Featured

Jadwal dan Prediksi Skor PSG vs Juventus

Paris Saint-Germain segera beradu dengan Juventus di betdeal.com dalam laga International Champions Cup 2017 yang akan dihelat di Hard Rock Stadium, Kamis (27/7) pagi WIB.

Di tengah pemberitaan mengenai keinginan Paris Saint-Germain yang ingin menarik Neymar dengan nilai yang sangat tinggi, performa klub kaya ini bisa jadi pertimbangan bintang Barcelona tersebut. Paslnya, tim klub ini memulai laga dengan hasil seri 1-1 kontra AS Roma, dan menang lewat penalti.

Laga kedua International Champions Cup 2017 kemudian mempertemukan mereka dengan Tottenham Hotspur, Sabtu (22/7) malam waktu setempat dengan hasil yang buruk. Kevin Trapp harus keluar di babak awal dan tim Ligue 1 kemudian gagal dengan skor akhir 4-2.

Sementara untuk Juventus, jadwal laga tim Serie A ini tidak akan dimulai hingga Agustus minggu kedua dalam Piala Super Italia kontra Lazio. Sebelumnya, mereka juga akan berhadapan dengan Roma serta Spurs, dan pastinya PSG.

Diyakini jika klub ini akan berupaya meraih kemenangan berhadapan dengan PSG. Namun, mereka diyakini akan memainkan tim pilihan kedua, karena mereka juga harus bersiap dalam laga kontra AS Monaco.

  • Prediksi Skor, Statistik dan Pemain

Prediksi Skor : PSG 0-2 Juve.

Ini menjadi laga pertama bagi keduanya. Juve sendiri sudah mendapatkan kemenangan hingga 60% dari lima laga mereka. Untuk PSG sendiri, hanya mendapatkan sekitra 25% dari empat laga mereka.

Paris Saint-Germain sepertinya tidak akan bermain dengan Serge Aurier, Hatem Ben Arfa, dan Grzegorz Krychowiak yang masih bergelut dengan berita transfer pemain. Julian Draxler masih istirahat setelah membela timnas di Piala Konfederasi 2017 yang lalu. Ada juga Dani Alves dan Yuri Berchiche, dua pemain baru yang kemungkinan akan bergabung.

Untuk Juventus, mereka akan memainkan Douglas Costa dan Rodrigo Bentacur. Bintang lapangan seperti Gianluigi Buffon, Andrea Barzagli, hingga Gonzalo Higuain akan memperkuat tim.

Berita Transfer: AC Milan Sukses Angkut Kiper Muda Denmark ke San Siro

Klub elite Serie A Italia, AC Milan baru saja memastikan diri mendapatkan penjaga gawang muda asal Dernmark, Andreas Jungdal. Perekrutan ini sangat jelas bahwa sang kiper diproyeksikan sebagai kiper masa depan yang terlihat begitu meyakinkan di usia mudanya.

Kepastian Milan mendatangkan Andreas Jungdal terlihat disitus resminya, dan menurut data yang ada, Milan sukses mendatangkan sang kiper dari Vejle Boldklub dnegan status permanen dengan durasi kontrak hingga 30 Juni 2022 mendatang.

Andreas Jungdal saat ini sudah tergabung bersama skuat Milan di level primavera dan tercatat sebelum kepastian ini terjadi, sang kiper sudah melakukan trial sejak bulan Februari kemarin. Status sekarang hanya tinggal memastikan saja bahwa Andreas Jungdal benar resmi milik Milan.

Sebagai seorang penjaga gawang, Andreas Jungdal merupakan sosok idel untuk menempati posisi krusial di dunia sepak bola tersebut. Lahir pada tanggal 22 Februari 2002, Andreas Jungdal memiliki tinggi badan mencapai 195 cm.

Berbicara pengalaman, maka Andreas Jungdal sudah cukup matang sebagaimana dia pernah bermain untuk timnas Denmarka U-17 dengan catatan enam pertandingan. Jika merujuk pada kasus bursa transfer musim panas 2019 ini, maka Milan bisa disebut bukanlah tim yang agresif dalam perburuan pemain.

Meski sukses mengunci dua pemain baru macam Theo Hernandez dan Rade Krunic. Namun dua pemain ini masih diprediksi belum cukup untuk mengembalikan Milan ke level tertinggi Serie A maupun Eropa. Terlihat Milan hanya melakukan aktifitas di dalam saja, terbukti mereka baru saja mempermanenkan status Franck Kessie, sedangkan Andre Silva kembali dari masa peminjaman di Sevilla.

Jadwal Milan ke depan adalah tur pramusim 2019 ke Amerika Serikat dengan agenda melawan tim-tim terbaik, Liga Amerika dan tentunya Liga Eropa dalam ajang Internasional Club 2019.

Denda Pajak Bisa Bikin Neymar Merapat ke Juve

Spekulasi masa depan Neymar di Paris Saint Germain masuk dalam edisi baru. Bukan lagi Barcelona yang diisukan menjadi harapan Neymar pergi dari Paris, melainkan muncul sosok baru yang diketahui memiliki sumber dana cukup besar di musim 2019 ini.

Klub yang dimaksud disini adalah Juventus. Menurut berbagai sumber, munculnya nama klub asa Serie A tersebut karena Neymar takut akan kasus pajak yang ada di Spanyol. Sudah menjadi berita biasa ketika Neymar dan PSG tidak akur, yang memperlihatkan Neymar mangkir dari skuat tim.

Dalam hal ini, Neymar meminta kepada PSG untuk dijual dan Barcelona menjadi tujuan utama sang pemain. Alasan Neymar kembali ke klub yang ditinggalkan pada musim 2016 itu sangat sederhana, dimana dia ingin kembali bermain bersama Lionel Messi dan Luis Suarez di lini serang Barcelona.

Menariknya disini ketika kabar Neymar tertarik merapat Juventus menghilangkan nama Barcelona. Agen sekaligus ayah Neymar Neymar Senior, diklaim tengah berada di Turin sejak dua hari lalu. Bisa dipastikan bahwa keberadaan sang agen bukan soal liburan, karena dirinya tertangkap kamera sedang melakukan pembicaraan dengan Direktur Juventus, Fabio Paratici yang diklaim membahas soal transfer Neymar.

Dilain sisi, muncul kabar menyebutkan jika otoritas pajak Spanyol sedang melakukan investigasi perihal status Neymar yang diduga melakukan pelanggaran pajak di tahun 2016 perihak bonus kontrak baru yang didapat dari Barcelona yang disebutkan melakukan pelanggaran sebesar 35 juta euro.

Pertama dan paling segara adalah ketika transfer Barcelona ke PSG pada 2016 silam. Harga jual Neymar saat itu mencetak 222 juta euro, dan yang kedua adalah bonus perpanjangan kontrak Neymar di Barcelona yang mencapai 26 juta euro.

Bonus yang disebutkan disini memang belum dilunasi oleh Barcelona, karena masih terkendala soal gugatan di pengadilan, dimana masih dalam proses investigasi otoritas pajak. Dalam hal ini, mereka begitu agresif kepada semua pemain bola khususnya klub-klub besar.

Bukan hanya Neymar seorang, bahkan Cristiano Ronaldo yang sudah secara resmi menjadi pemain Juventus juga masih dalam wacana investigasi otoritas pajak Spanyol. Mungkin hal inilah yang membuat Ronaldo tidak betah berlama-lama di negara dijuliki sebagai Matador tersebut.

Inilah Calon Kiper Terkaya Dunia, Siapa Dia?

David De Gea diklaim telah bersedia menekan perpanjangan kontrak di Manchester United. Ketika proses negoisasi berjalan lambat, sampai pada akhirnya pihak Setan Merah dipastikan mempertahankan De Gea di musim depan.

Status kontrak De Gea berada di atas tidak kejalasan dalam beberapa bulan terakhir, dalam hal ini Manchester United terlihat bekerja ektra keras dalam mempertahankan kontrak De Gea agar mau diperpanjang. Dalam hal ini, pihak sang kiper menyadari bahwa posisi mereka berada di atas angin dalam bernegoisasi.

Sebelum kontrak baru terjadi, De Gea menyisahkan satu musim lagi, dimana pihak Setan Merah harus bekerja ektra untuk bisa mempertahankan De Gea. Situasi dan kondisi ini membuat De Gea menuntut gaji super tinggi.

Keinginan De Gea jelas memperlambat kinerja pihak Manchester United. Menurut beberapa sumber, De Gea menuntut gaji super tinggi, setidaknya senilai dengan Alexis Sanchez yang disebut mendapatkan 500.000 poundsterling per minggu.

Pada awalnya pihak Manchester United menolak, dan hanya berani memberikan gaji sebesar 375.000 pounds per pekan pada kiper Spanyol itu. Berjalannya waktu, akhirnya mantan kiper Atletico Madrid itu mau menerima penawaran Setan Merah.

De Gea disebut-sebut baru akan menandatangi perpanjangan kontrak dengan Manchester United setelah tur pramusim berakhir. Andai benar terjadi, De Gea bisa lebih fokus di musim depan.

Jika De Gea mendapatkan gaji sebesar 375.0000 pounds per pekan, maka dirinya bisa mendapat predikat sebagai kiper terkaya dunia. Besar harapan dari banyak pihak andai benar mendapatkan gaji sebesar itu, De Gea bisa tampil konsisten dan membantu Manchester United berjaya kembali.

Usut punya usut, kontrak De Gea yang baru berdurasi lima musim yang artinya akan bertahan hingga musim 20224 mendatang. Status ini pastinya menutup pintu PSG dan klub-klub lain yang berusaha mendekati De Gea yang sudah lebih dulu mengucap janji setia kepada seragam Setan Merah.

Gelandang Lincah Pantai Gading Ini Masuk Radar AC Milan

AC Milan kembali menunjukkan agresifitasnya dalam mencari bakat baru di jendala transfer musim panas 2019 ini. Kabar terbaru menyebutkan jika mereka tengah melakukan pendekatan kepada pihak Fulham soal transfer Jean Michael Seri.

Ketertarikan Milan terhadap seorang gelandang berdasarkan respon dari pelatih baru mereka yang datang di bursa transfer musim panas ini. Marco Giampolo dengan proyek barunya berencana membuat Milan semakin kuat musim depan, khususnya di bagian lini tengah.

Tak hanya soal taktis saja, Milan memang harus mendatangkan gelandang baru sebagaimana mereka harus mengantisipasi kepergian Tiemoue Bakayoko yang rumornya tidak akan dipermanenkan di musim panas ini. Atas dasar itulah mengapa sang pelatih mendesak pihak Milan untuk mendatangkan gelandang baru di bursa transfer kali ini.

Milan pun tertarik terhadap permainan Jean Michael Seri dari Fulham. Dalam dua musim terakhir dan catatan menjelaskan bahwa penampilan Michael Seri bersama dengan Nice dan Fulham sangat luar biasa dengan memperlihatkan perkembangan positif.

Jika merujuk pada situasi Fulham sekarang, maka jalan terbaik mereka adalah menjual Michael Seri sebagaimana memiliki beban gaji yang cukup tinggi dan penghasilan bermain di Liga Champhionship musim depan jelas tidak akan bisa menutupi pengeluaran Fulham musim depan.

Melihat situasi itu terjadi pada Fulham, lantas Milan bergerak cepat untuk bisa mendapatkan hasil yang memuaskan hati. Laporan yang sama mengklaim bahwa Jean Michael Seri bukanlah pilihan utama Marco Giampolo di bursa transfer kali ini. Dan bila membedah lebih dalam, maka nama Michael Seri adalah yang kedua dari incaran sang pelatih andai gagal mendatangkan gelandang Arsenal, Lucas Torreira.

Meski belum menunjukkan jawaban yang pasti, namun banyak yang menilai jika Milan akan gagal sebagaimana mereka tidak akan sanggup dengan transfer Torreira, dan Giampolo diyakini akan berpaling ke Micheal Seri.

Dybala Sudah Bisa Berduet Dengan Messi?

Paulo Dybala terlihat sangat percaya diri dalam menyampaikan keyakinan bahwa dirinya bisa berduet dengan Lionel Messi. Pernyataan ini keluar usai Dybala mampu memberikan peringkat ketika di Copa America 2019 dengan mengalahkan Chile.

Di pertandingan panas tersebut, Argentina berhasil memetik kemenangan 2-1 dan salah satu golnya diciptakan oleh Dybala. Adapun banyak pernyataan bahwa pemain Juventus tersebut gagal bersinar bersama timnas Argentina karena dianggap memiliki karakter bermain yang mirip dengan Messi.

Berjalannya waktu dan tepatnya pada pertandingan melawan Chile, Dybala mampu menepis semua berita miring tersebut dengan bermain sangat baik. Bukan hanya mampu menjalani kerjasama dengan Messi, namun Dybala menjadi penentu kemenangan Argentina.

Permainannya di laga Chile itu seakan menegaskan bahwa Dybala tidak ada masalah andai di duetkan kembali dengan Messi. Pada Copa America 2019, Dybala memang tak banyak mendapatkan kepercayaan sebagai starter dan lebih sering jadi pemain pengganti.

Akan tetapi melawan Chile, Dybala mendapat kesempatan dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni yang dengan baik menjawab kepercayaan dari semua pihak termasuk fans yang tak kurang-kurang meragukan penampilannya.

“Menurut saya, saya sudah bisa dipasangkan bersama dengan Messi di atas lapangan. Ini hanya soal bagaimana cara mengenal satu sama lain dengan lebih baik, menemukan chemistry, melihat di mana dan bagaimana kami masing-masing harus bergerak. Kami memiliki sistem permainan yang bagus. Itu terjadi dengan Messi melawan Chile dan juga dengan Aguero,” cetus Dybala.

“Jelang pertandingan, kami sedikit membicarakan soal pergerakan yang harus dilakukan ketika pertandingan. Salah satu bergerak lebih ke depan dan yang lainnya harus bergerak ke dalam untuk menjemput bola. Kami melakukan sesuatunya dengan baik, dan saya bahagia,”

Dybala sejatinya pernah menyampaikan bahwa bermain bersama Lionel Messi tidak lah mudah, untuk itu Dybala mencoba mendapatkan feeling untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

“Sulit bermain bersama Messi karena kami bermain di posisi yang sama. Tapi bagaimanapun juga, saya harus beradaptasi dan saya harus membuatnya merasa nyaman. Saya memiliki kemungkinan untuk bermain dengan Messi di tim nasional dan ini sangat menyenangkan. Saya bisa memilikinya sebagai rekan dan saya bisa belajar banyak darinya,” pernyataan Dybala di tahun 2017 lalu.

“Messi bermain di posisi saya yang biasa saya mainkan, dan itu membuat saya belajar banyak. Bagaimana dia menafsirkan permainan, bagaimana pendapatnya, bagaimana dia melihat pergerakan rekan setim, itu akan membantu saya di masa depan,” tutup Dybala yang diisukan akan dijadikan alat tukar Juventus soal transfer Mauro Icardi dari Inter Milan.

Prediksi Skor Akurat BATE Borisov Vs Piast Gliwice 11 Juli 2019

Prediksi Skor Bola Akurat Kualifikasi Liga Champions Musim 2019-2020 antara BATE Borisov vs Piast Gliwice akan dilangsungkan hari Kamis, 11 Juli 2019 pada pukul 00:00 WIB bertempat di Borisov Stadium.

leg 1 babak kualifikasi Liga Champions kali ini menghadirkan pertandingan yang bisa dibilang akan berjalan menarik, dimana kedua tim adalah tim besar dari masing-masing liga terbaik Eropa. Bisa kita lihat disini bahwa yang paling dikenal adalah BATE, dimana klub ini sudah berpengalaman di ajang ini.

Jika di bedah lebih dalam, maka mereka pantas menang karena level mereka masih lebih baik daripada Piast Gliwice. Adapun keunggulan BATE adalah bertindak sebagai tuan rumah, berdasarkan catatan yang ada mereka terlalu kuat ketika bermain dikandang sendiri.

Adapun status itu jelas memberikan jawaban bahwa Piast Gliwice harus bisa bermain lebih dari biasanya jika ingin mendapatkan poin, dan leg pertama ini jelas akan sedikit lebih berat karena butuh adaptasi. Pasaran puran pun memberikan kejelasan bahwa BATE adalah tim yang pantas diunggulkan.

Prediksi skor 2-0 adalah status yang pantas dan BATE dengan dukungan besar dari publiknya sendiri di prediksi akan bermain ngotot, dan bisa dijamin pertahanan Piast Gliwice akan goyang di sepanjang 20 menit babak pertama.

Head to Head BATE Borisov vs Piast Gliwice:

Belum Pernah Bentrok

Lima Laga Terakhir BATE Borisov:

[01/06/19] Gomel 0 – 2 BATE
[08/06/19] BATE 0 – 2 Jelgava
[16/06/19] BATE 3 – 1 Shakhtyor
[22/06/19] Isloch 0 – 0 BATE
[26/06/19] Sputnik 2 – 5 BATE

Lima Laga Terakhir Piast Gliwice:

[12/05/19] Piast Gliwice 2 – 1 Jagiellonia
[16/05/19] Pogon Szczecin 0 – 0 Piast Gliwice
[19/05/19] Piast Gliwice 1 – 0 Lech Poznan
[22/06/19] Piast Gliwice 2 – 2 Sered
[29/06/19] Piast Gliwice 2 – 2 Jastrzebie

Perkiraan Susunan Pemain BATE Borisov vs Piast Gliwice:

BATE Borisov: Scherbitski; Filipovic, Filipenko, Volkov, Rios, Ivanic, Dragun, Baga, Stasevich, Signevich, Skavysh.

Piast Gliwice: J. Szmatula, P. Mraz, M. Pietrowski, R. Murawski, S. Zivec, M. Nespor, K. Vacek, M. Bukata, U. Korun, J. Barisic, Hebert.

Prediksi Bola Namibia Vs Pantai Gading 1 Juli 2019

Prediksi Skor Bola Piala Afrika Namibia vs Pantai Gading akan dilangsungkan hari Senin, 1 Juli 2019 pada pukul 23:00 WIB bertempat di Stadion 30 June Air Defence.

Namibia harus berjuang keras untuk bisa keluar dari Grup D Piala Afrika 2019, di pertandingan pamungkas ini kedua tim dituntut untuk meraih kemenangan sebagaimana kemenangan akan menuntun keduanya melaju ke babak selanjutnya.

Kini semua terlihat jelas bahwa Namibia beda kelas dengan Pantai Gading, dan bila dirujuk dari catatan kedua tim, maka masih dibilang berimbang sebagaimana keduanya terakhir kali bertemu dengan mengeluarkan Namibia sebagai pemenang.

Namun di saat seperti ini, dipertandingan besar seperti Piala Afrika, tentunya pengalaman dan kualitas Pantai Gading masih yang terbaik dan Namibia sendiri dipastikan akan tertekan dengan agresifitas dari serangan Pantai Gading.

Skor tipis 1-2 adalah skor yang layak dikatakan menutup pertandingan ini, dan Pantai Gading sebagai tim penguasa permainan akan memberikan pelajaran penting kepada Namibia bagaimana mengendalikan permainan dengan fokus dan kualitas.

Head to Head Namibia vs Pantai Gading:

[14/01/18] Pantai Gading 0 – 1 Namibia
[09/02/98] Pantai Gading 4 – 3 Namibia

Lima Laga Terakhir Namibia:

[23/03/19] Zambia 4 – 1 Namibia
[26/05/19] Mozambik 1 – 2 Namibia
[28/05/19] Namibia 1 – 2 Malawi
[30/05/19] Namibia 3 – 0 Seychelles
[23/06/19] Maroko 1 – 0 Namibia

Lima Laga Terakhir Pantai Gading:

[07/06/19] Pantai Gading 3 – 1 Comoros
[15/06/19] Pantai Gading 0 – 1 Uganda
[18/06/19] Pantai Gading BATAL Ethiopia
[19/06/19] Pantai Gading 4 – 1 Zambia
[24/06/19] Pantai Gading 1 – 0 Afrika Selatan

Perkiraan Susunan Pemain Namibia vs Pantai Gading:

Namibia: Kazapua – Fredericks – Hambira – Ngaruka – Kamberipa – Horaeb – Kamatuka – Papama – Stanley – Naweseb – Iimbondi.

Pantai Gading: Cisse – Traore – Bagayoko – Bamba – Deli – Die – Diomande – Angban – Meite – Cornet – Assale.

Inilah The Next David Silva di Manchester City

Di masa penghujung karirnya bersama Manchester City, David Silva pun mengeluarkan sedikit kejutan dan pantas dipertimbangkan. Berdasarkan ucapannya sendiri, dia berani menunjuk calon pewarisnya di dalam permainan The Citizen musim depan.

David Silva berani mengatakan jika sosok Phil Foden adalah pewarisnya yang pasti jika memang mendapatkan kesempatan. Mungkin banyak orang menyetujui bahwa David Silva adalah sosok krusial dalam perjalanan dua musim spesial Manchester City di pentas Premier League Inggris.

Sejak kedatangannya ke Etihad Stadium, permainan Manchester City lebih segar dan kreatif. Terbukti kedatangannya mampu memberikan beberapa gelar domestik untuk klubnya. Terakhir kali adalah membantu timnya menjuarai Premier League Inggris dua kali beruntun.

Menariknya disini ketika namanya dibesar-besarkan akan pensiun di Manchester City, nyatanya David Silva menyatakan siap berpisah dengan para fansnya di Manchester sebagaimana jalurnya pas dengan kontraknya akan berakhir di musim 2020 mendatang.

Ditengah kecemasan para fans yang menganggap akan kehilangan nyawa permainan karena David Silva akan pergi. Sang pemain sendiri lah yang mencoba mencairkan suasana dengan mempercayai sosok Phil Foden mampu menggantikan perannya di skuat The Citizens.

“Saya yakin dia [Foden] akan menjadi pemain yang fantastis. Dia adalah seorang pria yang sangat baik dan dia akan menjadi pengganti yang sangat baik untuk diri saya dalam tim ini.” cetus David Silva.

“Selain karena kemampuan alamiahnya, dia juga seorang pemain yang sangat kompetitif. Rasa besarnya yang ingin selalu ingin menang, hal itulah yang membuatnya menuntun kepada calon pemain terbaik,”

“Ketika berusia muda, anda pasti selalu meminta saran kepada pemain berpengalaman. Saya sudah memberinya banyak saran, seperti bagaimana bergerak di atas lapangan. Dia sudah memiliki informasi tersebut dan dia sudah semakin membaik dari hari ke hari.”

David Silva juga mendoakan Foden agar bisa sukses bersama Manchester City. Sampai-sampai David Silva menyebut jika sang pemain itu sangat mirip dengannya ketika masih muda.

“Foben mengingatkan saya ketika masih muda, terutama bagaimana dirinya sebagai seorang pemain. Dia adalah sosok yang pendiam, namun dia suka berkompetisi. Dia benci kekalahan. Nasehat terbaik yang bisa saya berikan kepadanya adalah agar dia selalu tenang. Apapun yang akan terjadi padanya, baik pada saat senang ataupun susah, dia harus terus tenang.” tutup David Silva.