Ousmane Dembele terus saja bertingkah di Barcelona dan RAC1 melaporkan bahwa setelah absen di latihan hari Rabu karena menderita gastroenteritis, gelandang serang tim nasiona Prancis ini juga baru satu setengah jam kemudian memberi tahu klub tentang ketidakhadirannya.

Manajemen Barcelona kemudian mencoba untuk menghubungi Ousmane Dembele ketika dia tidak menampakkan batang hidungnya dalam sesi latihan, tetapi yang bersangkutan tidak dapat dihubungi sama sekali.

Satu setengah jam kemudian Dembele baru menghubungi staf kepelatihan Barcelona untuk menjelaskan bahwa dia tengah sakit perut dan kemudian manajemen klub memberi izin kepada sang pemain untuk absen istirahat di rumah.

Hari Jumat, Dembele wajib menjalani ‘tugas khusus’ yang diberikan oleh manajemen klub. Hal ini masih belum diketahui apakah mantan pemain Borussia Dortmund ini menderita penyakit atau gangguan lainnya, atau juga karena alasan lain.

Kekesalan pihak manajemen Barcelona terhadap Dembele rupanya sudah tidak bisa dibendung lagi, kejadian semacam ini ternyata bukanlah yang pertama. Kejadian serupa rupanya telah menjadi hal yang rutin sehingga membuat Dembele sering datang terlambat saat sesi latihan.

Ini sudah terlalu sering sejak dia pertama kali mendarat di Cam Nou pada musim panas 2017 silam. Sebelum ini pihak klub masih tutup mata untuk pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh sang pemain, tapi sekarang mereka mulai bosan dengan alasan-alasan Dembele.

Entah apa yang akan dikatakan oleh manajer Los Cules, Ernesto Valverde dalam konferensi pers sebelum pertandingan hari Minggu melawan Real Betis.

Mungkin Ousmane Dembele masih belum bisa membaur sepenuhnya dengan strategi yang diusung oleh Barcelona dan membuktikan jika Dembele masih belum layak disebut sebagai pemain sepakbola profesional kelas dunia.

Ini bukan hanya soal masalah disiplin waktu yang sangat sering dilakukannya, Ousmane Dembele juga tidak mengikuti diet yang diperlukan untuk seorang pesepakbola elit. Di lapangan, dia juga gagal memahami mekanisme tim.

Dembele memang memiliki kecepatan yang hebat, dia merupakan seorang pemain yang jago menggiring bola dan sangat tajam untuk mencetak gol, namun jika membicarkan soal taktis, dia sering membuat banyak kesalahan.