Featured

Jadwal dan Prediksi Skor PSG vs Juventus

Paris Saint-Germain segera beradu dengan Juventus di betdeal.com dalam laga International Champions Cup 2017 yang akan dihelat di Hard Rock Stadium, Kamis (27/7) pagi WIB.

Di tengah pemberitaan mengenai keinginan Paris Saint-Germain yang ingin menarik Neymar dengan nilai yang sangat tinggi, performa klub kaya ini bisa jadi pertimbangan bintang Barcelona tersebut. Paslnya, tim klub ini memulai laga dengan hasil seri 1-1 kontra AS Roma, dan menang lewat penalti.

Laga kedua International Champions Cup 2017 kemudian mempertemukan mereka dengan Tottenham Hotspur, Sabtu (22/7) malam waktu setempat dengan hasil yang buruk. Kevin Trapp harus keluar di babak awal dan tim Ligue 1 kemudian gagal dengan skor akhir 4-2.

Sementara untuk Juventus, jadwal laga tim Serie A ini tidak akan dimulai hingga Agustus minggu kedua dalam Piala Super Italia kontra Lazio. Sebelumnya, mereka juga akan berhadapan dengan Roma serta Spurs, dan pastinya PSG.

Diyakini jika klub ini akan berupaya meraih kemenangan berhadapan dengan PSG. Namun, mereka diyakini akan memainkan tim pilihan kedua, karena mereka juga harus bersiap dalam laga kontra AS Monaco.

  • Prediksi Skor, Statistik dan Pemain

Prediksi Skor : PSG 0-2 Juve.

Ini menjadi laga pertama bagi keduanya. Juve sendiri sudah mendapatkan kemenangan hingga 60% dari lima laga mereka. Untuk PSG sendiri, hanya mendapatkan sekitra 25% dari empat laga mereka.

Paris Saint-Germain sepertinya tidak akan bermain dengan Serge Aurier, Hatem Ben Arfa, dan Grzegorz Krychowiak yang masih bergelut dengan berita transfer pemain. Julian Draxler masih istirahat setelah membela timnas di Piala Konfederasi 2017 yang lalu. Ada juga Dani Alves dan Yuri Berchiche, dua pemain baru yang kemungkinan akan bergabung.

Untuk Juventus, mereka akan memainkan Douglas Costa dan Rodrigo Bentacur. Bintang lapangan seperti Gianluigi Buffon, Andrea Barzagli, hingga Gonzalo Higuain akan memperkuat tim.

Kehilangan Hazard Akan Tetap Buat Chelsea Finish 4 Besar

Mantan penjaga gawang Chelsea, Mark Schwarzer mencoba memberikan pandangannya perihal perjalanan The Blues di Premier League musim depan. Menurutnya, Chelsea akan tetap bersaing dalam perburuan posisi empat besar meski tanpa Eden Hazard di dalam permainan.

Sudah menjadi berita yang paling panas dalam satu musim terakhir. Setelah beberapa penolakan yang diperlihatkan Hazard, pada akhirnya sang pemain menyerah juga dengan meneken kontrak baru bersama Real Madrid di musim ini.

Hazard akhirnya keluar dari Stamford Bridge sebagai pemain kelas dunia yang ditebus Madrid dengan mahar 100 juta Euro. Kepergian Hazard jelas memberikan rasa penyesalan bagi pendukung Chelsea karena sang pemain sudah menjadi sosok yang krusial dalam nyawa permainan The Blues.

Kini semua nampak semakin berat karena embargo transfer Chelsea, sehingga mereka tidak bisa mendatangkan pemain baru untuk menggantikan Hazard. Meski demikian, Mark Schwarzer begitu yakin jika Chelsea akan tetap bersaing di pentas tertinggi Premier League musim depan.

“Saya rasa sudah cukup jelas betapa penting arti Hazard untuk tim ini dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi saya merasa pemain sekaliber Hazard yang merupakan sosok pembeda bagi tim ini, terkadang bisa menjadi titik lemah karena semua hal bertumpu terhadap dirinya sehingga pemain lain seakan tidak memiliki tanggung jawab di dalam tim.” lanjut Mark Schwarzer.

“Kepergian dia harus membuat perubahan pada keyakinan pemain lain agar benar-benar berusaha lebih keras lagi dan menunjukkan performa yang lebih konsisten. Saya rasa ada banyak pemain Chelsea yang tidak konsisten dalam beberapa tahun terakhir sehingga mereka kini punya kesempatan untuk unjuk gigi,”

Mark Schwarzer begitu percaya diri Chelsea akan tetap bertahan tanpa Hazard, karena dia tahu bahwa The Blues punya banyak pemain hebat yang bisa menggantikan peran Hazard dalam permainan tim.

“Chelsea kehilangan salah satu pemain terbaik di dunia, dan saya tidak ragu mengatakan bahwa mereka mengalami kehilangan yang sangat besar. Akan tetapi Chelsea memiliki skuat yang yang sangat kuat, dan anda harus ingat mereka punya banyak pemain berkualitas yang mereka pinjamkan ke klub lain.”

“Saya percaya bahwa Chelsea masih bisa finish di empat besar musim depan. Banyak pemain kualitas tim mereka di dalam maupun di luar, sehingga mereka hanya perlu menemukan kombinasi yang tepat untuk menggantikan Hazard.” tutup Mark Schwarzer.

Agen Bocorkan Masa Depan De Ligt

Spekulasi masa depan Matthijs De Ligt terus menjadi pertanyaan, dimana sebelumnya dia sudah mencapai kesepakatan personal dengan jawara Ligue 1 Perancis, Paris Saint-Germain. Namun semua itu kembali tidak benar, lantaran sang agen sang pemain, Mino Raiola membantahnya.

Situasi yang terus berkembang sampai sekarang ini memaksa sang agen harus angkat bicara. Mino menegaskan bahwa sampai saat ini Matthijs De Ligt masih berstatus sebagai pemain Ajax Amsterdam. Kabar yang terus menyangkut masa depan Matthijs De Ligt sangat wajar.

Pemain muda asal Belanda ini memang menjadi pusat perburuan dari para klub elite Eropa. Sebut saja Barcelona, PSG, hingga Juventus yang semuanya sangat menginginkan tanda tangan Matthijs De Ligt. Namun belakangan ini, nama PSG menjadi yang terdepan dalam perburuan sang pemain.

Klaim ini menjadi besar ketika Mino Raiola sudah berada di Prancis guna merampungkan kepindahan sang pemain. Namun semua itu tidaklah benar karena Raiola mengakui sendiri bahwa klienya belum menerima apa-apa.

“Situasi ini merupakan sebuah contoh yang sudah lama terdengar, dan sampai sekarang terus terjadi,” cetus Raiola soal transfer De Ligt ke PSG.

Awal munculnya kabar merapatnya De Ligt ke Paris diberitakan oleh wartawan ternama asal Perancis, Lassana Camara. Melalui media sosial Twitter, dia berkata bahwa Raiola berada di Prancis untuk melakukan finalisasi kepindahan kliennya tersebut.

Cuitan itu ditambahkan dengan bukti keyakinan bahwa Raiola sudah melakukan pembicaraan dengan pihak PSG. Tapi Raiola menegaskan bahwa itu adalah salah satu cara Camara menyebarkan kebohongan, dan mengaku tak pernah berbincang dengannya.

“Foto dengan dia sang jurnalis adalah karena dia yang meminta saya untuk berfoto dengan saya, saya tak tahu siapa pria ini. Saya tak pernah berbicara dengannya,” tutup Raiola.

Klaim Raiola muncul usai dirinya terlepas dari jeratan hukuman FIFA. Seperti yang diketahui, pria asal Italia tersebut sempat dihadang dengan hukuman larangan dekat dengan dunia sepak bola selama tiga bulan. Memang jalan sudah benar, banding yang dilempar oleh pihak Raiola diterima oleh pengadilan arbitrase olahraga (CAS).

Meski keputusan resmi baru akan terjadi pada bulan Juli mendatang, namun diyakini Raiola akan segera merampungkan beberapa PR-nya dalam waktu dekat. Kasus ini sejatinya memberikan ruang sempit terhadap dirinya, dimana dia tidak boleh berada di Italia karena kasus ini bermula dari tuduhan federasi sepak bola Italia.

Juve Siap Tumbalkan 5 Pemain Demi Pogba Kembali

Juventus ternyata tidak main-main dalam urusan membawa pulang Paul Pogba dari Manchester United. Dalam bocorannya, nama Pogba menjadi target utama mereka di bursa transfer musim panas 2019 ini. Sosok pemain kelahiran Perancis ini dipercaya akan meningkatkan level bermain Juventus di pentas Eropa.

Spekulasi masa depan Pogba terus dipertanyakan, sampai saat ini sang pemain tidak bisa mendapatkan hati dari publik Old Trafford karena performa yang dianggap naik-turun. Jika dibedah, Pogba masih masuk dalam golongan pemain terbaik Setan Merah edisi 2018/19.

Dalam catatannya, Pogba sukses mencetak gol lebih banyak dari pemain Manchester lainnya, dan seburuk-buruknya Pogba dia masih bisa memberikan kontribusi kepada tim. Tidak diketahui alasan pasti mengapa fans begitu sering mengkritik penampilan Pogba.

Terlihat mereka tidak pernah puas melihat permainan Pogba yang dianggap tidak sebanding dengan penampilannya ketika membela timnas Perancis di ajang Piala Dunia 2018 Rusia. Situasi panas ini memunculkan gosip bahwa Pogba siap angkat kaki dari Old Trafford.

Juventus sampai saat ini masuk dalam ketegori klub yang berpeluang mendapatkan tanda tangan Pogba. Meski belum mendapatkan pelatih baru pasca kepergian Massimiliano Allegri, namun nama Pogba masih menjadi yang utama.

Ketika urusan pelatih selesai, bukan tidak mungkin Juve akan melakukan langkah besar dengan bergerak cepat membujuk Pogba kembali ke Turin. Usut punya usut, Pogba disebut sudah setuju pulang ke Juventus, tetapi Juve harus mengumpulkan uang untuk menuntaskan transfer ini.

Menariknya disini ketika sosok Pogba akan menumbalkan lima pemain yang menurut gosipnya siap dijual oleh Juventus. Mereka adalah Mario Mandzukic, Douglas Costa, Joao Cancelo, Juan Cuadrado, dan Mattia Perin. Rencana Juventus ini jelas mencari dana sebesar 110 juta euro, yang bakal sangat membantu pendanaan transfer Pogba.

Usut punya usut, Manchester United tidak ingin merugi dengan menjual Pogba diharga yang sama ketika mendatangkannya dari Juventus pada musim 2015 lalu. Transfer Pogba merupakan sebuah garis keuntungan yang begitu besar, bagi pihak Setan Merah menjual Pogba adalah solusi terbaik karena bisa melepas pemain yang mengganggu kestabilan skuat.

Sementara bagi Pogba sendiri menerima tawaran Juventus adalah solusi dalam memperbaiki karirnya di klub, dan Juventus pun terbilang untung karena mendapatkan satu harapan untuk bisa kembali bersaing di pentas Eropa.

Transfer Pogba ini merupakan win-win-solution untuk semua pihak. MU untung karena bisa melepas pemain yang disebut mengganggu stabilitas skuad, Pogba untung tersebab mampu memperbaiki kariernya, Juve pun untung.

Prediksi Luksemburg Vs Madagaskar 3 Juni 2019

Prediksi Skor Bola Jitu Luksemburg Vs Madagaskar yang akan dilangsungkan hari Senin, 3 Juni 2019 pada pukul 00:00 WIB bertempat di Stadion Josy Barthel.

Laga uji coba internasional benua Eropa ini tidak akan disia-siakan oleh Luksemburg dalam mengukur kekuatan mereka sekarang. Melawan Madagaskar tentunya akan menguntungkan bagi Luksemburg dalam membangkitkan semangat para pemainnya.

Meski unggul dalam pengalaman, namun Madagaskar jelas bukan lawan yang mudah diremehkan oleh Luksemburg. Adapun Luksemburg sendiri adalah tim yang sering kali menjadi bulan-bulanan oleh tim-tim besar Eropa, dan melawan Madagaskar menjadi persiapan yang bagus untuk mereka sebelum kembali ke Liga Eropa.

Kualitas dan pengalaman jelas unggul Luksemburg, atas dasar itulah mereka akan memenangkan pertandingan dengan sangat mudah meski sang lawan mampu memberikan penekanan, namun pada akhirnya dukungan dari publik sendiri membuat Luksemburg menang dengan skor 2-0.

Head to Head Luksemburg Vs Madagaskar:

Belum Pernah Bentrok

5 Laga Terakhir Luksemburg:

[16/10/18] Luksemburg 3 – 0 San Marino
[16/11/18] Luksemburg 0 – 2 Belarusia
[19/11/18] Moldova 1 – 1 Luksemburg
[23/03/19] Luksemburg 2 – 1 Lithuania
[26/03/19] Luksemburg 1 – 2 Ukraina

5 Laga Terakhir Madagaskar:

[09/09/18] Madagaskar 2 – 2 Senegal
[13/10/18] Guinea Khatulistiwa 0 – 1 Madagaskar
[16/10/18] Madagaskar 1 – 0 Guinea Khatulistiwa
[18/11/18] Madagaskar 1 – 3 Sudan
[24/03/19] Senegal 2 – 0 Madagaskar

Prediksi Susunan Pemain Luksemburg Vs Madagaskar:

Luxembourg: R. Schon – L. Jans – C. Philipps – D. Sinani – V. Thill – M. Janisch – M. Chanot – L. Barreiro – C. Martins Pereira – O. Thill – D. Turpel.

Madagascar: M. Bakary – P. Ratahinjanahary – B. Jaotombo – J. Randrianasolo – A. Rakotondrazaka – A. Andrianarimanana – Tsito Razafindrasata – M. Ravelomanantsoa – R. Theodin – M. Rabeson – R. Rakotoarisoa.

Pulisic Ingin Segera Merumput Bersama Chelsea

Christian Pulisic nampaknya sudah gatal kaki ingin segera menunjukkan kualitas skillnya bersama Chelsea. Pemain Amerika Serikat itu mengaku ingin segera memberikan perubahan positif pada kekuatan The Blues di kompetisi musim depan.

Pulisic resmi menjadi pemain Chelsea sejak ditransfer dari Dortmund pada bursa transfer musim dingin bulan Januari 2019 lalu. Pemain berusia 20 tahun itu digaet oleh Chelsea dengan mahar lebih dari 58 juta poundsterling.

Kepastian transfer itu memberikan keputusan untuk menahan Pulisic di Dortmund sampai akhir musim ini dengan status sebagai pemain pinjaman dan baru akan mendarat ke Chelsea pada musim baru 2019-2020. Kini situasi sudah berubah, dan setelah rampung dengan Dortmund Pulisic langsung merapat ke Stamford Bridge.

Tak lama setelah itu, Pulisic akan kembali ke negaranya sementara waktu sebagaimana Amerika Serikat akan ikut dalam ajang Gold Cup. Kedatangannya mengeluarkan sebuah janji manis, dimana Pulisic siap untuk memberikan kemampuan terbaiknya dan sudah tidak sabar ingin segera memberikan dampak positif.

“Saya ingin segera berjalan masuk dan memberikan dampak positif pada keterlanjutan Chelsea. Saya akan bekerja sekeras yang saya bisa sejak hari pertama untuk memastikan saya bisa melakukan itu.” cetus Pulisic.

Kedatangan Pulisic dianggap sebagai solusi pemecahan masalah permainan Chelsea, khususnya dianggap cocok dengan gaya taktik Maurizio Sarri yang menerapkan permainannya yang kerap disebut Sarri-ball dengan formasi 4-3-3 di Chelsea. Pulisic sendiri merasa cukup yakin bisa masuk dalam zona tersebut.

“Pikir saya, tidak ada masalah dengan gaya taktik Sarri dan saya akan cocok dengannya. Ini adalah sistem yang sangat menyerang yang akan bekerja sangat baik untuk saya, pada sayap dan dalam posisi menyerang yang hebat. Saya pikir ini akan sangat cocok.” tutup Pulisic.

Simone Inzaghi Buka Sinyal Merapat ke Juventus

Kepergian Massimiliano Allagri dari kursi kepelatihan Juventus musim depan nampaknya telah menarik banyak spekulasi perihal siapakah pelatih baru raksasa Serie A Italia tersebut. Terbaru ini muncul kabar bahwa Simone Inzaghi semakin dekat menuju Juventus setelah sejumlah media di Italia melaporkan telah terjadi negoisasi antara keduanya.

Allegri sudah harus bisa dilupakan oleh Juventus, kini mereka harus move on dengan bergerak cepat mencari pengganti pelatih bersejarah tersebut. Sejumlah nama kandidat penggantinya bermunculan, dan salah satu yang terbesar adalah pelatih Manchester City, Josep Guardiola.

Sayang beribu sayang ternyata ketertarikan Juventus terhadap Guardiola hanya isapan jempol saja sebagaimana sang pelatih menyatakan belum siap untuk meninggalkan Etihad Stadium. Tak sampai di Guardiola saja, muncul nama baru seperti manajer Chelsea, Maurizio Sarri.

Lalu ada nama pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino. Dan untuk sekali lagi bahwa kedua nama tersebut diyakini akan sangat sulit di dapatkan oleh Juventus, pasalnya mereka masih terikat kontrak jangka panjang oleh tim masing-masing.

Nama Antonio Conte sendiri sempat muncul dibarisan terdepan, namun kabar itu dimentahkan dengan isu kepastian sang pelatih akan merapat ke Inter Milan musim depan. Kini nama yang paling santer adalah pelatih Lazio, Simone Inzaghi.

Berusia 34 tahun, Inzaghi cukup sukses membantu Lazio berada di performa terbaiknya. Atas kinerja positifnya, Juventus pun tertarik kepada tangan dingin mantan pemain AC Milan dan Juventus tersebut. Adapun sosoknya masuk dalam kategori Juventus yang mencari pelatih berusia muda.

Tak sampai disitu saja, karakter taktik Inzaghi yang sukses menyerang juga menjadi salah satu alasan Juventus untuk mencoba dan sejauh ini kabar menyebutkan sudah ada jalinan negoisasi antara keduanya. Pencapaian terbaik Inzaghi bersama Lazio adalah mengantarkan menjadi juara Coppa Italia setelah sukses menang atas Atalanta 2-0 di partai final kemarin.

Kontrak Inzaghi dengan Lazio sejatinya baru akan berakhir pada musim 2020 dan pihak klub sendiri sangat berharap sang pelatih mau bertahan lebih lama. Terlepas dari itu, kekuatan finansial Juventus kemungkinan bisa merubah jalan pikiran Lazio dan Inzaghi sendiri.

“Waktu ini kami benar-benar menikmatinya dan kami siap minum bersama duduk santai bersama (direktur olahraga Igli) Tare dan Presiden untuk membahas semuanya. Hubungan kami sangat baik, tetapi beberapa hal tidak boleh diterima begitu saja dengan melihat cara orang-orang berbicara,” ucap Igli.

Serie A Italia sendiri masih menyisahkan dua pertandingan lagi, dan Inzaghi bersama Lazio akan menyelesaikan musim ini dengan melawan Bologna pada awal pekan ini dan kemudian melawan Torino dengan target bisa kembali ke posisi empat besar demi mendapatkan satu tiket menuju Liga Champions musim depan.

Prediksi Skor Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt 18 Mei 2019

Prediksi Skor Bola Akurat Liga Jerman Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt akan dimainkan hari Sabtu, 18 Mei 2019 pada pukul 20:30 WIB bertempat di Allianz Arena.

Munchen berada di atas angin untuk menjadi juara Bundesliga musim ini, prediksi ini terlihat dari bagaimana mereka sekarang. Untuk saat ini, Munchen akan menghadapi Frankfurt dikandang sendiri di pertandingan terakhir musim ini.

Mereka untuk sementara ini berada di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Dortmund yang berada di peringkat kedua. Status tersebut jelas menekankan kepada tuan rumah untuk menang, dan melihat lawan mereka sekarang, Munchen masih berada di atas angin.

Meski Frankfurt berpenampilan cukup luar biasa di musim ini, namun mereka diklaim masih tidak bisa mempertahankan konsistensi ketika bermain menyerang maupun bertahan. Frankfurt cenderung bermain buruk di pertengahan babak, dan melawan Munchen dengan segala keunggulannya, maka tim prediksi kami tetap menjagokan tuan rumah.

Skor 3-1 adalah skor pasaran yang dikeluarkan dan skor itu dianggap sangat pantas sebagaimana kekuatan dan level Frankfurt belum mencapai level Thomas Muller cs.

Head To Head Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt

23.12.18 Eintracht Frankfurt 0 : 3 Bayern Munich
13.08.18 Eintracht Frankfurt 0 : 5 Bayern Munich
20.05.18 Bayern Munich 1 : 3 Eintracht Frankfurt
28.04.18 Bayern Munich 4 : 1 Eintracht Frankfurt
09.12.17 Eintracht Frankfurt 0 : 1 Bayern Munich

Lima Pertandingan Terakhir Bayern Munich

11.05.19 RB Leipzig 0 : 0 Bayern Munich
04.05.19 Bayern Munich 3 : 1 Hannover
28.04.19 Nurnberg 1 : 1 Bayern Munich
25.04.19 Werder Bremen 2 : 3 Bayern Munich
20.04.19 Bayern Munich 1 : 0 Werder Bremen

Lima Pertandingan Terakhir Eintracht Frankfurt

12.05.19 Eintracht Frankfurt 0 : 2 Mainz
10.05.19 Chelsea 2 : 1 Eintracht Frankfurt
05.05.19 Bayer Leverkusen 6 : 1 Eintracht Frankfurt
03.05.19 Eintracht Frankfurt 1 : 1 Chelsea
27.04.19 Eintracht Frankfurt 0 : 0 Hertha Berlin

Prediksi Susunan Pemain Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt

Bayern Munich: Manuel Neuer, David Alaba, Niklas Sule, Mats Hummels, Joshua Kimmich, Thiago Alcantara, Javi Martinez, Leon Goretzka, James Rodriguez, Thomas Muller, Robert Lewandowski.

Eintracht Frankfurt: Kevin Trapp, David Abraham, Hasebe Makoto, Simon Falette, Danny de Costa, Sebastian Rode, Jonathan de Guzman, Filip Kostic, Ante Rebic, Luka Jovic, Sebastien Haller.

Merasa Kasian, Liverpool Minta Coutinho di Pulangkan

Mantan pemain Liverpool era 90an, Phil Thompson meminta kepada klub untuk kembali mempertimbangkan pemulangan Philippe Coutinho dari Barcelona ke Anfield. Dirinya meyakini jika sosok Coutinho bisa menjadi solusi dari masalah yang dihadapi Liverpool sekarang.

Coutinho resmi meninggalkan Anfield pada bulan Januari 2018 lalu. Ketika itu, kedua sosok seperti Barca dan Coutinho ngotot ingin bekerja sama. Dan sampai pada akhirnya Liverpool menyetujui nilai jual sebesar 146 juta poundsterling atas pembelian Coutinho.

Sayang beribu sayang nampaknya keputusan Coutinho hijrah ke La Liga berjalan buruk sebagaimana belum memberikan penampilan terbaiknya sehingga membuat fans Barcelona kecewa berat. Menariknya disini adalah Coutinho lebih banyak mendapat cemooh dari fans sendiri ketika diturunkan bermain, bahkan kondisi ini membuat dia lebih sering dicadangkan.

Banyak klaim menyebutkan jika Coutinho nampak tersesat dan tidak memiliki arah dan tujuan. Atas dasar itulah mengapa Liverpool wajib mempertimbangkan kepulangan sang pemain. Menurut pandangan Thompson, membawa pulang Coutinho saat ini bisa jadi keputusan yang tepat.

Dirinya begitu yakin kualitas dan kemampuan Coutinho sangat baik, hanya kurang bersinar di Barca karena posisi bermain yang keliru. Dan posisi Liverpool disini adalah bisa memberikan jawaban atas pertanyaan menurunnya performa Coutinho di atas lapangan.

“Membawa pulang Coutinho saat ini juga adalah solusi bagus, tetapi harus sekarang. Anda tidak boleh menunggu 12 bulan lagi, saya kira dia masih punya kemampuan itu. Dia menderita di Barcelona. Kita sudah pernah melihat dia bermain melebar di sayap kiri, tapi dia bukan Neymar,” ucap Thompson.

“Dia harus bermain di tengah di mana dia bisa memberikan kemampuan terbaiknya dan mendapatkan bola untuk menyulitkan lawan dan memberikan servis kepada pemain depan. Dia tidak bisa melakukan itu dan harus bermain tengah di Barcelona dan dia jelas bukan penyerang sayap kiri, tetapi justru di situlah dia diminta bermain di Barcelona. Mereka tidak mencintai dia seperti Liverpool mencintainya,” tutup Thompson.

Philippe Coutinho memang terus dikaitkan akan kembali ke Premier League Inggris. Bukan hanya Liverpool, Manchester United juga diklaim bersedia menampung kegelisahan pemain timnas Brasil terseb