FA Berikan MU & City Waktu Observasi Kericuhan di Laga Derby

FA Berikan MU & City Waktu Observasi Kericuhan di Laga Derby

Manchester United dan Manchester City sudah diberi waktu tambahan dari kubu FA untuk bisa melihat kembali lebih lanjut kejadian ricuh di laga derby yang sudah lewat kemarin. Seperti yang diketahui berlangsungnya keributan More »

Pep: Tiki-Taka Bisa Sukses di Inggris

Pep: Tiki-Taka Bisa Sukses di Inggris

Pep Guardiola merasa sangat bahagia Manchester City menangkan laga di Old Trafford. Ini dikatakan olehnya semakin perlihatkan filosofinya dapat diterapkan di mana saja termasuk Inggris. City menangkan laga dengan skor 2-1 ketika More »

Conte Berharap Sebelum Piala Dunia Hazard dan Courtois Perpanjang Kontrak

Conte Berharap Sebelum Piala Dunia Hazard dan Courtois Perpanjang Kontrak

Antonio Conte berharap supaya Chelsea tetap pertahankan Eden Hazard dan Thibaut Courtois. Sebab itulah, ia ingin agar mereka sudah raih perpanjang kontrak sebelum ajang Piala Dunia 2018 berlangsung. Pada akhir musim 2017/2018 More »

Keputusan Tepat Liverpool Datangkan Salah

Keputusan Tepat Liverpool Datangkan Salah

Mohamed Salah kembali perlihatkan performa yang oke. Memang tidak salah Liverpool ingin datangkan salah dengan harga yang terbilang mahal. Liverpool raih hasil oke dengan catatkan 3 angka tanpa balas ketika berhadpaan dengan More »

Young Sebut MU Sempat Gugup

Young Sebut MU Sempat Gugup

Manchester United sukses tundukkan Watford di Liga Inggris. Walau demikian, Ashley Young katakan kalau Setan Merah pernah merasa gugup jelang akhir pertandingan. Lewat laga yang berlangsung pada hari Rabu (29/11/2017) dinihari WIB More »

 

Jadwal dan Prediksi Skor PSG vs Juventus

Paris Saint-Germain segera beradu dengan Juventus di betdeal.com dalam laga International Champions Cup 2017 yang akan dihelat di Hard Rock Stadium, Kamis (27/7) pagi WIB.

Di tengah pemberitaan mengenai keinginan Paris Saint-Germain yang ingin menarik Neymar dengan nilai yang sangat tinggi, performa klub kaya ini bisa jadi pertimbangan bintang Barcelona tersebut. Paslnya, tim klub ini memulai laga dengan hasil seri 1-1 kontra AS Roma, dan menang lewat penalti.

Laga kedua International Champions Cup 2017 kemudian mempertemukan mereka dengan Tottenham Hotspur, Sabtu (22/7) malam waktu setempat dengan hasil yang buruk. Kevin Trapp harus keluar di babak awal dan tim Ligue 1 kemudian gagal dengan skor akhir 4-2.

Sementara untuk Juventus, jadwal laga tim Serie A ini tidak akan dimulai hingga Agustus minggu kedua dalam Piala Super Italia kontra Lazio. Sebelumnya, mereka juga akan berhadapan dengan Roma serta Spurs, dan pastinya PSG.

Diyakini jika klub ini akan berupaya meraih kemenangan berhadapan dengan PSG. Namun, mereka diyakini akan memainkan tim pilihan kedua, karena mereka juga harus bersiap dalam laga kontra AS Monaco.

  • Prediksi Skor, Statistik dan Pemain

Prediksi Skor : PSG 0-2 Juve.

Ini menjadi laga pertama bagi keduanya. Juve sendiri sudah mendapatkan kemenangan hingga 60% dari lima laga mereka. Untuk PSG sendiri, hanya mendapatkan sekitra 25% dari empat laga mereka.

Paris Saint-Germain sepertinya tidak akan bermain dengan Serge Aurier, Hatem Ben Arfa, dan Grzegorz Krychowiak yang masih bergelut dengan berita transfer pemain. Julian Draxler masih istirahat setelah membela timnas di Piala Konfederasi 2017 yang lalu. Ada juga Dani Alves dan Yuri Berchiche, dua pemain baru yang kemungkinan akan bergabung.

Untuk Juventus, mereka akan memainkan Douglas Costa dan Rodrigo Bentacur. Bintang lapangan seperti Gianluigi Buffon, Andrea Barzagli, hingga Gonzalo Higuain akan memperkuat tim.

FA Berikan MU & City Waktu Observasi Kericuhan di Laga Derby

Manchester United dan Manchester City sudah diberi waktu tambahan dari kubu FA untuk bisa melihat kembali lebih lanjut kejadian ricuh di laga derby yang sudah lewat kemarin.

Seperti yang diketahui berlangsungnya keributan saat di lorong ruang ganti Stadion Old Trafford sesudah berlangsungnya pertandingan antara MU berhadapan dengan City pada hari Sabtu (9/12/2017) belum lama ini. Keributan tersebut berlangsung menyusul terjadinya adu mulut antara Manajer MU Jose Mourinho dan penjaga gawang City Ederson Moraes.

Mourinho beritanya merasa kurang berkenan dengan cara City rayakan hasil oke yang mereka sukses raih, sebab telah terlalu kelewatan berisik. Dari sana kejadiannya bermula.

Kejadian tersebut mendapat perhatian dari FA. Asosiasi Sepakbola Inggris tersebut awalnya meminta klub melapor dan berikan penjelasan berhubungan dengan kejadian tersebut, paling lambat pada hari Rabu (13/12/2017) malam waktu setempat.

Namun kemudian FA putuskan untuk menambah panjang batas waktunya untuk 2 hari ke depan, hingga hari Jumat (15/12) petang waktu setempat. Pertimbangannya ialah kedua tim sama-sama disibukkan dengan pertandingan tengah pekan.

MU, yang ada di urutan 2 klasemen Premier League, bakal berhadapan dengan Bournemouth pada hari Kamis (14/12) dinihari WIB ini. Sedangkan pada waktu yang bersamaan, City berhadapan dengan Swansea City.

Inter Perlihatkan Karakter Kuat Lewat Adu Tos-tosan

Inter Milan mesti berusaha dengan keras agar bisa melangkah ke babak delapan besar Coppa Italia. Menangkan pertandingan hingga adu tos-tosan, Nerazzurri dikatakan miliki karekater yang kokoh.

Inter menangkan laga atas tim Serie C, Pordenone, dengan skor akhir 5-4. Hasil oke yang diraih pada hari Rabu (13/12/2017) dinihari WIB di Giuseppe Meazza, diraih dengan adu tos-tosan. Jalannya tos-tosan berlangsung hingga 7 pemain yang menendang.

Pelatih Inter, Luciano Spalletti akui kalau tim besutannya kerepotan dalam pertandingan mengadapi tim yang kastanya lebih rendah tersebut.

Walau begitu, bekas pelatih AS Roma tersebut pun memuji mental dari para pemainnya sampai sukses lolos dari babak 16 besar.

“Kami kerepotan untuk menjalankan alur bola, khususnya ketika babak pertama saat kami berusaha untuk merampungkan laga secara individu. Usai sejumlah menit berlalu, pertandingan seperti ini menjadi lebih sulit dilihat dari sudut pandang psikologi. Saya tahu tipe dari laga dan keadaannya,” imbuh Spalletti pada situs Inter.

“Pordenone tampil fisik di garis tengah. Mereka yang tidak dapat tampil kerepotan dengan hal ini. Kami tidak ada pada tingkat kami yang biasanya. Kami tampil oke selama babak kedua dan babak tambahan, bermain dengan lebih terstruktur.”

“Banyak anak perlihatkan kalau mereka miliki karakter kuat dan saya perlu puji mereka sebab pada akhirnya mereka dapat terus melangkah,” sambung dia.

Catatan Buruk Hadapi Tim Inggris Hantui Juventus

Juventus bakal berhadapan dengan Tottenham Hotspur di fase knock-out ajang Liga Champions. Bianconeri dihantui oleh catatan buruk berhadapan dengan tim Inggris.

Undian pada babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung pada hari Senin (11/12/2017) malam WIB di Nyon tengah pertemukan Juve dengan Spurs pada babak 16 besar. Terundi dengan klub yang berasal dari Inggris tersebut jadi seperti sebuah pesan awal yang buruk untuk ‘Si Nyonya Tua’.

Lewat catatan Opta, lewat 5 pertemuan terakhir berhadapan denganwakil Inggris di tahap gugur ajang Eropa, Juve tidak pernah keluar sebagai seorang pemenang. Langkah buruk mereka diawali pada musim 1998/1999.

Pada waktu itu, Juve tidak berhasil melangkah ke babak final usai tunduk lewat agregat 3-2 melawan Manchester United. Sedangkan, pada pertemuan pertama Juve sukses imbangi MU dengan skor 1-1 di Old Trafford. Namun pada pertemuan kedua mereka tunduk dengan skor 2-3 di pertandingan markas, usai lebih awal unggul dengan skor 2-0.

Pada musim 2004/2005, Juve berhadapan dengan Liverpool di babak perempatfinal ajang Liga Champions. Tim yang berasal dari kota Turin itu tergusur usai tunduk dengan skor 1-2 pada pertemuan pertama dan bermain dengan skor seri tanpa cetak angka 0-0 di pertemuan kedua.

Musim selanjutnya, gantian Juve digusur Arsenal pada babak perempatfinal Liga Champions. Mereka tunduk dengan skor 0-2 di markas Meriam London dan hanya tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di pertandingan markas.

Pada musim 2008/2009, giliran Chelsea yang singkirkan Juve pada tahap knock-out Liga Champions. Juve pada saat itu tunduk dengan skor 0-1 di Stamford Bridge dan hanya imbang dengan skor 2-2 di Turin.

Fulham menjadi tim Inggris terakhir yang dapat tundukkan Juve. hal tersebut berlangsung lewat pertandingan perempatfinal Liga Europa musim 2009/2010, yang pada waktu itu Juve tidak berhasil pertahankan keunggulan agregat dengan skor 3-1 usai dilibas dengan skor 1-4 pada pertemuan kedua.

Pep: Tiki-Taka Bisa Sukses di Inggris

Pep Guardiola merasa sangat bahagia Manchester City menangkan laga di Old Trafford. Ini dikatakan olehnya semakin perlihatkan filosofinya dapat diterapkan di mana saja termasuk Inggris.

City menangkan laga dengan skor 2-1 ketika melangsungkan laga ke Manchester United di pertandingan pekan 16 ajang Premier League. Hasil oke tersebut diraih lewat angka yang diciptakan oleh David Silva dan Nicolas Otamendi, yang cuma dapat dibalas MU lewat Marcus Rashford.

3 poin di kandang MU mengukuhkan City di urutan teratas klasemen Premier League. The Citizens sekarang ini catatkan poin 46, 11 poin di depan ‘Setan Merah’ yang masih menempati urutan 2.

Hasil oke itu pun menambah panjang langkah tidak pernah kalah City di liga. Mereka masih belum sekalipun tunduk lewat 16 pertandingan, malah cuma 1 kali gagal menang.

Lewat 15 hasil oke yang diraih, 14 dicatatkan dengan berturut-turut termasuk melawan MU. Hal tersebut membawa mereka ke catatan hasil oke paling panjang.

Guardiola klaim hasil oke atas MU ditambah meyakinkannya langkah City sampai saat ini jadi sebuah bukti, kalau pendekatan permainannya dapat diterapkan di mana saja. Gaya sepakbola menyerang dengan kontrol bola, umpan-umpan pendek, defensif tinggi, dan laju yang cair darinya, atau kerap disebut Tiki-Taka, dulu sering dianggap tidak akan berhasil di Inggris.

Ditambah pada musim yang lalu City hanya berada di urutan 3 dan Guardiola nampak kerepotan menyesuaikan diri. Tetapi sekarang ini timnya belum terbendung. Malah berhadapan dengan para tim yang dipoles manajer-manajer seperti Jose Mourinho dan Antonio Conte, yang dikenal tidak mudah untuk ditembus, City menang ketika bermain di markas lawan.

“Sikap kami tampil di tempat ini seperti apa yang saya harapkan. Kami dapat tampil dengan cara ini di Inggris. Orang-orang katakan di Inggris kami tidak dapat tampil dengan cara yang dulu kami perbuat di Barcelona, namun hal tersebu mungkin dan kami tunjukkan itu,” ucap Guardiola.

“Saya tahu hal tersebut merupakan musim yang sudah lewat. Terus saya percaya kami dapat lakukannya. Semua orang dapat tampil dengan cara yang mereka harapkan, Hal tersebutlah mengapa sepakbola amat indah. Saya merasa senang dapat pergi ke Stamford Bridge dan Old Trafford dan tundukkan mereka dengan cara ini,” sambung dia.

Pencapaian Ronaldo di Tahun 2017

Ballon d’Or telah tambahkan lagi catatan membanggakan dari Cristiano Ronaldo di tahun 2017 ini. Inilah rangkuman soal aksi Ronaldo selama 1 tahun ini.

Ronaldo layak atas Ballon d’Or 2017, yang pengumumannya berlangsung pada hari Jumat (8/12/2017) dini hari WIB di Paris. Ini adalah kali kelima Ronaldo raih anugrah tersebut, samakan catatan Lionel Messi sebagai peraih paling banyak.

Pemain Portugal yang bermain bersama klub Real Madrid itu sukses raih Ballon d’Or tahun ini setelah catatkan 946 poin, ungguli Messi (670) dan Neymar (361) yang dengan berurutan ada di urutan 2 dan 3.

Ballon d’Or tambah anugrah yang diraih oleh Ronaldo pada tahun ini. Sebelumnya di tahun 2017 ini Ronaldo pun telah meraih anugerah Pemain Terbaik UEFA dan Pemain Terbaik FIFA

Hasil tersebut tak lepas dari performa okenya, secara khusus di tengah pertama tahun ini. Ronaldo memang miliki beberapa pencapaian pada musim 2016/2017 bersama Real Madrid.

Bersama El Real, tahun ini Ronaldo telah menjadi juara di La Liga, Liga Champions, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa. Masih ada Piala Dunia Antarklub yang masih dapat digenggam pada bulan Desember ini.

Berikut adalah rangkuman UEFA.com soal penampilan Ronaldo di tahun 2017:

Kompetisi Antarklub Eropa
Penampilan: 14 (13 Liga Champions, satu Piala Super)
Gol: 19 (seluruhnya Liga Champions)

La Liga
Penampilan: 28
Gol: 17

Piala domestik
Penampilan: 3
Gol: 2

Internasional
Penampilan: 11
Gol: 11

TOTAL: 49 cetak angka lewat 56 laga (0,87 angka tiap laganya)

Szczesny Ingin Juve Bertemu Klub Inggris

Juventus telah mengantongi 1 posisi pada babak 16 besar Liga Champions. Wojciech Szczesny ingin supaya Bianconeri berhadapan dengan klub yang berasal dari Inggris.

Juventus lolos dengan menempati posisi runner-up di Grup D. Mereka tunduk dalam perselisihan dengan Barcelona di babak grup, lewat 6 laga yang dilangsungkan, Juve catatkan 11 poin, berselisih 3 poin dari Los Cules.

Dengan finis sebagai runner-up, Juve juga memiliki potensi bertemu dengan tim kuat juara grup. Telah ada 3 tim Inggris yang menjadi juara di grup; Manchester United, Manchester City, dan Tottenham Hotspur.

Szczesny telah sempat mengakhiri waktu selama beberapa musim di ajang Liga Inggris. Oleh sebab itu, Penjaga gawang yang berasal dari Polandia tersebut ingin agar Juve bakal bertemu dengan tim Premier League di babak 16 besar.

“Tim mana yang bakal berhadapan pada babak selanjutnya? Kami tidak takut pada tim mana saja. Kami adalah salah satu klub paling kuat Eropa,” imbuh Szczesny.

“Saya ingin dapat berhadapan dengan tim Inggris, saya bakal amat senang kalau kami menangkan pertandingan besar di Inggris,” sambung dia.

Roma Bisa Ungguli Chelsea dan Atletico Walau Bukan Favorit

AS Roma berhasil lewat dari ujian pada tahap awal ajang Liga Champions. Pernah menjadi tim yang tidak diunggulkan sebab masuk ke dalam grup berat, Giallorossi bahkan berhasil lolos ke babak 16 besar dengan finis di urutan pertama.

Di ajang Liga Champions pada musim ini, Roma masuk kedalam grup yang terbilang berat. Edin Dzeko dan para rekannya. masuk dalam grup bersama Chelsea, Atletico Madrid, dan Qarabag di Grup C.

Melihat peta kekuatan, Roma tak sefavorit Chelsea yang berstatus sebagai sang juara Premier League dan Atletico yang sudah 2 kali menjadi finalis di ajang Liga Champions lewat 4 musim terakhir. Namun lewat perjalanannya, tim yang di besut oleh Eusebio Di Francesco tersebut dapat memutar balik prediksi.

Hasil oke dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Qarabag dalam matchday 6 fase grup pada hari Rabu (6/12/2017) dini hari WIB di Stadion Olimpico, membuat Roma sudah pasti akan lolos ke babak 16 besar. Tidak hanya itu, mereka juga keluar sebagai juara grup.

Roma finis di urutan pertama Grup C dengan catatkan 11 poin. Mereka catatkan 3 hasil oke — salah satunya saat berhadapan dengan Chelsea dengan skor akhir 3-0 –, 2 hasil imbang, dan 1 kali tunduk.

Roma unggul lewat head to head atas Chelsea yang catatakan poin sama di urutan 2. Sedangkan, Atletico perlu tergusur dan terlempar ke ajang Liga Europa usai di urutan ketiga dengan catatkan 7 poin.

“Ini merupakan hasil oke yang luar biasa dan tidak mudah, khususnya karena saya masih belum miliki pengalaman di ajang Liga Champions,” kata Di Francesco usai laga melawan Qarabag.

“Ini adalah sebuah hasil yang memuaskan karena tak ada yang yakin kami dapat lolos. Mereka menganggap kami bakal tergusur, namun kami berusaha dengan keras, memperlihatkan diri, dan akhirnya menjadi juara di grup.”

“Semuanya diawali dengan laga awal 0-0 menghadapi Atletico Madrid, ketika kami baru saja mengawali dan raih irama kami. namun kami kerepotan dan tertahan untuk memperlihatkan dapat meraih poin yang menentukan.” Sambung Di Francesco.

Del Piero Sebut Emre Can Amat Cocok dengan Juventus

Pemain gelandang Liverpool Emre Can dikabarkan akan pindah ke Juventus. Alessandro Del Piero menganggap kalau Can memang pas untuk garis tengah Bianconeri.

Kelangsungan karier dari Can di Liverpool sementara menjadi tanda tanya. Pemain yang berumur 23 tahun tersebut masih belum menambah panjang kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim ini.

Sering kali klub disebut mulai dekati dirinya. Juventus, Borussia Dortmund, Bayern Munich, sampai Manchester City beritanya tertarik pada Can.

Beritanya yang sering terdengar ialah Juve jadi tim yang amat bernafsu merekrut Can. Raksasa Serie A tersebut dikabarkan akan bergerak pada bursa transfer pada bulan Januari yang akan datang.

Legenda Juventus, Del Piero, mengabarkan kalau Can akan amat cocok untuk Juve. Fisiknya yang kokoh akan cocok kalau ditandemkan dengan Sami Khedira dan Miralem Pjanic.

“Mungkin Juventus dapat sampai pada kata sepakat di bulan Januari. Mereka perlukan sosok seperti dirinya. Ia miliki fisik yang kuat, hebat dan bakal amat cocok dengan Sami Khedira dan Miralem Pjanic di tengah lapangan,” kata Del Piero.

Can telah tampil sebanyak 19 kali pada musim ini dan ciptakan 4 angka dan juga 4 kali assist, termasuk catatkan 1 angka ketika Liverpool tundukkan Brighton & Hove Albion dengan skor 5-1 pada akhir pekan kemarin.