ialah dapatkah Manchester City samakan catatan tidak pernah kalah selama 1 musim Arsenal? Bagi Kevin De Bruyne, hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan.

City bermain amat meyakinkan pada musim ini saat mereka masih belum pernah kalah sekali pun pada tiap ajang. Di Premier League, City sekarang ini ungguli klasemen dengan berhasil unggul 5 poin atas Manchester United.

Mereka juga bermain hebat dengan catatkan 35 angka lewat 10 pertandingan dan hanya 6 kali kebobolan. Tak heran penampilan yang hebat ini bikin City sekarang ini mulai disebut sebagai calon terkuat yang menjadi juara pada musim ini.

Tak heran mengingat penampilan dari City amat luar biasa dari penjaga gawang sampai garis depan. Belum lagi skuat yang banyak bikin sang manajer Pep Guardiola dapat dengan bebas mengkombinasikan skuat yang ia miliki.

City juga sudah mulai disamakan dengan skuat Arsenal pada musim 2003/2004 yang menjadi juara di liga tanpa 1 kali pun kalah. Namun kalau diminta ulangi pencapaian Arsenal tersebut, City berusaha realistis saja.

“Tak pernah kalah sepanjang 1 musim? Baiklah, hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak mudah. Saya merasa hal tersebut tak mungkin,” ucap De Bruyne.

“Level perselisihan di tempat ini amat besar, semua tim. Dengan semua rasa hormat, ini tak seperti 10 atau 15 tahun di mana ada sejumlah tim yang tak bisa tundukkan tim besar,” lanjut dia.

“Sekarang ini setiap pertandingan tersebut tidak mudah dan Anda perlu miliki mental kuat. Dan dengan adanya Liga Champions dan juga ajang doemsti, maka Anda akan bermain kurang naik pada sejumlah pertandingan dan malah tunduk. Namun sepanjang kami dapat bermain dengan konsisten, maka hal tersebut oke.”

“Tentu saja, oke kalau kami banyak raih hasil oke. Anda perlu terus pertahankan tekanan yang ada. Semoga saja kami dapat bermain dengan oke pada  2 pertandingan ini dan tidak pernah kalah saat masuk pada jeda internasional. Hal tersebut berarti Anda berikan tekanan pada para tim lain,” kata dia.

Conte Puji Para Pemain Muda Chelsea

Sejumlah pemain muda Chelsea tunjukkan performa yang oke ketika menangkan laga atas Everton dengan skor akhir 2-1 di babak keempat Piala Liga. Manajer Antonio Conte pun memuji mereka.

Berhadapan dengan Everton pada hari Kamis (26/10/2017) dini hari WIB di Stamford Bridge, Chelsea menangkan laga dengan skor 2-1 lewat angka yang diciptakan oleh Antonio Ruediger dan Willian, yang dibalas oleh Dominic Calvert-Lewin. The Blues juga berhasil lolos ke babak perempat final.

Pada pertandingan tersebut, Conte memainkan pemain muda seperti Charly Musonda, Kenedy dan Ethan Ampadu turun sedari awal. Sedangkan sisanya ialah pemain cadangan seperti Davide Zappacosta, Willy Caballero, Michy Batshuayi, serta Danny Drinkwater yang melangsungkan debutnya.

Para pemain muda Chelsea tersebut bermain dengan oke. Kenedy bermain eksplosif di bagian sayap back, Ampadu kuat di garis tengah, sedangkan Musonda sering kali dapat berikan ancaman ke garis belakang Everton.

Cetak angka pertama Chelsea malah bermula dari umpan terukur Musonda yang dapat ditanduk oleh Ruediger. Conte juga amat puas menyaksikan performa pemain mudanya, ditambah dengan lawannya ialah Everton yang terus merepotkan.

“Performa kami amat oke, terutama pada babak pertama saat kami membuat kesempatan untuk ciptakan angka. Pada babak kedua, kami sedikit kerepotan, namun hal tersebut wajar saja ketika berhadapan dengan Everton,” kata Conte.

“Mereka tim yang oke dan baru saja ganti pelatihnya dan biasanya ini bakal menjadi sebuah pertandingan di mana para pemain ingin berikan banyak kontribusi. Untuk hal tersebut, pertandingan ini cukup menyancam untuk kami, namun saya merasa senang.”

“Namun saya merasa amat senang. Ada banyak hal baik lewat performa para pemain muda. Charly Musonda, Kenedy, dan Ethan Ampadu, mereka semua tampil amat oke. Penting untuk berikan mereka kepercayaan dan saya merasa bahagia mendapat tanggapan yang oke, yang memang saya nantikan.”

“Berita baik lainnya ialah senang dapat saksikan Danny Drinkwater untuk pertama kalinya,” sambung Conte.

Koeman Salah Karena Tidak Rekrut Pengganti Lukaku

Ronald Koeman sudah tak bersama Everton menyusul awal yang buruk pada musim ini. Koeman dianggap telah lakukan kesalahan terbesar berhubungan dengan Romelu Lukaku.

Koeman dikeluarkan dari kursi jabatan manajer Everton pada hari Senin (23/10/2017). Sang manajer yang berasal dari Belanda tersebut tidak berhasil antarkan timnya mengawali dengan apik usai cuma raih hasil oke 2 kali pada 9 pekan pertama dan sudah menelan 5 hasil negatif.

The Toffees juga sekarang ini ada di zona degradasi, baru cetatkan 8 poin. Cuma Bournemouth (7) dan Crystal Palace (3) yang miliki nilai lebih jelek.

Sedangkan pada bursa transfer musim panas kemarin Everton telah berbelanja dengan jor-joran. Mereka datangkan para pemain seperti Davy Klaassen, Jordan Pickford, Michael Keane, Gylfi Sigurdsson, Sandro Ramirez, dan Wayne Rooney.

Namun bekas pemain gelandang Everton Peter Reid menganggap kalau Koeman telah lakukan kesalahan yang fatal ketika tidak persiapkan pengganti posisi Lukaku. Walau telah tahu dari jauh-jauh hari kalau Lukaku bakal keluar pada musim panas lalu, ia tidak berusaha dekati pemain dengan talenta oke.

Sedangkan Lukaku telah jadi pencipta angka utama mereka lewat 4 musim terakhir, bikin jumlah 87 angka lewat waktu tersebut di semua kompetisi. Praktis Everton hanya merekrut Sandro dan Rooney di posisi penyerang untuk musim ini. Baru Rooney yang memperlihatkan kontribusi dengan ciptakan 4 angka sampai saat ini.

“Saya merasa sekitar 1 tahun kemarin para fans Everton dan klub tahu kalau Lukaku bakal keluar. Nah, jika saya menjadi manajernya, prioritas saya ialah raih seorang penyerang anyar,” ucap Reid.

“Saya tidak peduli siapa yang lakukan pembelian, siapa yang menjual, jika Lukaku pergi maka yang pertama dipikirkan ialah penyerang anyar. Everton tidak lakukan itu.”

“Saya merasa Pickford, si penjaga gawang, gemilang sampai saat ini. Tak hanya itu, rasanya para pemain anyar lainnya tengah alami sedikit kerepotan. Namun Lukaku mestinya diganti dengan pemain penyerang yang memiliki kualitas tinggi. Klub tidak  lakukan itu dan hal tersebut merupakan kesalahan yang amat besar bagi saya,” kata dia.

Matic Ingin Seperti Vidic di MU

Nemanja Matic tengah rasakan awal masa depannya bersama Manchester United. Matic miliki tujuan pribadi yaitu raih keberhasilan seperti seniornya, Nemanja Vidic.

Vidic, yang sekarang ini sudah gantung sepatu, telah catatkan pencapaian besar sampai 8 tahun bermain bersama MU. Bersama Rio Ferdinand, Vidic membuat duet yang kokoh pada barisan belakang Setan Merah yang dinilai menjadii salah satu pasangan bek tengah paling oke di klub.

Bersama MU, Vidic dapatkan 9 titel utama: 5 gelar Premier League, 3 Piala Liga, dan 1 kali Liga Champions. Beberapa trofi tersebut masih ditambah dengan 5 Community Shield dan 1 Piala Dunia Antarklub.

Matic Hijrah ke MU dari Chelsea pada musim panas. Pemain sepakbola yang berumur 29 tahun tersebut jadi salah satu pendatangan sang manajer MU Jose Mourinho, yang ikut merekrut Romelu Lukaku dari Everton dan pemain bek muda Swedia Victor Lindelof dari Benfica.

Sekarang ini MU menunjukkan langkah impresif. MU ada di urutan 2 klasemen sementara Premier League dengan cuma berjarak 2 poin dari tetangganya, Manchester City berada di urutan teratas. Sementara di Eropa, MU diambang lolos menuju tahap knockout setelah menangkan 3 laga pertama mereka.

“Ia (Mourinho) sudah membuat sebuah tim dengan potensi besar dan kami miliki semuanya untuk raih hasil oke. Kami bakal lakukan yang paling oke untuk sampai pada hasil yang sempat diraih oleh generasi sebelumnya,” imbuh Matic.

“Kenyataan kalau saya tampil untuk United merupakan puncak dari masa depan saya dan semua yang saya raih di dalam sepakbola,” lanjut dia.

“Vidic sempat berbicara soal respek besar di Manchester. Ia tinggalkan prestasi yang hebat di United. Saya bakal lakukan yang paling oke untuk ulangi lagi keberhasilan yang sempat diraih oleh Vidic, dan saya sadar kalau hal tersebut bakal amat tidak mudah.”

“Saya tak ingin mereka bertanya pada saya suatu hari nanti ‘Apa yang kamu perbuat di tempat ini? ‘saya merasa bangga dapat ikuti jejak dia, dan malah sekalipun saya cuma raih setengah respek Vidic dari pendukung, saya masih merasa amat senang.”

MU bakal berhadapan dengan tim promosi Huddersfield Town di Stadion John Smith’s dalam lanjutan Premier League, akhir pekan ini.

Neville Percaya Mourinho Senang Mane Tidak Tampil

Liverpool tidak dapat memainkan Sadio Mane, yang tengah alami cedera, saat berhadapan dengan Manchester United pada akhir pekan ini. Phil Neville percaya hal tersebut bakal membuat sang Manajer MU Jose Mourinho merasa senang.

Mane perlu absen beberapa waktu. Pemain internasional Senegal itu alami cedera hamstring dan kemungkinan harus beristirahat sampai 6 enam pekan.

“Bagi saya Mane adalah kehilangan besar untuk Liverpool,” imbuh Neville.

“Kalau Anda menjadi Jose Mourinho dan persiapkan tim untuk pertandingan seperti ini, dengan Mane dan Mo Salah di kedua sisi, dan Roberto Firmino di tengah (dari deretan 3 pemain depan), Anda bakal miliki pemikiran, ‘kedua full back saya tidak dapat berupaya untuk maju pada hari ini, mereka perlu bertahan sampai 90 menit. kalau Philippe Coutinho atau Alex Oxlade-Chamberlain ditampilkan pada posisi tersebut, Anda mengetahui kalau Antonio Valencia dapat merangsek ke depan sebab dia tidak perlu menjaga Mane.”

“Saya anggap kalau Mane sepenting itu untuk Liverpool, dalam konteks melakukan tekanan tinggi di depan dan energinya. Bagi saya dia merupakan sosok kunci dan pemain paling oke Liverpool. Ia sukar ditebak, dia dapat menangkan laga sendirian, dia dapat optimalkan kesempatan yang kecil seperti apa pun yang dapat bikin Liverpool menangkan laga,” kata dia.

Hal tersebutlah kenapa pemain MU dalam periode 1994–2005 tersebut mengatakan kalau Mourinho bakal merasa senang Mane absen di laga yang berlangsung pada hari Sabtu (14/10/2017) besok di Anfield, biarpun juga tidak dapat andalkan sejumlah pemain andalan mereka.

“Dia adalah sebuah kehilangan yang besar untuk Liverpool dan saya anggap kalau Mourinho bisa bilang dia masih dapat tangani keadaan tanpa Paul Pogba dan Marouane Fellaini, dengan adanya pilihan pada tim, dan bakal merasa senang kalau Mane tak ikut tampil,” ujar Neville.

Ibra kembali di Laga MU Lawan Arsenal?

Zlatan Ibrahimovic masih berada dalam proses pemulihan akibat cedera lutut yang ia alami. Ada berita yang mengatakan kalau Ibrahimovic dapat kembali pulih dengan cepat dan comeback ketika Manchester United berhadapan dengan Arsenal pada bulan Desember nanti.

Ibrahimovic alami cedera pada bagian ligamen lutut (ACL) pada bulan April kemarin yang bikin ia divonis perlu menepi sampai dengan akhir tahun ini. Dikarenakan cedera tersebut juga kontrak Ibrahimovic pernah tidak ingin diperbarui oleh MU.

Namun, pada proses yang berlangsung Ibrahimovic alami kemajuan yang amat cepat dalam proses penyembuhannya dan pada bulan Agustus kemarin, kubu Setan Merah kemudian memberinya kontrak baru kembali untuk musim ini.

Kembalinya Ibrahimovic tentu amat dinantikan manajer Jose Mourinho mengingat sumbangsih pemain yang berasal dari Swedia tersebut pada musim kemarin. Ibrahimovic merupakan topskorer klub dengan berhasil ciptakan 28 angka pada tiap ajang.

Menurut berita yang baru, Ibrahimovic dikatakan akan berlatih seperti biasa kembali di bulan November besok dan kembali ke lapangan hijau pada awal Desember, ketika mereka berhadapan dengan Arsenal pada tanggal 2 Desember.

Belum ada kabar yang pasti dari pihak MU sampai saat ini berhubungan dengan kemajuan Ibrahimovic. Namun sekalipun Ibrahimovic perlu tunda comebacknya lebih lama lagi, MU tidak semestinya merasa khawatir karena Romelu Lukaku sekarang ini pun bermain dengan tajam dengan catatkan 10 angka lewat 9 performa di semua ajang.

“Saya telah mengetahui kalau Zlatan bakal diberi kontrak kembali namun saya tak ingin bilang pada siapa-siapa. Saya merasa senang dan kami perlu pemain dengan karakter seperti dirinya,” ucap Lukaku.

“Saya merasa Zlatan bakal berikan banyak hal untuk kami. Saya merasa ia miliki sebuah misi, yaitu menangkan ajang Premier League dan kami berharap menolong dirinya sampai pada tujuan tersebut,” lanjut dia.