Bayern Lirik Sandro Wagner

Keinginan Robert Lewandowski untuk punya pelapis di Bayern Munich mungkin bakal terwujud dalam waktu dekat ini. Bayern sekarang ini sedang dekati striker Hoffenheim, Sandro Wagner.

Lewandowski sekarang ini jadi top skorer Bundesliga dengan catatkan 11 angka. Namun, ketika pemain penyerang yang asal dari Polandia itu tak dapat hadir, Bayern tak miliki pelapis yang setara. Hal inilah yang sering kali Lewandowski keluhkan.

Bayern berusaha untuk atasi persoalan di garis depannya tersebut dengan dekati Wagner. Die Roten sedang lakukan negosiasi dengan Hoffenheim dan ingin dapat membawa Wagner ke Allianz Arena di bulan Januari.

“(Direktur Olahraga Bayern) Hasan Salihamidzic dan (Direktur Olahraga Hoffenheim) Alexander Rosen tengah mengkaji kemungkinan transfer,” ucap pelatih Bayern, Jupp Heynckes.

“Kami tengah ada di tahap ini dan tak lebih jauh. Amat cepat untuk bilang lebih banyak. Transfer seperti itu biasanya amat tidak mudah untuk dilakukan pada musim dingin. Kita saksikan saja apakah hal tersebut memungkinkan dan dalam keadaan seperti apa,” imbuh Heynckes.

Wagner, 29 tahun, merupakan seorang pemain penyerang kelahiran Munich dan menimba ilmu di tim muda Bayern pada awal kariernya. Ia sempat bermain di 4 pertandingan Bundesliga bersama Bayern sebelum keluar pada tahun 2008.

Wagner lalu bermain bersama Duisburg, Werder Bremen, Kaiserslautern, dan Hertha Berlin. Penampilannya meningkat tajam usai hijrah ke Darmstadt pada tahun 2015.

Wagner sekarang ini melangsungkan musim keduanya di Hoffenheim. Sepanjang bermain bersama Hoffenheim, ia sudah ciptakan 18 angka lewat 48 laga.

Performa oke bersama Hoffenheim tersebutlah yang membawa Wagner ke tim nasional Jerman. Ia sudah catatkan 5 angka lewat 7 performanya di tim nasional.

Keinginan Bayern untuk pulangkan Wagner tidak sebelah pihak. Wagner pribadi tertarik untuk kembali ke klub lamanya tersebut.

“Kami sadari ketertarikannya (untuk pindah). Kami bakal bikin pengumuman kalau ada sesuatu untuk diumumkan,” ucap pelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann.

“Ia bukan pemain saya, ia milik klub. Kalau kedua klub sampai pada kata sepakat, Anda sebagai pelatih berupaya untuk sesuaikan,” imbuh dia.