Boateng Pernah Berpikir Keluar dari Bayern

Konflik antara pemain dengan pelatih di Bayern Munich pada musim ini seperti benar adanya. Jerome Boateng pernah berpikir untuk keluar pada bursa transfer musim lalu. Mengapa?

Carlo Ancelotti baru-baru ini telah kehilangan profesinya sebagai pelatih di Bayern. Tidak hanya tentang awal Bayern yang kurang baik pada musim ini, perpecahan dengan para pemain andalan menjadi alasannya.

Sejumlah pemain utama seperti Thomas Mueller, Franck Ribery, Arjen Robben, dan Mats Hummels diberitakan tak suka dengan metode kepelatihan Ancelotti. Terlebih Mueller yang sepanjang dipimpin oleh Ancelotti penampilannya menurun drastis.

Satu lagi pemain yang ikut terkena efek dari periode kepelatihan Ancelotti ialah pemain bek Bayern, Jerome Boateng, yang menurun performanya pada musim kemarin.

Boateng perlu menepi sampai dengan 23 pertandingan sebab bermacam cedera seperti hamstring, lutut, pangkal paha, dan bahu. Hal tersebutlah yang bikin Boateng banyak kehilangan jam terbang.

Musim kemarin, Boateng hanya bermain 21 kali dengan 1.465 menit tampil tanpa ciptakan angka 1 pun. Hal tersebut juga yang bikin Boateng pernah berpikiran untuk keluar dari Bayern walau pada akhirnya mengurungkan niatnya itu.

“Saya pernah berbicara dengan para petinggi klub tentang rancangan klub berhubungan dengan saya di musim panas, saya katakan kalau saya ingin pindah,” ucap Boateng.

“Mungkin saja saya tak tampil cukup banyak pada beberapa pertandingan yang krusial sebab ia menyaksikan saya dalam keadaannya yang tak baik sebab banyak cedera yang saya alami,” lanjut dia.

Musim ini Boateng telah bermain sampai 5 kali di semua ajang dengan bermain selama 326 menit.