Category Archives: Bola Dunia

Neymar Semakin Menggila

Tidak sempat berlangsung selama 10 tahun terakhir ada pemain yang ikut dalam tercetaknya 6 angka di 1 pertandingan Ligue 1. Dinihari tadi, Neymar lakukan itu.

PSG cetak banyak angka ketika berhadapan dengan Dijon dalam lanjutan Liga Prancis pada hari Kamis (18/1/2018) dinihari WIB. 2 cetak angka Angel Di Maria, 1 dari Edinson Cavani, dan 4 cetak angka lewat Neymar membuat mereka sekarang ini bertengger kokoh di urutan teratas klasemen dengan unggul 11 poin dari Lyon di urutan 2.

Neymar menjadi bintang lewat pertandingan itu bukan cuma karena 4 angka yang ia catatkan. Pemain sepakbola yang paling mahal di dunia tersebut pun mengkreasikan 2 kali assist.

Sedari Opta mulai mencatat statistik sepakbola pada tahun 2006/2007, tak ada pemain di Ligue 1 yang dapat ikut ambil bagian dalam tercetaknya 6 angka di 1 laga.

Neymar jadi pemain pertama lewat 10 tahun terakhir yang ikut langsung dalam tercetaknya 6 angka lewat 1 pertandingan di Liga Prancis.

Sedari direkrut dengan mahal dari Barcelona, bintang yang berasal dari Brasil tersebut terus bermain dengan mengesankan. Total ia terlibat tercetaknya 40 angka PSG di semua ajang, dengan rincian 24 cetak angka dan 16 kali assist. Angka itu ia raih cuma lewat 23 laga saja. Sedangkan di Liga Prancis, ia lesakkan 11 angka dan 9 kali assist.

Lewat 4 angka yang dicatatkan Neymar, 2 di antaranya ia lesakkan dengan cara yang berkelas. Cetak angka yang merubah kedudukan menjadi 4-0 dicatatkan Neymar lewat sepakan bebas, sedangkan pada angka ketiga ia lakukan aksi individu lewati sejumlah pemain dari tengah lapangan.

Walau menang besar dan Neymar ikut dalam tercetaknya 6 angka, laga tersebut sisakan ganjalan untuk pihak PSG. Hal tersebut berhubungan dengan aksi Neymar yang tak berikan Cavani untuk lakukan eksekusi penalti yang dapat bikin dirinya catatkan rekor sebagai pemain paling banyak cetak

Catatan Buruk Hadapi Tim Inggris Hantui Juventus

Juventus bakal berhadapan dengan Tottenham Hotspur di fase knock-out ajang Liga Champions. Bianconeri dihantui oleh catatan buruk berhadapan dengan tim Inggris.

Undian pada babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung pada hari Senin (11/12/2017) malam WIB di Nyon tengah pertemukan Juve dengan Spurs pada babak 16 besar. Terundi dengan klub yang berasal dari Inggris tersebut jadi seperti sebuah pesan awal yang buruk untuk ‘Si Nyonya Tua’.

Lewat catatan Opta, lewat 5 pertemuan terakhir berhadapan denganwakil Inggris di tahap gugur ajang Eropa, Juve tidak pernah keluar sebagai seorang pemenang. Langkah buruk mereka diawali pada musim 1998/1999.

Pada waktu itu, Juve tidak berhasil melangkah ke babak final usai tunduk lewat agregat 3-2 melawan Manchester United. Sedangkan, pada pertemuan pertama Juve sukses imbangi MU dengan skor 1-1 di Old Trafford. Namun pada pertemuan kedua mereka tunduk dengan skor 2-3 di pertandingan markas, usai lebih awal unggul dengan skor 2-0.

Pada musim 2004/2005, Juve berhadapan dengan Liverpool di babak perempatfinal ajang Liga Champions. Tim yang berasal dari kota Turin itu tergusur usai tunduk dengan skor 1-2 pada pertemuan pertama dan bermain dengan skor seri tanpa cetak angka 0-0 di pertemuan kedua.

Musim selanjutnya, gantian Juve digusur Arsenal pada babak perempatfinal Liga Champions. Mereka tunduk dengan skor 0-2 di markas Meriam London dan hanya tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di pertandingan markas.

Pada musim 2008/2009, giliran Chelsea yang singkirkan Juve pada tahap knock-out Liga Champions. Juve pada saat itu tunduk dengan skor 0-1 di Stamford Bridge dan hanya imbang dengan skor 2-2 di Turin.

Fulham menjadi tim Inggris terakhir yang dapat tundukkan Juve. hal tersebut berlangsung lewat pertandingan perempatfinal Liga Europa musim 2009/2010, yang pada waktu itu Juve tidak berhasil pertahankan keunggulan agregat dengan skor 3-1 usai dilibas dengan skor 1-4 pada pertemuan kedua.

Pencapaian Ronaldo di Tahun 2017

Ballon d’Or telah tambahkan lagi catatan membanggakan dari Cristiano Ronaldo di tahun 2017 ini. Inilah rangkuman soal aksi Ronaldo selama 1 tahun ini.

Ronaldo layak atas Ballon d’Or 2017, yang pengumumannya berlangsung pada hari Jumat (8/12/2017) dini hari WIB di Paris. Ini adalah kali kelima Ronaldo raih anugrah tersebut, samakan catatan Lionel Messi sebagai peraih paling banyak.

Pemain Portugal yang bermain bersama klub Real Madrid itu sukses raih Ballon d’Or tahun ini setelah catatkan 946 poin, ungguli Messi (670) dan Neymar (361) yang dengan berurutan ada di urutan 2 dan 3.

Ballon d’Or tambah anugrah yang diraih oleh Ronaldo pada tahun ini. Sebelumnya di tahun 2017 ini Ronaldo pun telah meraih anugerah Pemain Terbaik UEFA dan Pemain Terbaik FIFA

Hasil tersebut tak lepas dari performa okenya, secara khusus di tengah pertama tahun ini. Ronaldo memang miliki beberapa pencapaian pada musim 2016/2017 bersama Real Madrid.

Bersama El Real, tahun ini Ronaldo telah menjadi juara di La Liga, Liga Champions, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa. Masih ada Piala Dunia Antarklub yang masih dapat digenggam pada bulan Desember ini.

Berikut adalah rangkuman UEFA.com soal penampilan Ronaldo di tahun 2017:

Kompetisi Antarklub Eropa
Penampilan: 14 (13 Liga Champions, satu Piala Super)
Gol: 19 (seluruhnya Liga Champions)

La Liga
Penampilan: 28
Gol: 17

Piala domestik
Penampilan: 3
Gol: 2

Internasional
Penampilan: 11
Gol: 11

TOTAL: 49 cetak angka lewat 56 laga (0,87 angka tiap laganya)

Szczesny Ingin Juve Bertemu Klub Inggris

Juventus telah mengantongi 1 posisi pada babak 16 besar Liga Champions. Wojciech Szczesny ingin supaya Bianconeri berhadapan dengan klub yang berasal dari Inggris.

Juventus lolos dengan menempati posisi runner-up di Grup D. Mereka tunduk dalam perselisihan dengan Barcelona di babak grup, lewat 6 laga yang dilangsungkan, Juve catatkan 11 poin, berselisih 3 poin dari Los Cules.

Dengan finis sebagai runner-up, Juve juga memiliki potensi bertemu dengan tim kuat juara grup. Telah ada 3 tim Inggris yang menjadi juara di grup; Manchester United, Manchester City, dan Tottenham Hotspur.

Szczesny telah sempat mengakhiri waktu selama beberapa musim di ajang Liga Inggris. Oleh sebab itu, Penjaga gawang yang berasal dari Polandia tersebut ingin agar Juve bakal bertemu dengan tim Premier League di babak 16 besar.

“Tim mana yang bakal berhadapan pada babak selanjutnya? Kami tidak takut pada tim mana saja. Kami adalah salah satu klub paling kuat Eropa,” imbuh Szczesny.

“Saya ingin dapat berhadapan dengan tim Inggris, saya bakal amat senang kalau kami menangkan pertandingan besar di Inggris,” sambung dia.

Roma Bisa Ungguli Chelsea dan Atletico Walau Bukan Favorit

AS Roma berhasil lewat dari ujian pada tahap awal ajang Liga Champions. Pernah menjadi tim yang tidak diunggulkan sebab masuk ke dalam grup berat, Giallorossi bahkan berhasil lolos ke babak 16 besar dengan finis di urutan pertama.

Di ajang Liga Champions pada musim ini, Roma masuk kedalam grup yang terbilang berat. Edin Dzeko dan para rekannya. masuk dalam grup bersama Chelsea, Atletico Madrid, dan Qarabag di Grup C.

Melihat peta kekuatan, Roma tak sefavorit Chelsea yang berstatus sebagai sang juara Premier League dan Atletico yang sudah 2 kali menjadi finalis di ajang Liga Champions lewat 4 musim terakhir. Namun lewat perjalanannya, tim yang di besut oleh Eusebio Di Francesco tersebut dapat memutar balik prediksi.

Hasil oke dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Qarabag dalam matchday 6 fase grup pada hari Rabu (6/12/2017) dini hari WIB di Stadion Olimpico, membuat Roma sudah pasti akan lolos ke babak 16 besar. Tidak hanya itu, mereka juga keluar sebagai juara grup.

Roma finis di urutan pertama Grup C dengan catatkan 11 poin. Mereka catatkan 3 hasil oke — salah satunya saat berhadapan dengan Chelsea dengan skor akhir 3-0 –, 2 hasil imbang, dan 1 kali tunduk.

Roma unggul lewat head to head atas Chelsea yang catatakan poin sama di urutan 2. Sedangkan, Atletico perlu tergusur dan terlempar ke ajang Liga Europa usai di urutan ketiga dengan catatkan 7 poin.

“Ini merupakan hasil oke yang luar biasa dan tidak mudah, khususnya karena saya masih belum miliki pengalaman di ajang Liga Champions,” kata Di Francesco usai laga melawan Qarabag.

“Ini adalah sebuah hasil yang memuaskan karena tak ada yang yakin kami dapat lolos. Mereka menganggap kami bakal tergusur, namun kami berusaha dengan keras, memperlihatkan diri, dan akhirnya menjadi juara di grup.”

“Semuanya diawali dengan laga awal 0-0 menghadapi Atletico Madrid, ketika kami baru saja mengawali dan raih irama kami. namun kami kerepotan dan tertahan untuk memperlihatkan dapat meraih poin yang menentukan.” Sambung Di Francesco.

Iniesta Terkesan dengan Performa Ter Stegen

Marc-Andre ter Stegen telah lakukan banyak penyelamatan untuk Barcelona pada musim ini. Andres Iniesta memberi pujian pada si penjaga gawang setinggi mungkin.

Barcelona tampil dengan skor imbang tanpa cetak angka 0-0 dengan Juventus pada hari Kamis (23/11/2017) dinihari WIB di Stadion Allianz Arena, dalam matchday kelima Liga Champions Grup D. Tambahan 1 poin pastikan Blaugrana melangkah ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup.

Walau tampil di kandang lawan, Barca dapat ungguli permainan dengan kontrol bola sampai dengan 62% sesuai dengan catatan pada situs resmi UEFA. Namun, Juve yang tunduk dalam dominasi nyatanya dapat lakukan 3 percobaan yang mengarah ke sasaran lewat 6 percobaan, unggul 1 dari Barca.

Gagalnya Bianconeri dalam mengonversikan cetak angka tidak lepas dari kecekatan Ter Stegen dalam menghadang laju bola. Ketika pertandingan baru berlangsung 2 menit, penjaga gawang Barca itu lekas sukses amankan bola hasil sepakan Douglas Costa dari jarak dekat. Di penghujung pertandingan, ia juga bikin penyelamatan oke ketika menepis sepakan Paulo Dybala.

Lewat catatan Opta, Ter Stegen telah lakukan 23 penyelamatan lewat 24 sepakan terakhir ke gawang Barca di tiap ajang. Pada akhir pertandingan, Iniesta sebagai kapten Barca memberi pujian atas performa Ter Stegen di bawah mistar.

“Kami tahu kualitas Ter Stegen dan ia masih miliki ruang untuk berkembang. Ia bikinĀ  pembeda dan sebagai penjaga gawang Barcelona, ia berhasil menahan lawan. Dalam hal ini, ia luar biasa,” imbuh Iniesta.

Iniesta pun merasa senang Barca dapat pastikan status juara grup sebelum tahap grup selesai. Hal yang sudah diraih ini pun telah jadi incaran mereka sebelum pertandingan pertama ajang Liga Champions 2017/2018 berlangsung.

“Kami sampai pada tujuan kami untuk akhiri lebih cepat usai lakukan banyak usaha, semuanya bakal menolong kami untuk terus benahi diri,” sambung Iniesta.

“Kami berupaya dengan keras untuk jadi yang paling oke di grup ini, yang menjadi misi kami sedari pertama,” kata dia.

Spurs Perlihatkan Diri dengan Kalem

Tottenham Hotspur tidak ingin terlalu banyak berbicara sedaro pengundian fase grup ajang Liga Champions membuat mereka berada dalam grup yang berat. Ternyata Spurs sekarang ini malah men jadi juara grup.

Undian di ajang Liga Champions pada musim ini bikin Spurs dengan 2 lawan sulit, yaitu Real Madrid dan Borussia Dortmund. Satu tim lainnya ialah APOEL yang juga miliki peluang menjadi lawan yang menyulitkan.

Dilihat dari segi pengalaman di kancah Eropa, Spurs dapat dikatakan tertinggal dari Madrid dan Dortmund. Keduanya tidak hanya lebih konsisten bermain di Liga Champions, melainkan juga pemegang titel juara turnamen tersebut. Madrid telah 12 kali keluar sebagaijuara, sedangkan Dortmund 1 kali menangkannya.

Jadi, The Lilywhites tidak ingin muluk-muluk dan banyak bicara sehabis undian tersebut. Pengalaman pada musim kemarin saat tergusur setelah tunduk dalam perselisihan dengan AS Monaco dan Bayer Leverkusen menjadi pelajaran yang berharga. Saat hal tersebut Spurs merasa miliki kesempatan yang oke untuk lolos.

Nyatanya, pada musim ini anak-anak London utara bermain dengan meyakinkan. Spurs sudah pasti finis sebagai juara grup dengan 1 pertandingan yang tersisa. Catatkan nilai 13 lewat 5 partai, mereka tidak akan dapat disalip Madrid yang hanya selisih 3 poin sebab telah unggul secara head-to-head.

Sebuah bukti kalau Spurs telah naik tingkatnya.

“Musim sebelumnya, kami saksikan undiannya dan berpikir: Monaco, Leverkusen, dan CSKA, dan kami berpikir kalau kami miliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya,” ucap Pochettino.

“Kemudian undian ini muncul, kami saling memandang dan berpikir: Baiklah, kami bakal melewatinya dan tak bilang apapun. Dan saksikanlah saat kami berada di posisi pertama, urutan teratas klasemen.”

“Perjalanannya yang tidak mudah sebab Real Madrid dan Borussia Dortmund serta APOEL memang selalu sulit. Tapi kami mencoba menikmatinya dan tampil kompetitif serta mencoba menang, itulah idenya di tiap pertandingan.”

“Saya senang atas hasil ini, bisa memuncaki klasemen. Tapi kami menantikan untuk memainkan laga berikutnya,” kata dia.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Spurs akan menghadapi APOEL yang masih memperebutkan tiket transfer ke Liga Europa dengan Dortmund.

Klopp Akan Mainkan Matip saat Hadapi Chelsea

Para pendukung Liverpool tidak perlu merasa khawatir berhubungan dengan keadaan Joel Matip. Bek yang berasal dari Kamerun tersebut telah kembali fit dan sudah pasti akan tampil ketika berhadapan dengan Chelsea akhir pekan ini.

Matip menepi ketika Liverpool menangkan laga dengan skor 3-0 saat berhadapan dengan Southampton pada hari Sabtu kemarin. Ia alami cedera paha ringan ketika berlatih. Cedera tersebut pun bikin Matip tidak ikut dalam skuat melangsungkan laga di markas Sevilla tengah pekan ini.

Tidak heran kalau para pendukung merasa khawatir berhubungan dengan perkembangan Matip yang memang sedikit rentan cedera sedari bergabung pada musim kemarin. Matip telah lewatkan 10 laga sepanjang 1,5 tahun ini.

Untuk musim ini, Matip telah tampil sebanyak 17 kali di semua ajang dengan catatkan 1 angka. Berhubungan dengan keadaan Matip, para pendukung Liverpool paling tidak sudah bisa merasa tenang.

Karena Matip sekarang ini semakin membaik dan cederanya juga tidak terlalu parah. Hasilnya, pemain bek yang berusia 26 tahun terebut akan dimainkan ketika berhadapan dengan Chelsea pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari WIB yang akan datang di Anfield.

“Skuat baik-baik saja. Para pemain dalam keadaan yang normal, tak hanya Joel. Ia berada di Liverpool dan lakukan latihan penuh, maka semuanya oke-oke saja,” ucap sang manajer Liverpool, Juergen Klopp, pada situs resmi klub.

“Keadaannya baik-baik saja. Saya merasa ia miliki kesempatan besar untuk bermain pada hari Sabtu nanti, namun tak untuk pertandingan ini (melawan Sevilla) – terlalu cepat, namun keadaannya tak mengkhawatirkan,” lanjut dia.

Tidak hanya Matip, pemain kunci Liverpool lain yang akan beraksi secepatnya ialah Adam Lallana. Lallana tak ikut bermain sedari sesi pramusim kemarin sebab alami cedera pada bagian paha.

“Ia makin oke dari hari ke hari. Namun kami perlukan dirinya sampai akhir musim dan bukan cuma pekan berikutnya.”

“Ia sudah tidak sabar ingin tampil dan menyenangkan rasanya dapat turunkan dirinya lagi. Ini luar biasa,” kata Klopp.